Praktik Motorik Anak Usia Dini melalui Kegiatan Berjalan Menjelajahi Ruangan dan Berjalan Menyusuri Garis

Keterampilan Motorik Anak
Sumber: media.istockphoto.com

Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini. Motorik kasar mengacu pada kemampuan anak untuk mengontrol gerakan otot besar yang memungkinkan mereka melakukan aktivitas fisik seperti berlari, melompat, dan berjalan.

Salah satu kegiatan yang signifikan untuk mengembangkan motorik kasar pada anak usia dini adalah aktivitas berjalan menyusuri garis. Pentingnya perkembangan motorik kasar pada masa usia dini, perkembangan motorik kasar sangat berperan dalam pembentukan keterampilan dasar yang mendukung berbagai aspek perkembangan lainnya, termasuk kognitif, sosial-emosional, dan fisik.

Keterampilan motorik kasar yang baik memungkinkan anak untuk lebih mudah berpartisipasi dalam aktivitas fisik, yang pada gilirannya berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

Bacaan Lainnya
DONASI

Praktik Motorik yang Pertama Yaitu Kegiatan Mari Berjalan Menjelajahi Ruangan

Kegiatan Berjalan Menjelajahi Ruangan.

Mari berjalan menjelajahi ruangan adalah aktivitas motorik kasar yang mengajak anak-anak untuk bergerak bebas dalam ruangan dengan berbagai instruksi dari guru. Tujuan utama dari permainan ini adalah untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar, koordinasi, dan kesadaran spasial anak-anak melalui berbagai variasi gerakan berjalan.

Untuk Praktik yang Kedua Yaitu Kegiatan Mari Berjalan Menyusuri Garis

Kegiatan Berjalan Menyusuri Garis.

Berjalan menyusuri garis merupakan salah satu aktivitas motorik kasar yang penting bagi anak usia dini. Aktivitas ini membantu mengembangkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan tubuh anak. Selain itu, berjalan menyusuri garis juga dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi anak. Keuntungan lain dari kegiatan ini diantaranya mengembangkan keseimbangan dan koordinasi, serta Meningkatkan kekuatan tubuh.

Baca Juga: Meningkatkan Daya Tahan Tubuh melalui Olahraga Senam: Mahasiswa UMM Laksanakan Senam Lansia Bersama Karang Werda dan Kelurahan Mojolangu serta Kunjungan Lapangan oleh Ketua DPRD Kota Malang

Berikut Ada Beberapa Ahli yang Berpendapat Mengenai Manfaat dari Kegiatan Berjalan Menyusuri Garis

1) Dr. Jane Nelsen, ahli pendidikan anak: “Berjalan menyusuri garis adalah cara yang bagus untuk membantu anak-anak mengembangkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan tubuh mereka. Aktivitas ini juga dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi mereka.”

2) Dr. William Sears, dokter anak: “Berjalan menyusuri garis adalah aktivitas yang aman dan menyenangkan yang dapat dilakukan oleh anak-anak dari segala usia. Ini adalah cara yang bagus untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka.”

3) Dr. Laura Markham, psikolog anak: “Berjalan menyusuri garis adalah cara yang bagus untuk membantu anak-anak belajar tentang batas-batas dan bagaimana mengikuti aturan. Aktivitas ini juga dapat membantu mereka mengembangkan rasa percaya diri mereka.”

Langkah- langkah yang dilakukan Kegiatan Mari Berjalan Menjelajahi Ruangan Adalah sebagai Berikut

a. Persiapan

Ruangan: Pastikan ruang bermain cukup luas dan aman untuk anak-anak bergerak;

Anak-anak: Anak-anak berdiri bebas di ruang, menghadap ke arah guru.

b. Instruksi Guru

Awal: “Mari berjalan mengelilingi ruang tanpa mengganggu anak-anak lain.”

“Coba anak-anak berjalan dengan tumit terangkat… ya… berjalan dengan langkah biasa lagi.”

“Coba anak-anak berjalan dengan langkah panjang… ya… dengan langkah lebih panjang lagi.

Perintah Berjalan: Anak-anak berjalan, belok ke kanan, belok ke kiri, langkah panjang, angkat tumit, dan berjalan biasa.

Tempo: Berjalan lambat sesuai irama, dan Berjalan cepat sesuai irama.

c. Penggunaan Alat Musik

Guru dapat menggunakan alat musik seperti tamborin, rebana, atau tepukan tangan untuk mengatur tempo berjalan: tempo lambat, tempo sedang, dan tempo cepat.

d. Refleksi dan Diskusi

Setelah aktivitas berjalan selesai, anak-anak berkumpul kembali dalam suasana bebas. Guru mengajukan pertanyaan reflektif: “Siapa yang tahu, tadi kita berjalan ke arah mana saja?”, dan “Tadi kita berjalan dengan cara apa saja?

Kesimpulannya berjalan menyusuri garis adalah aktivitas motorik kasar yang bermanfaat bagi anak usia dini. Aktivitas ini membantu mengembangkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan tubuh, fokus, dan konsentrasi anak. Para ahli dalam bidang perkembangan anak usia dini umumnya setuju bahwa berjalan menyusuri garis adalah aktivitas yang bermanfaat bagi anak-anak.

Penulis:


1. Setiyo Utoyo, M. Pd;
2. Dini Gusnita;
3. Dirgahayuni Putri;
4. Difa Khusnul Fatihah;
5. Lisa Awdilla.
Mahasiswa Jurusan PGPAUD Universitas Negeri Padang

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Daftar Pustaka

Farida, A. (2016). Urgensi perkembangan motorik kasar pada perkembangan anak usia dini. Jurnal Raudhah, 4(2).

Markham, Laura. (2015). Peaceful Parent, Happy Kids. New York: Harmony Books.

Nelsen, Jane. (2006). Positive Discipline. New York: Random House.

Sears, William. (2010). The Baby Book. New York: Little, Brown and Company

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI