Cegah Stunting dengan Pelatihan Keamanan Pangan dan Gizi Ibu-Ibu PKK Sembunganyar

pencegahan stunting
Foto: Dok. Penulis

Gresik, MMI – Upaya pencegahan stunting terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan Keamanan Pangan dan Gizi Ikan untuk Meningkatkan Edukasi Gizi Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sembunganyar, Kabupaten Gresik.”

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI
pencegahan stunting
Foto: Dok. Penulis

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Friska Indrian, S.Pi., M.Si. selaku ketua tim, dengan anggota Yusuf Taufik Hidayat, S.Pi., M.Si. dan Amalia Khairunnisa, S.P., M.P.

Sasaran utama kegiatan adalah ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan dalam pengelolaan pangan keluarga dan edukasi gizi di lingkungan masyarakat.

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah melalui peningkatan konsumsi pangan bergizi, terutama sumber protein hewani seperti ikan yang kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral penting bagi pertumbuhan anak.

Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memberikan sosialisasi mengenai pentingnya keamanan pangan dalam pengolahan makanan keluarga.

Materi yang disampaikan meliputi pemilihan bahan pangan yang aman, teknik penyimpanan yang benar, praktik sanitasi dan higiene selama proses pengolahan, serta cara menghindari kontaminasi pangan yang dapat membahayakan kesehatan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai kandungan gizi ikan dan manfaatnya dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Tim menjelaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah diperoleh, memiliki nilai gizi tinggi, serta berperan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak pada masa pertumbuhan.

Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan pembuatan produk pangan berbasis ikan yang dapat dijadikan alternatif menu keluarga.

Para peserta diajak mempraktikkan secara langsung proses pengolahan ikan menjadi produk yang menarik, bergizi, dan disukai anak-anak.

Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kreatif dalam mengolah hasil perikanan sehingga konsumsi ikan di tingkat rumah tangga semakin meningkat.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung.

Ibu-ibu PKK aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti setiap tahapan praktik pengolahan produk.

Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai cara menjaga keamanan pangan sekaligus memahami pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak.

Ketua tim pengabdian, Friska Indrian, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa pemberdayaan ibu-ibu PKK memiliki peran strategis dalam penyebarluasan informasi gizi kepada masyarakat.

Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, para kader PKK diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mampu mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi.

Melalui kegiatan ini, tim dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan berharap tercipta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan dan konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas.

Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi keluarga melalui pemanfaatan sumber daya perikanan yang melimpah dan bernilai gizi tinggi.


Penulis: Friska Indrian
Dosen Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Sunan Gresik


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses