Edukasi Internet Safety, Mahasiswa MMD UB Kenalkan Cara Aman dan Bijak Berinternet kepada Siswa SMPN 2 Lawang

Internet Safety
Kegiatan Mahasiswa MMD UB bersama Siswa SMPN 2 Lawang (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Malang, MMI – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) peserta program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) melaksanakan edukasi mengenai Internet Safety kepada siswa SMPN 2 Lawang, Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan internet yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai berbagai aspek keamanan dan etika dalam menggunakan internet. Materi disampaikan melalui penyuluhan interaktif dengan contoh yang berkaitan dengan aktivitas digital sehari-hari.

Salah satu materi yang diberikan adalah mengenai jejak digital. Siswa diperkenalkan pada rekam aktivitas yang ditinggalkan melalui unggahan foto, komentar, video, maupun aktivitas di media sosial. Siswa juga diajak memahami pentingnya berpikir sebelum mengunggah sesuatu karena konten yang telah berada di internet dapat sulit dihapus sepenuhnya.

Materi berikutnya membahas perlindungan data pribadi. Siswa diperkenalkan dengan informasi yang perlu dijaga, seperti alamat rumah, nomor telepon, kata sandi, PIN, OTP, foto kartu identitas, dan lokasi secara real-time. Pemahaman ini diberikan agar siswa lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi ketika menggunakan internet.

Selain itu, siswa mendapatkan pemahaman mengenai cyberbullying dan phishing. Dalam materi cyberbullying, siswa diajak mengenali tindakan seperti penghinaan melalui komentar, penyebaran foto tanpa izin, pengucilan di grup, dan penyebaran rumor. Sementara itu, materi phishing membahas cara mengenali pesan atau tautan mencurigakan yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi pribadi, termasuk kata sandi dan OTP.

Edukasi juga mencakup etika bermedia sosial dan cara mengenali hoaks. Siswa didorong untuk menggunakan media sosial secara positif, termasuk untuk belajar dan berbagi karya, serta menghindari penyebaran informasi palsu, penghinaan, dan konten yang dapat merugikan orang lain. Prinsip “Saring sebelum Sharing” diperkenalkan agar siswa membiasakan diri memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya.

Sebagai pesan utama dalam kegiatan, siswa diperkenalkan pada prinsip “STOP – THINK – CHECK – SHARE”. Prinsip tersebut mengajak siswa untuk berhenti sebelum mengklik atau mengunggah sesuatu, memikirkan dampaknya, memeriksa kebenaran informasi, serta hanya membagikan konten yang positif dan benar.

Melalui edukasi ini, mahasiswa MMD UB memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan diri, menghargai orang lain, serta bertanggung jawab terhadap aktivitas di ruang digital. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam penggunaan media sosial maupun berbagai layanan internet dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Brawijaya atas dukungan yang diberikan, serta kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Wahyu Endra Kusuma, atas bantuan, arahan, dan bimbingan selama pelaksanaan kegiatan.

Apresiasi juga disampaikan kepada pihak SMPN 2 Lawang yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan edukasi Internet Safety.


Penulis: Aldebaran Titan Yudhistira (235020200111008)
Mahasiswa Manajemen, Universitas Brawijaya 


Dosen Pengampu: Waqhyu Endra Kusuma


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses