Berdayakan Ibu-Ibu PKK, Mahasiswa KKN UMBY Latih Warga Dusun Dokerso Olah Bayam Jadi Nugget

Pelatihan Nugget Bayam

Dokerso — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar pelatihan pembuatan nugget bayam bagi ibu-ibu PKK Dusun Dokerso pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi pertanian lokal.

Dusun Dokerso dikenal memiliki lahan pertanian yang cukup luas, dengan kol dan berbagai sayuran hijau sebagai komoditas andalan warga. Namun selama ini hasil panen tersebut lebih banyak dijual dalam bentuk segar atau digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, sehingga nilai tambahnya belum tergarap maksimal.

Berangkat dari kondisi itu, Tim KKN UMBY berinisiatif memperkenalkan konsep diversifikasi produk pangan kepada warga. Bayam dipilih sebagai bahan percontohan karena mudah diperoleh, meski bukan komoditas utama di Dusun Dokerso. Melalui pelatihan ini, para mahasiswa ingin menunjukkan bahwa sayuran apa pun, termasuk kol dan sayuran hijau lain yang banyak ditanam warga, sebenarnya berpeluang diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi.

Sebelum kegiatan berlangsung, tim menyiapkan bahan, peralatan, hingga materi pelatihan. Acara diawali dengan pemaparan mengenai peluang diversifikasi hasil pertanian, dilanjutkan praktik langsung pembuatan nugget bayam mulai dari penyiapan bahan, pencampuran adonan, pembentukan, hingga proses pemasakan.

Pelatihan Nugget Bayam 2

Tak berhenti di situ, peserta juga dibekali pengetahuan dasar tentang pengemasan produk serta strategi pemasaran melalui media sosial agar produk olahan bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli.

Sepanjang kegiatan, antusiasme ibu-ibu PKK terlihat menonjol. Mereka aktif mengikuti setiap tahapan praktik, bertanya, bahkan berdiskusi soal peluang mengembangkan usaha nugget bayam secara mandiri ke depannya.

Ketua PKK Dusun Dokerso, Ibu Asih, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi warga. Menurutnya, program ini tidak hanya membekali ibu-ibu PKK dengan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN UST Padepokan 4 Sulap Kangkung Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

“Kami berharap keterampilan yang diberikan melalui program ini dapat terus dikembangkan dan menjadi usaha yang berkelanjutan bagi warga Dusun Dokerso,” ujarnya.

Perwakilan Tim KKN UMBY menyampaikan bahwa program ini tidak sekadar mengenalkan satu jenis produk olahan, melainkan menjadi pintu masuk bagi warga untuk melihat potensi hasil pertanian secara lebih luas. Ke depan, keterampilan yang telah diperoleh diharapkan dapat dikembangkan lebih jauh, mulai dari inovasi jenis produk, peningkatan kualitas kemasan, hingga penentuan harga jual dan strategi pemasaran yang tepat sasaran.

Program pelatihan nugget bayam ini menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan KKN dapat mendorong ekonomi produktif di tingkat dusun, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sudah tersedia di lingkungan sekitar warga.


Penulis: Kelompok 55 Dusun Dokerso KKN PPM
Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY)


Dosen Pengampu: Mutaqin Akbar, S.kom.,M.T.,MCE.,MCF


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses