HomeLand of Sholihin/Pelakon Dunia: Studi Kasus Tabligh Akbar di Masjid Agung Discovery Residence Sektor 7, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Indonesia

Tabligh Akbar HomeLand of Sholihin
HomeLand of Sholihin/Pelakon Dunia (Sumber: MMI)

Dunia adalah tempat singgah, bukan tempat tinggal. Kita semua adalah “pelakon dunia” yang sedang memainkan peran, dan kampung halaman asli kita adalah surga.

Allah berfirman:

Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah main-main dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, itulah kehidupan yang sebenarnya”, QS. Al-Ankabut: 64.

Masjid Agung Discovery Residence Sektor 7 Bintaro hadir menjawab kegelisahan ini lewat Tabligh Akbar “HomeLand of Sholihin/Pelakon Dunia”. Kajian ini membongkar hakikat dunia, mengingatkan tujuan hidup, dan mengajak jamaah untuk tidak terikat hati pada dunia.

Ustaz Oemar Mita mengatakan bahwa puncak tertinggi yaitu kita meminta pertolongan kepada Allah menuju surga. Namun, sesungguhnya surga yang menjadi perjalanan di dunia ini adalah yang ia inginkan dengan ikhtiar agar masuk surga yang identik dengan ilmu dan air.

Oleh karena itu, pada kesempatan hari ini, yaitu surga memberikan kesempatan kepada kita kekuatan yang membuat seseorang mampu menghadapi ujiannya karena ingat surga. Dan kita sepakat akan mempelajari ilmunya untuk masuk dan cara mengingat surga, yaitu dari pelajaran HomeLand of Sholihin. Yaitu pada part 1 kita bahas tentang dunia dan karakter dunia. Dan ada 4 jenis dunia, yaitu:

  1. Alam Janin
  2. Alam Dunia
  3. Alam Barzakh
  4. Alam Akhirat

Mengapa kita bahas tentang HomeLand of Sholihin atau pelakon dunia? Karena kita sepakat yaitu surga menjadi kesepakatan dan harapan dalam hidup kita. Kenapa di dunia ini/pelakon dunia dinamakan panggung dunia, ada 3 makna:

  1. Karena sesungguhnya dinamakan panggung dunia ini karena waktunya cepat berputar. Mengapa kita diuji di panggung dunia ini? Karena Allah itu sayang kepada hamba-Nya.
  2. Kenapa dinamakan pelakon dunia? Karena tempatnya rendah, bahkan kehidupan dunia ini hanyalah tempat bagi manusia untuk menjalani peran masing-masing sebelum akhirnya kembali kepada Allah.
  3. Kenapa dinamakan dunia? Karena tempatnya kotor dan kotornya atau dijamakkan dengan kalimat Danaaun seperti tempat sampah yang kotor.

Berdasarkan kajian dalil dan hasil studi kasus Tabligh Akbar di Masjid Agung Discovery Residence, maka dapat disimpulkan:

Makna “HOMELAND OF SHOLIHIN/PELAKON DUNIA”

1. HomeLand of Sholihin

Rumah sejati orang shalih adalah surga. Dunia hanya kontrakan sementara QS. Al-A’la: 16-17.

2. Pelakon Dunia

Manusia hanyalah aktor di panggung dunia. Ada skenario, ada sutradara yaitu Allah, dan akan ada “wrap” yaitu kematian.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Dunia adalah penjara bagi mukmin dan surga bagi kafir” HR. Muslim

Pulanglah ke “HomeLand” dengan membawa bekal yang cukup.

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا ولا مبلغ علمنا

Ya Allah jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami dan puncak ilmu kami”.


Penulis: Teuku Muhammad Fauzan Robbani, S.Li
Mahasiswa Magister Ilmu Al Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Referensi

An-Nawawi. (2020). Syarh Shahih Bukhari: Kitab Ar-Riqaq – Bab Jadilah Engkau di Dunia Seperti Orang Asing. Terj. Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i.

Basalamah, S. (2022). Musafir Dunia: 5 Bekal Pulang ke Homeland. Bogor: Pustaka At-Taqwa.

DKM Masjid Agung Discovery Residence Sektor 7. (2025). Laporan Kegiatan Tabligh Akbar “HomeLand Of Sholihin” Tahun 2024-2025. Tangerang Selatan: Dokumentasi DKM.

Firanda, A. (2023). Pelakon Dunia: Jangan Sampai Salah Peran. Surabaya: Pustaka Muslim.

Kurniawan, D. (2022). Dampak Tabligh Akbar Tematik terhadap Perubahan Pola Konsumsi Jamaah Urban. Jurnal Al-Hikmah, 20(3), 112–130.

Wahid, R. (2025). Psikologi “Takut Mati” dan Cara Mengatasinya dengan Iman kepada Akhirat. Jurnal Psikologi Islam, 12(2), 155–172.

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses