Kuala Lumpur, Malaysia — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) kembali menjalin kerja sama dengan Faculty of Dentistry, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dalam program BBK Penyetaraan bertajuk Community-Based Education (CBE) Programme. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari pada tanggal 17–26 Juli 2026 ini diikuti oleh 10 mahasiswa S1 FKG UNAIR di bawah bimbingan drg. Fatma Yasmin Mahdani, M.Kes., Sp.PM. Program ini dirancang untuk memperkaya wawasan mahasiswa di bidang kedokteran gigi sekaligus menumbuhkan jiwa pengabdian masyarakat di kancah internasional.
Selama menjalani program tersebut, mahasiswa FKG UNAIR turut melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui dua kegiatan utama, yaitu penyuluhan kesehatan gigi anak di Taman Titiwangsa, Kuala Lumpur dan partisipasi dalam gerakan Dentistry for The Needy (DFTN) di Chow Kit, Kuala Lumpur.

Pada 19 Juli 2026, mahasiswa FKG UNAIR turun langsung ke Taman Titiwangsa, Kuala Lumpur untuk memberikanDental Health Education (DHE) kepada anak-anak yang berkunjung ke taman kota tersebut. Kegiatan ini dirancang khusus dengan media edukasi berupa flashcard dan flipcard yang dibuat dan didesain sendiri oleh mahasiswa FKG UNAIR yang telah disesuaikan dengan karakteristik anak-anak sebagai target sasaran agar pesan dari media edukasi tersebut lebih mudah dipahami.
Tidak hanya menargetkan anak-anak, mahasiswa juga melibatkan orang tua yang mendampingi agar kebiasaan menjaga kebiasaan kesehatan gigi tetap berlanjut di rumah. Pendekatan dua arah ini dinilai penting mengingat keberhasilan edukasi kesehatan gigi pada anak sangat bergantung pada kosistensi pembiasaan yang diawasi orang tua.
Salah satu orang tua yang hadir, Ibu Zulaikha, menyampaikan kesan positifnya terhadap media edukasi yang digunakan. “Untuk media edukasi yang telah dibuat flashcard dan flipcardnya sudah sangat komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak, anak saya juga terlihat excited dan memahami isi dari media edukasi tersebut, semoga kegiatan yang adik-adik mahasiswa berikan ini bisa bermanfaat untuk anak-anak untuk menjaga kesehatan gigi mereka,” ujarnya.

Selain di Taman Titiwangsa, mahasiswa FKG UNAIR juga berkesempatan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 23 Juli 2026. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, agenda di Chow Kit ini merupakan bagian dari program rutin bernama Dentistry for The Needy (DFTN), sebuah gerakan sosial yang menyediakan layanan perawatan gigi gratis bagi kelompok tunawisma (homeless) di kawasan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya diselenggarakan oleh USIM, melainkan melibatkan kolaborasi berbagai universitas di bawah komunitas yang sama, dan rutin dilaksanakan setiap bulan pada minggu ketiga atau keempat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa FKG UNAIR berperan sebagai observer yang mengamati langsung bagaimana dokter gigi di sana menangani berbagai tindakan perawatan bagi pasien tunawisma di lapangan. Meski tidak melakukan tindakan klinis secara langsung, mahasiswa tetap berkontribusi nyata dengan memberikan DHE kepada anak-anak yang hadir, baik yang telah maupun belum menjalani perawatan gigi, serta membantu proses pemberian fluoride sebagai upaya pencegahan kerusakan gigi pada anak-anak tersebut.
Rangkaian kegiatan Community-Based Education (CBE) Programme turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui edukasi dan pelayanan kesehatan gigi, SDG 4 (Quality Education) melalui edukasi kesehatan gigi kepada anak-anak di Taman Titiwangsa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara FKG UNAIR, USIM, dan berbagai universitas dalam kegiatan Dentistry for The Needy (DFTN).
Penulis:
1. Augusta Sannia Salim
2. Azzahra Deianeira Putri
Mahaiswa Program Studi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (UNAIR)
Dosen Pengampu: drg. Fatma Yasmin Mahdani, M.Kes., Sp.PM.
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













