Leave Toxic Relationship for a Better Life

Toxic Relationship
Toxic Relationship (Sumber: Media Sosial dari Pinterest, Mark Manson)

Di era zaman sekarang tidak jarang kita menemukan hubungan yang toxic dalam percintaan. Kita dapat menemukannya di sosial media, berita layar kaca, hingga lingkungan pertemanan kita sendiri.

Pertama kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan toxic relationship?

Toxic relationship dimana suatu hubungan dengan dua orang didalamnya yang mejalaninya sudah merasakan tidak sehat secara fisik maupun psikis, dan dimana dalam hubungan tersebut sudah tidak ada rasa kebahagiaan yang dirasakan.

Bacaan Lainnya
DONASI

Orang-orang sering kali takut untuk keluar dari hubungan yang toxic dimana mereka takut untuk memulai suatu hubungan dengan orang baru.

Mereka merasakan ketakutan tidak akan ada yang dapat menerima diri mereka. Lalu, bagaimana kita dapat keluar dari hubungan toxic?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Hargai Diri Sendiri

Dengan menghargai diri sendiri kita menjadi lebih tahu bagaimana kita harus diperlakukan dan memperlakukan orang lain. Menghargai diri sendiri dapat membantu kita lebih bersyukur dan menrima diri sendiri dengan apa yang diberikan tuhan pada diri kita.

2. Memperluas Relasi

Memperluas relasi dapat menjadi solusi untuk keluar dari hubungan toxic. Dengan membuka relasi yang luas kita dapat mengetahui bahwa masih banyak orang-orang yang lebih menghargai keadaan kita sebagai manusia.

Hal ini juga dapat membuat kita yang terjebak dalam hubungan toxic tidak terus menerus mengingat hal tersebut dan dapat menaikkan value diri dengan pencapaian yang telah dicapai.

3. Putus Komunikasi Dengan Orang Tersebut

Hal ini menjadi point terpenting agar dapat keluar dari zona hubungan yang toxic. Dimana disaat masih berhubungan akan terjalin kata-kata dan janji yang akan diberikan, sehingga membuat diri kita akan sulit keluar dari hubungan itu.

Maka dari itu putus kontak komunikasi dengan orang toxic tersebut dapat menjauhkan diri kita agar membangun benteng tidak kembali ke dalam hubungan tersebut.

Masih banyak upaya yang dapat dilakukan untuk keluar dari hubungan yang toxic. Keputusan tersebut pasti akan berat untuk dilakukan, maka dari itu hal pertama adalah kalian harus sadar terlebih dahulu akan permasalahan yang ada dengan pertimbangan dampak yang akan didapat.

Dengan cara begitu kalian akan lebih tepat dalam mengambil sebuah keputusan untuk meninggalkan hubungan yang toxic demi kesehatan mental diri sendiri.

Penulis: Ananda Yasyfa N.S
Mahasiswi S1 Psikologi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI