Pemanfaatan Energi Solar Sel pada Sistem Pemompaan dan Penerangan Bagi Kelompok Tani Kampung Daun

Pemanfaatan Energi Solar Sel
Pemanfaatan Energi Solar Sel

Solusi Meningkatkan Produksi Buah Naga dan Ikan dengan Penyinaran Cahaya di Malam Hari

Desa Baumata Kec. Taebenu, Kab. Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat satu lahan perkebunan Ekowisata seluas 212 Ha yang dikenal dengan ”Kelompok Tani Kampung Daun”. Dalam perkebunan ini terdapat beberapa jenis budidaya tanaman holtikultura seperti pisang, pepaya, buah naga, dan beberapa jenis sayuran lainnya.

Lokasi perkebunan ini terdapat potensi saluran air yang cukup deras dan mengalir disekitar lahan spanjang baik siang maupun malam. Oleh karena itu kelompok tani Kampung Daun telah memberdayakan potensi air ini dengan membangun kolam pemeliharaan ikan lele, ikan emas, gurami, dan ikan nila.

Pengelolaan dari kolam ikan ini memberdayakan sebanyak 12 orang pekerja dengan penghasilan yang bervariasi antara 2 – 6 juta.

Gambar 1. Lokasi Kolam Ikan dan Panel Solar Sel

Dalam perkebunan ini telah dibuat 3 kolam ikan dengan ukuran masing-masing (13mx12mx2m), dan satu kolam penampung air (12mx6mx2m) yang semuanya dibangun diatas tanah (bukan kolam galian). 

Setiap kolam ikan dilengkapi dengan 1 pompa air dengan kapasitas 400 W/220Volt yang berfungsi mengalirkan air dari kolam penampung air menuju ke kolam ikan ketika kolam ikan berkurang airnya. Selain itu, terdapat beberapa tambahan pompa kecil untuk menghasilkan gelombung air untuk membantu penyediaan oksigen bagi ikan.  

Untuk membantu produktivitas usaha kebun dan ikan kolam kelompok tani, telah dilaksanan suatu kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari DIKTI selama 4 bulan.

Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ir. Sudirman, ST, MT, dkk dari Program Studi Teknik Elektro Undana dengan memanfaatkan energi terbarukan untuk membantu mitra kelompok tani. Dalam kegiatan ini dipasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 100Wp sebagai sumber energi matahari kemudian disimpan dalam aki 165 Wh (dua buah aki).

Pekerjaan pembangunan PLTS ini dibantu 6 orang mahasiswa teknik elektro sebagai implementasi dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Harapannya mahasiswa yang terlibat dapat mengaplikasikan ilmu elektro yang telah diperlajari di kampus.

Selanjutnya, dipasang sebuah inverter 1300 Watt yang berfungsi mengubah tegangan DC dari Aki menjadi AC untuk pemanfaatan sumber energi lampu penerangan dan pemompaan kolam ikan. Untuk sistem penerangan  dipasang 4 bola lampu LED 7 Watt di lokasi kolam ikan dan 6 balon lampu di lokasi kebun buah naga

Tujuan utama sistem penerangan ini, selain untuk penerangan di rumah/lopo kebun juga untuk penerangan kebun buah naga dan kolam ikan. Fungsi penerangan ini adalah untuk memberikan pencahayaan foto sintesis buah naga dan tumbuhan apu-apu  yang berfungsi penyaring air  dan menambah oksigen kolam ikan pada malam hari.

Menurut para peneliti bidang pertanian, intensitas cahaya dan lama penyinaran pada buah naga sangat berperan penting dalam produksi buah. Tanaman buah naga termasuk long day plant (tanaman yang membutuhkan paparan sinar matahari cukup lama), artinya agar tanaman ini berproduksi, diperlukan penyinaran lebih dari 12 jam.

Selain itu, penggunaan PLTS ini dapat membantu kelompok tani dalam hal mengurangi biaya energi listrik dari PLN. Biasanya pembayaran sistem pemompaan dan penerangan dari kelompok tani Kampung Daun rata-rata 1 juta-1,5juta/bulan.

Gambar 2. Hasil kegiatan PKM (Penerangan dengan solar sel)

Berdasarkan hasil wawancara dan testimoni dari ketua kelompok tani, adanya teknologi tepat guna ini dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani terutama dalam jal pengurangan biaya pembayaran listrik.

Harapan lainnya, adanya pemberian cahaya lampu di malam hari bagi buah naga dan kolam ikan bisa meningkatkan produktivitas buah naga dan mempercepaat pertumbuhan ikan di kolam.

Kemudian tim LP2M memberikan pesan dalam kunjungan monevnya pada tgl 4 Oktober 2022, manfaatkan dan pelihara teknologi ini untuk keberlangsungan aktivitas kelompok tani dengan motto: dapatkan sinarnya, panen buahnya, dan tangkap ikannya.

Penulis: Sudirman dan Sri Kurniati
Tim Pelaksana PKM Program Studi Teknik Elektro, FST, Universitas Nusa Cendana-Kupang

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI