Semarang, MMI – Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) melalui Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Komunikasi Media dan Jurnalisme mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan jurnalistik di SMA Negeri 1 Semarang, Senin (18/5/2026). Kegiatan berlangsung di aula SMA Negeri 1 Semarang dan diikuti oleh tim media sekolah, pegiat literasi media, serta siswa yang memiliki minat di bidang jurnalistik.
Pelatihan menghadirkan dosen Ilmu Komunikasi FISIP Undip sebagai narasumber, yakni Dr. Sunarto, M.Si., Dr. Adi Nugroho, M.Si., dan Agne Yasa, S.I.Kom., M.A. Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA Negeri 1 Semarang, Pristi, yang mewakili Kepala Sekolah Noor Taufik Saleh, S.Pd., M.Pd.
Sebanyak 30 siswa mengikuti pelatihan yang membahas dasar-dasar jurnalistik, teknik reportase, wawancara, penyuntingan berita, hingga etika jurnalistik di era media sosial.
Dalam materinya, Dr. Sunarto, M.Si. menekankan pentingnya pemahaman jurnalistik bagi generasi muda di tengah maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks di media sosial. Ia mengajak siswa memahami elemen jurnalisme yang dikemukakan Bill Kovach, seperti menyajikan kebenaran, memberikan manfaat bagi publik, serta menyampaikan informasi yang aktual dan penting.
Sementara itu, Dr. Adi Nugroho, M.Si. menyampaikan berbagai teknik dan panduan jurnalistik bagi siswa serta mendorong kebangkitan kembali media sekolah “Ekspresi” sebagai wadah kreativitas dan literasi siswa. Menurutnya, media sekolah dapat dikembangkan dalam bentuk digital maupun platform media sosial agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Ia juga menegaskan pentingnya kemampuan reportase, wawancara, dan editing dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas. “Editor memiliki peran penting untuk menyempurnakan tulisan reporter agar lebih akurat, menarik, dan tetap memperhatikan etika serta aspek hukum jurnalistik,” jelasnya.
Materi lainnya disampaikan oleh Agne Yasa, S.I.Kom., M.A. yang menyoroti pentingnya literasi media di lingkungan sekolah. Menurutnya, kemampuan jurnalistik dapat membantu siswa menjadi lebih kritis dan bijak dalam mengonsumsi maupun menyebarkan informasi.
Kegiatan pelatihan turut didampingi guru pembina literasi media dan jurnalistik SMA Negeri 1 Semarang, yakni Sensei dan Nia Novitasari, S.S., M.Pd. Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan dan aktif berdiskusi dengan narasumber mengenai teknik penulisan berita dan pengembangan media sekolah.
Dr. Adi Nugroho menambahkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini rutin dilakukan setiap semester dengan tema yang disesuaikan dengan dinamika sekolah dan generasi muda. Setelah SMA Negeri 1 Semarang, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan di SMA Negeri 4 Semarang.
Agne Yasa menyebutkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman jurnalistik siswa. Hal tersebut terlihat dari hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi jurnalistik dan bahasa jurnalistik.
Penulis:
- Annisa Eka Ramadhani Hidayat
- Haura Maydiar Shabrina
- Az Zahra Hasan
- M. Devan Pratama
- Abi Sayyid Qalbi
Mahasiswa D4 Informasi dan Humas, Universitas Diponegoro
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












