Pentingnya Perangi Hawa Nafsu untuk Masa Depan

perangi hawa nafsu

Seperti yang kita ketahui menguasai hawa nafsu sangat lah penting, karena kalau tidak bisa menguasai hawa nafsu bisa dikatakan bahwa orang tersebut melanggar hukum Allah SWT. Oleh karena itu hawa nafsu sangat penting untuk dikendalikan agar bisa mematuhi syariat syariat Allah SWT.

Nafsu merupakan bagian dari makhluk Allah, dengan berbekal nafsu pada manusia dapat menjalankan kehidupanya secara wajar sebagai makhluk hidup yang hidup di alam dunia.

Berbagai kebutuhan penting manusia, seperti makan, minum, tidur, dan lain sebagainya, melibatkan nafsu dalam kehidupan sehari hari. Karena itu, secara alamiah nafsu bukanlah hal yang mutlak buruk.

Nafsu juga memiliki kecenderungan-kecenderungan untuk menyimpang, karena itu, dalam Islam terkandung anjuran kuat untuk mengendalikan nafsu.

Memang manusia tidak diperintahkan untuk memusnahkan nafsu, namun nafsu harus dipegang penuh atasnya agar selamat dari penyimpangan dan godaan-godaanya yang menjerumuskan, pilihannya hanya dua, apakah kita menguasai nafsu atau justru dikuasai oleh nafsu, dua pilihan ini pula yang menentukan apakah kita akan memperoleh kebahagian hakiki atau tidak.

Oleh sebab itu kita harus bisa menguasai hawa nafsu, jika dibiarkan atau tidak dikendalikan akan berdampak bagi perilaku manusia yang tidak baik. Contohnya kalau bicara tidak jujur, berbuat fitnah, mengadu domba, itulah sebagian dari kecil dari dampak tidak bisa mengendalikan hawa nasfu.

Bisa kita bayangkan, jika nafsu dibiarkan tanpa kendali, manusia yang diciptakan Allah dengan sempurna akan menjadi bringas atau tidak mempunyai akhlak, bahkan sudah digambarkan dalam Al-Qur’an orang yang tidak bisa mengendalikan hawa nafsu diibaratkan manusia menjadi buas seperti hewan.

“Mereka mempunyai hati tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunya mata tetapi tidak digunakan untuk melihat (Tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Al qur’an) mereka itu sebagaibinatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi, mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-A’raf: 79)

Sebaliknya, jika nafsu dikendalikan dan dikelola dengan baik akan melahirkan manusia yang berakhlak mulia, Contohnya seperti sifat marah dalam rumah tangga jika dibiarkan bisa mengakibatkan pertikaian (Perceraian) namun sebaliknya jika sifat marah dikendalikan akan menjadi ketegasan dalam kebaikan.

Ada beberapa cara Mengendalikan hawa nafsu di antaranya;

  • Pertama, mengekang syahwat dan keinginan ketika ingin berbuat yang tidak baik;
  • Kedua, menambah beban ibadah kepada Allah, Contohnya berpuasa karena dengan berpuasa diharapkan lahir kemampuan menahan diri dan kemampuan mengelola nafsu pada diri pada setiap orang yang berpuasa agar yang lahir adalah kebaikan dan akhlak yang mulia;
  • Ketiga, memohon pertolongan kepada Allah SWT. Serta patuh terhadap-nya, agar Allah menolong dalam mengendalikan hawa nafsu.

Muhammad Faiqul Huda

Kirim Artikel

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI