Peran Fisika dalam Menjaga Stabilitas PLTU: Catatan Magang Mahasiswa Fisika UPN “Veteran” Jawa Timur

peran ilmu fisika
Foto: Dok. Penulis

Perkenalkan nama saya Musafa Akbar, seorang mahasiswa Program Studi Fisika di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, yang melaksanakan kegiatan magang MBKM di PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI).

Program magang yaitu salah satu bentuk implementasi pembelajaran dari perkuliahan berbasis praktek yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di dunia industri.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

PT POMI sendiri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangkitan listrik tenaga uap (PLTU) Jawa – Bali yang terletak di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kegiatan magang MBKM ini berlangsung selama 4 bulan, mulai dari bulan 5 Januari – 5 Mei 2026 di divisi Electrical, Instrumentation, and Control (EIC) Unit 7, dengan bimbingan Bapak Akbar Sujiwa, S.Si., M.Si. sebagai dosen pembimbing Program Studi Fisika serta Bapak Fajar Dwi Saksana sebagai pembimbing lapangan dari pihak perusahaan.

Pada hari pertama pelaksanaan magang, mahasiswa dibekali pengenalan tentang keselamatan lingkungan kerja (Safety Induction) oleh Bapak Joni dari departemen HSE (Health, Safety, and Environment), pada kegiatan ini mahasiswa dijelaskan prosedur keselamatan standar seperti, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari helm keselamatan, kacamata pelindung, rompi reflektif, dan sepatu safety.

Selain itu kami pun diberi arahan untuk prosedur darurat (emergency response) tentang bagaimana respon kita jika terjadi kecelakaan kerja atau kondisi darurat selama berada di lingkungan Kerja. 

PT POMI sendiri memiliki total 3 unit pembangkit, yaitu unit 3, 7, dan 8 sesuai urutan operasional dan pengelolaan di kompleks PLTU PAITON.

Selama pelaksanaan magang MBKM, saya terlibat dalam secara langsung berbagai aktivitas yang berkaitan dengan sistem instrumentasi dan kontrol pada PT POMI Unit 7.

Kegiatan utama di dalam PT POMI bermula dari permintaan pekerjaan atau Work Order (WO) dimana ini mencakup pekerjaan Preventive Maintenance (PM) yaitu pekerjaan yang dilakukan secara terjadwal dan terencana, lalu Corrective Maintenance (CM) yakni pekerjaan dengan memperbaiki, mengganti, atau mengembalikan fungsi aset yang rusak atau tidak beroperasi normal.

Setiap hari sebelum memulai pekerjaan selalu diawali dengan briefing untuk melaporkan semua pekerjaan yang akan diselesaikan di hari itu oleh Supervisor EIC Unit 7.

Pada hari senin saya melakukan kegiatan Preventive Maintenance (PM) Weekly yaitu kalibrasi Belt Scale Conveyor rutin 1 minggu sekali.

Belt scale adalah alat ukur yang digunakan untuk menimbang aliran batubara secara kontinu saat bergerak di atas belt conveyor, alat ini merupakan salah satu komponen penting dalam pendistribusian batu bara dari kapal Pengangkut batubara hingga di penampungan batu bara (Coal Silo), karena dengan alat ini operator dapat mengukur laju aliran batubara untuk mengetahui berapa ton batubara yang lewat per jam yang nantinya akan menentukan hasil pembakaran pada boiler.

Prinsip kerja Belt Scale didasari dari dua kombinasi pengukuran utama yaitu, load cell yang mengukur gaya berat diatas material konveyor dan speed sensor untuk mengukur kecepatan konveyor. 

peran ilmu fisika
Foto: Dok. Penulis

Kalibrasi harus dilakukan karena Belt scale tidak bisa diasumsikan stabil dalam jangka panjang karena ia bekerja pada pengukuran dinamis dengan banyak sumber deviasi fisik dan elektronik.

Kalibrasi ini dilakukan di Conveyor E4 dan E5 dengan kondisi tanpa beban batubara atau biasa disebut Zero Calibration, sebelum melakukan kalibrasi dipastikan tidak ada batubara yang sedang ditransfer lalu pada monitor Belt Scale dengan merk Thermo Scientific dipilih menu Cal Zero, diperlukan waktu selama 600 detik atau 10 menit dalam proses kalibrasi zero yang setara 2 kali putaran penuh belt konveyor sepanjang 790 meter.

Adapun besar error hasil kalibrasi yang masih bisa ditoleransi 0.00 sampai dengan 0.09 %.

Jika melebihi nilai error yang ditolerir maka dilakukan kalibrasi ulang. 

peran ilmu fisika
Foto: Dok. Penulis

Dengan itu pengalaman magang yang saya laksanakan menunjukkan bahwa ilmu fisika khususnya di bidang instrumentasi, memiliki peran yang sangat signifikan dalam dunia industri pembangkit listrik tenaga uap dalam proses transfer batubara.

Konsep-konsep seperti pengukuran, sistem kontrol, hingga analisis kesalahan (error analysis) tidak hanya dipelajari secara teoritis di bangku kuliah, tetapi juga diterapkan secara nyata dalam sistem industri berskala besar.

Kegiatan magang ini memiliki keterkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin energi bersih dan terjangkau serta industri, inovasi, dan infrastruktur.

Dengan menjaga keandalan sistem pembangkit listrik, maka kontinuitas pasokan energi dapat terjamin, yang pada akhirnya mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Saya merasakan manfaat secara langsung kegiatan magang ini dengan memperoleh pengalaman praktis yang tidak didapatkan di ruang kuliah, serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai dunia kerja di sektor industri energi.

Sementara itu, bagi pihak perusahaan, kehadiran mahasiswa magang dapat menjadi bentuk kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknik dan instrumentasi.

peran ilmu fisika
Foto: Dok. Penulis

Di akhir kegiatan, saya memiliki harapan agar pengalaman magang ini dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja, sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang fisika instrumentasi.

Sebagai penutup, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) khususnya karyawan EIC Unit 7 atas kesempatan dan pelajaran yang telah diberikan selama kegiatan magang berlangsung, serta kepada dosen pembimbing Prodi Fisika dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Pengalaman ini menjadi langkah awal yang berharga dalam menjembatani dunia akademik dengan dunia industri.


Penulis: Musafa Akbar
Mahasiswa Prodi Fisika, UPN “Veteran” Jawa Timur


Dosen Pengampu: Akbar Sujiwa, S.Si., M.Si.


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses