Tim KKN UGM Kenalkan Feromon Trap untuk Tekan Pestisida Kimia di Pacitan

Tim KKN UGM Kenalkan Feromon Trap untuk Tekan Pestisida Kimia di Pacitan

Pacitan, MMI — Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Langkara Talambo Periode II Tahun 2026 menggelar program kerja “Hasta Hama” di Desa Tahunan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Program ini berfokus pada edukasi dan praktik langsung penggunaan feromon trap sebagai metode Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang ramah lingkungan.

Tim KKN UGM Kenalkan Feromon Trap untuk Tekan Pestisida Kimia di Pacitan1

Kegiatan diawali dengan sosialisasi di Balai Desa Tahunan yang dihadiri oleh para petani setempat. Dalam sesi tersebut, tim mahasiswa menyampaikan konsep PHT, cara kerja feromon trap, teknik pemasangan, hingga langkah perawatan dan pemantauan efektivitas perangkap di lahan pertanian.

“Program ini hadir sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih efektif sekaligus efisien. Diharapkan pemahaman ini dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida kimia,” ujar perwakilan Tim KKN-PPM UGM Langkara Talambo 2026.

Tim KKN UGM Kenalkan Feromon Trap untuk Tekan Pestisida Kimia di Pacitan3

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pemasangan feromon trap di area persawahan Desa Tahunan. Melalui demonstrasi lapangan ini, para petani diajak memahami teknik PHT secara teknis agar mampu memantau serta menekan populasi hama secara mandiri di lahan masing-masing.

Penggunaan feromon trap dinilai menjadi langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mewujudkan sistem budidaya yang lebih sehat di Kabupaten Pacitan. Program “Hasta Hama” sendiri merupakan bentuk pengabdian KKN-PPM UGM dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan teknologi pertanian sederhana yang berkelanjutan./red

Penulis: Annisa Hizriani
Editor: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses