Penang Malaysia, MMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pengabdian di Sanggar Bimbingan Pertumbuhan Masyarakat Indonesia (SB PERMAI), Penang, Malaysia. Selain mendampingi dan mengajar anak-anak dalam aktivitas belajar sehari-hari, tim KKN UMM juga menjalankan rangkaian program kerja (proker) edukatif yang mencakup empat pilar utama: kebudayaan, psikologi, lingkungan, dan kesehatan diri.
Melestarikan Budaya dan Peduli Lingkungan Lewat Eco-Wayang
Salah satu program utama KKN Internasional UMM di Sanggar Bimbingan Pertumbuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang adalah Eco-Wayang. Kegiatan ini menggabungkan pengenalan budaya Indonesia dengan kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak dikenalkan dengan sejarah singkat wayang, maknanya sebagai bayangan, serta pesan moral yang disampaikan melalui karakter-karakternya.
Setelah mengenal wayang, anak-anak diajak membuat tokoh wayang menggunakan bahan-bahan sederhana yang berasal dari sampah dan barang bekas. Daun-daun kering, kulit bawang, serta berbagai bahan bekas lainnya dimanfaatkan dan dikreasikan menjadi bagian dari wayang. Melalui proses tersebut, anak-anak belajar bahwa benda yang sudah tidak terpakai masih bisa diolah menjadi karya yang menarik sekaligus melatih kreativitas mereka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan wayang yang melibatkan anak-anak SB PERMAI. Pertunjukan tersebut semakin meriah dengan adanya tari kolaborasi antara mahasiswi KKN UMM dan anak-anak. Tidak hanya menjadi penonton, anak-anak ikut tampil, bergerak, dan mengekspresikan diri di atas panggung.
Melalui Eco-Wayang, anak-anak diharapkan tidak hanya semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia, tetapi juga terbiasa melihat dan memanfaatkan barang di sekitar dengan lebih bijak. Dari daun kering, kulit bawang, dan bahan bekas yang sederhana, lahir sebuah karya sekaligus pengalaman yang diharapkan dapat terus mereka ingat dan bawa dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Karakter dan Kecerdasan Emosional Sejak Dini
Pada pilar psikologi dan pengembangan karakter (Character Building), tim KKN Internasional UMM memberikan edukasi mengenai pengenalan emosi dasar kepada anak-anak di Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai berbagai emosi dasar, seperti senang, sedih, marah, dan takut. Anak-anak diajak mengenali emosi yang mereka rasakan sekaligus memahami hal-hal yang dapat memicu munculnya perasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah materi disampaikan, anak-anak mendapatkan emotion journal yang digunakan untuk mencatat perasaan mereka setiap hari selama satu minggu. Jurnal tersebut dapat diisi dengan menuliskan atau menggambarkan emosi yang dirasakan, serta menceritakan hal yang membuat mereka merasakan emosi tersebut. Dengan cara ini, anak-anak diajak untuk lebih memperhatikan dan mengenali perasaan mereka sendiri dalam keseharian.
Setelah satu minggu mengisi jurnal, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film animasi Inside Out. Film tersebut menjadi media untuk membantu anak-anak melihat kembali berbagai emosi yang sebelumnya telah mereka pelajari melalui cerita dan karakter yang lebih dekat dengan dunia mereka.
“Menurut saya, melalui emotion journaling, anak-anak jadi lebih mengenal emosi yang mereka rasakan setiap hari, termasuk memahami apa yang membuat mereka merasa senang, sedih, marah, atau takut. Menuliskan dan menceritakan perasaan tersebut juga menjadi salah satu bentuk ekspresi agar mereka terbiasa menyampaikan apa yang sedang dirasakan,” ujar Danica Azelia, mahasiswi Psikologi UMM yang menjadi tim penanggung jawab program kerja tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mengetahui berbagai jenis emosi, tetapi juga terbiasa mengenali, memahami, dan mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang lebih positif.
Edukasi Kesehatan: Kebersihan, Olahraga, dan Gizi Seimbang
Untuk mendukung kesehatan anak-anak di Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang, tim KKN Internasional UMM menghadirkan rangkaian edukasi kesehatan yang dikemas dengan cara interaktif dan mudah dipahami. Kegiatan ini membahas tiga hal penting dalam keseharian anak, yaitu gizi seimbang, kebersihan diri, serta aktivitas fisik dan pola tidur.
Melalui Eat Smart, Grow Strong, anak-anak dikenalkan dengan konsep gizi seimbang dan panduan “Isi Piringku”. Mereka belajar mengenali makanan yang baik untuk tubuh dan memilih camilan yang lebih bergizi. Anak-anak juga diajak memahami bahwa makanan sehat tidak selalu harus mahal, tetapi bisa berasal dari bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar.
Pada kegiatan Clean Hands, Healthy Future, anak-anak belajar pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya melalui kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun. Tim KKN memperagakan 12 langkah cuci tangan yang benar dan menjelaskan beberapa waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Kebiasaan sederhana ini dikenalkan sebagai salah satu cara untuk membantu mencegah berbagai penyakit, termasuk diare dan ISPA.
Sementara itu, melalui Move Your Body, Stay Active!, anak-anak diajak lebih aktif bergerak dengan membiasakan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari. Edukasi juga membahas pentingnya membatasi penggunaan gawai atau screen time agar waktu anak tidak hanya dihabiskan di depan layar. Selain aktif bergerak, anak-anak juga diajak memahami pentingnya tidur yang cukup, dengan waktu tidur ideal sekitar 8–10 jam setiap malam.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Internasional UMM berharap anak-anak dapat mulai menerapkan kebiasaan hidup sehat dari hal-hal sederhana yang dilakukan setiap hari, baik dalam memilih makanan, menjaga kebersihan, aktif bergerak, maupun mengatur waktu istirahat.


Pembiasaan Positif Berkelanjutan
Seluruh kegiatan KKN Internasional UMM di Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang dikemas secara interaktif agar anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan di dalam kelas, tetapi juga diajak untuk ikut terlibat melalui praktik langsung, permainan, diskusi, hingga membuat karya kreatif.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga meninggalkan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak. Dari hal-hal sederhana yang mereka lakukan selama kegiatan, seperti belajar mengenali emosi, bekerja sama, berani mengekspresikan diri, hingga menjaga lingkungan, diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan baik yang terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar menjalankan program kerja, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan warna baru dalam proses belajar anak-anak di Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang. Semoga kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat, menjadi pengalaman yang berarti bagi anak-anak, serta meninggalkan hal-hal baik yang tetap mereka ingat dan terapkan meskipun kegiatan KKN telah selesai.
Penulis: Humas KKN INTERNASIONAL PENANG UMM 2026
- Danica Azelia Putri Daniel
- Anggie Surya Fatillah
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Dosen Pengampu: Dr. Arina Restian, S.Pd., M.Pd.
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI
















