Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang, MMI — KKN-Berdampak 119 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan sejumlah pembaruan di kawasan wisata Danau Mahoni Dempok, yang berada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Pembaruan tersebut melalui tiga program utama, yakni Mahoni Frame, Mahoni Fishing Hub, dan Mahoni Green Action. Mahasiswa KKN 119 berupaya mendukung pengembangan kawasan wisata Mahoni Dempok dari nilai estetika, fasilitas, hingga kebersihan lingkungan.
Rangkaian tiga program utama tersebut dilaksanakan pada 11 hingga 22 Agustus 2026 yang tersebar di kawasan wisata Danau Mahoni Dempok serta aktivitas yang berkembang di dalamnya. Ketiga program utama tadi dirancang untuk memanfaatkan potensi kawasan sekaligus memberikan fasilitas yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Salah satu pembaruan yang dihadirkan melalui mahasiswa KKN-Berdampak 119 yakni program Mahoni Frame. Mahoni Frame merupakan program penataan kawasan wisata yang menghadirkan spot foto di tepi Danau Mahoni Dempok. Spot foto tersebut dibuat dari ornamen yang bernuansa alami dengan memanfaatkan material seperti bambu dan dekorasi pendukung lainnya sehingga memberikan tampilan yang dapat menarik pengunjung untuk mengabadikan momen di wisata Mahoni Dempok. Keberadaan spot foto diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan secara visual, tetapi juga memberikan ruang bagi pengunjung untuk mengabadikan momen selama berada di Danau Mahoni Dempok.

Selain penataan kawasan visual, KKN-Berdampak 119 ikut memperhatikan aktivitas wisatawan di wisata Mahoni Dempok, salah satunya yakni aktivitas memancing. Melalui program Mahoni Fishing Hub, mahasiswa menghadirkan fasilitas pendukung berupa 3 unit tempat duduk kayu di area pemancingan supaya pengunjung dapat merasa nyaman dan optimal saat memancing.

Tak hanya memperhatikan tampilan kawasan, mahasiswa KKN-Berdampak 119 juga mengangkat aspek kebersihan melalui Mahoni Green Action. Kegiatan ini dilakukan dengan membersihkan bagian tepi danau yang menjadi lokasi sisa limbah dari aktivitas pedagang ikan.
Di sekitar Danau Mahoni Dempok terdapat pedagang ikan yang melakukan aktivitas perdagangan di kawasan pinggiran danau. Sisa atau limbah ikan sebelumnya dibuang di area lereng yang berada di sekitar lokasi tersebut sehingga kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Mahoni Green Action.
Selain melakukan pembersihan kawasan dari limbah ikan dan sampah menumpuk, mahasiswa juga menyediakan total 11 unit tempat sampah yang terdiri atas 4 tempat sampah berbahan karet dan 7 tempat sampah berbahan plastik. Tempat sampah tersebut disebar di titik-titik strategis untuk menjaga kebersihan lingkungan kawasan wisata secara berkelanjutan.

Gambar 4. Penyediaan 11 unit tempat sampah (karet dan plastik) yang disebar di area wisata Danau Mahoni Dempok melalui program Mahoni Green Action
Kehadiran rangkaian program kerja mahasiswa KKN-Berdampak 119 UMM ini mendapat tanggapan positif dari pihak pengelola kawasan wisata Danau Mahoni Dempok. “Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKN karena telah turut membantu dalam proses penambahan fasilitas dan penataan kawasan wisata ini. Meskipun selama proses pengerjaan kami tidak dapat selalu mendampingi secara langsung setiap harinya, kami sangat menghargai bantuan dan dukungan yang telah diberikan hingga kegiatan ini dapat terselesaikan.” ujar Bapak Sujiono, selaku pengelola wisata Danau Mahoni Dempok.
Sementara itu, perwakilan dari mahasiswa KKN-Berdampak 119 UMM juga menyampaikan kesannya selama mengabdi di kawasan wisata tersebut. “Yang kami berikan di wisata Danau Mahoni Dempok mungkin tidak seberapa, tetapi bagi kami proses untuk sampai ke titik ini punya cerita tersendiri. Dari panas, lelah, sampai akhirnya melihat hasil pengerjaan kami selesai, semuanya menjadi pengalaman yang akan kami bawa pulang. Semoga sedikit hal yang kami lakukan bisa menjadi bagian dari perjalanan wisata Danau Mahoni Dempok untuk menjadi lebih baik.” ungkap Koordinator Bidang Program dan Pengabdian KKN-Berdampak 119 UMM.
Melalui tiga program tersebut, KKN-Berdampak 119 tidak hanya berupaya menghadirkan perubahan pada tampilan kawasan wisata, tetapi juga mendukung aktivitas yang menjadi daya tarik Danau Mahoni Dempok serta menjaga kondisi lingkungan di sekitarnya.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 11–22 Agustus 2026 tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kawasan wisata Danau Mahoni Dempok. Mahoni Frame menjadi upaya memperkuat daya tarik visual, Mahoni Fishing Hub mendukung kenyamanan aktivitas pemancingan, sementara Mahoni Green Action menjadi langkah untuk menjaga kebersihan kawasan.
Dengan menggabungkan aspek estetika, fasilitas, dan lingkungan, KKN-Berdampak 119 berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan potensi wisata Danau Mahoni Dempok.
Penulis: KKN-Berdampak 119
Editor: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













