Kunjungan Mahasiswa Program Studi PGSD Semester V STKIP Citra Bakti Ngada ke Destinasi Wisata Air Panas Mengeruda

Program Studi PGSD Semester V STKIP Citra Bakti Ngada
Destinasi Wisata Air Panas Mengeruda.

Wisata Pemandian Air Panas Mengeruda atau yang dikenal dengan Wisata Air Panas So’a merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada, NTT.

Lokasinya tidak jauh dari Gunung Inelika yang merupakan sumber dari air panas yang mengalir di pemandian ini. Wisata ini menjadi tempat kunjungan mahasiswa prodi PGSD dalam melakukan kegiatan perkuliahan mata kuliah jurnalistik.

Kegiatan kunjungan ini dilaksanakan pada hari Kamis (01/02/2024) dengan melibatkan seluruh mahasiswa prodi PGSD yang berjumlah 48 orang, yang diawali dengan doa, wawancara, dan diakhiri dengan refreshing bersama.

Bacaan Lainnya
DONASI

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan tentang Pemandian Air Panas So’a, serta mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan. Menurut narasumber Bapak Benediktus Podhi Kena (52) Air Panas Mengeruda dulunya bernama Wae Sale yang dalam bahasa Indonesia artinya air sale.

Sale sendiri merupakan nama seorang kakek penggembala kerbau yang pertama kali menemukan mata air panas. Seiring berjalannya waktu Air Panas Sale ini kemudian diberi nama Air Panas Mengeruda, dan pada saat itu dikelola langsung oleh pemerintah desa setempat yaitu Desa Piga.

Pada tahun 1985 wisata Air Panas Mengeruda diserahkan menjadi aset Pemda Ngada untuk dikelola. Kemudian pada tahun 1994 wisata Air Panas Soa diserahkan kepada pihak swasta yang bernama Ngada Paradise di bawah pimpinan Bapak Marianus Sae.

Di bawah naungan Ngada Paradise wisata Air Panas Soa mengalami perubahan yang cukup baik di antaranya dibangun beberapa penginapan dan rumah makan. Namun hal teresebut tidak bertahan lama dan berjalan selama 5 tahun.

Saat ini wisata Air Panas Soa dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata dan menjadi aset Pemda Ngada. Pendapatan dari wisata air panas mengeruda secara murni diserahkan ke PAD Ngada dengan jumlah pengunjung yang tidak menentu. Pendapatan dua tahun terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan dengan kisaran 800 sampai 900 juta.

Pemandian Air Panas Soa Mengeruda dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WITA hingga 18.00 WITA. Paling nikmat berendam saat pagi atau sore hari, tetapi kamu juga bisa datang di siang hari jika cuaca tidak terlalu panas.

Harga tiket masuk pemandian Air Panas Soa Mengeruda ini dibedakan antara wisatawan lokal dan mancanegara.Wisatawan lokal dikenai tiket dengan harga 10 ribu per orang dan biaya parkir 5 ribu untuk roda empat, 3 ribu roda dua. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dikenai tiket 20 ribu per orang.

“Apabila tempat Pemandian Air Panas Soa ini  kedepannya dikelola dengan baik maka dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang berkunjung ke tempat wisata ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendirikan museum budaya Ngada yang dapat menarik perhatian para wisatawan,” ujar Philipus Wungo Kaka, selaku Dosen Pembimbing.

Penulis:
1. Pelipus Wungo Kaka, M.Pd
2. Fransiska Angelina Dhoka
3. Yolenta Varista Te’a
4. Marselina Yolanda Bupu
5. Yasinta Ta’i
6. Maria Melania Oktaviana Bhena
7. Maria Alfonsa Kero
8. Maria Yasinta Baka
9. Maria Isabela Dhiu
10. Maria Alexandra Itu
Mahasiswa PGSD STKIP Citra Bakti

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI