Mahasiswa KKN ITB Ahmad Dahlan Bantu Tingkatkan Pendapatan Petani Desa Bonisari melalui Program Penyuluhan Pertanian

Padi yang Sudah Menguning dan Siap Panen.
Hasil Padi Setelah Dilakukan Program Penyuluhan Pertanian.

Bonisari merupakan nama desa di sebuah Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dikenal sebagai desa agraris yang berarti desa yang mengandalkan sektor pertanian, khususnya padi.

Desa yang luas wilayahnya sekitar 183 ha, dan sebagian besar wilayahnya adalah pesawahan karena itulah mayoritas masyarakat di desa ini berprofesi sebagai petani terutama dari tanaman padi, namun kondisi yang sangat memprihatinkan terjadi pada para petani di desa ini yang mana hasil panen padinya selalu menurun atau tidak mencapai target.

Saya selaku mahasiswa KKN ITB Ahmad Dahlan menemui beberapa petani, salah satunya Bapak Musa sebagai salah satu petani dan sebagai ketua kelompok petani di Desa Bonisari. Beliau mengatakan untuk normalnya hasil panen padi berkisar di antara 7-8 ton/ha, namun kenyataannya setiap panen hanya mendapatkan 4-5 ton/ha.

Bacaan Lainnya
DONASI

Banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi para petani sehingga hasil panennya tidak optimal, dan permasalahan yang paling utama antara lain kurangnya pengetahuan petani tentang ilmu bercocok tanam padi. Seiring berjalannya waktu dan zaman semakin berubah, ilmu tentang pertanian pun harus semakin berkembang, inilah yang menjadi permasalahan para petani di desa ini karena kurangnya mendapatkan sosialisasi tentang pertanian,” ucap Bapak Musa.

Mendapatkan bibit padi unggul selain sulit, harganya pun sangat mahal dan tidak terjangkau oleh sebagian besar masyarakat di desa, masalah lain pun tidak tertatanya dan terawatnya saluran irigasi sehingga menyebabkan ketidakstabilan saluran irigasi pertanian yang menyebabkan kurang optimalnya pertumbuhan tanaman padi seperti penumpukan lumpur dan rumput-rumput liar pada saluran itu sendiri sehingga menyebabkan tersendatnya air dan mampet yang menyebabkan terganggunya kegiatan pertanian.

Saya menemui Kepala Desa selaku mitra kegiatan dan beberapa unsur lembaga masyarakat seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), kami melakukan diskusi untuk mencari solusi dari permasalahan para petani di Desa Bonisari ini.

Koordinasi dengan Kepala Desa.

Solusi yang didapatkan: Mengadakan program pembinaan sosialisasi penyuluhan melalui lembaga pertanian kepada para petani agar mereka mendapatkan pembinaan tentang tehnik, ilmu menanam padi yang optimal; Memberikan bantuan bibit unggul kepada para petani padi agar menjadi modal secara berkesinambungan, yang mana hasil panen dari bibit unggul ini agar digunakan kembali sebagian hasilnya menjadi bibit untuk masa tanam berikutnya; Bersama masyarakat mengadakan kerja bakti membersihkan dan merapihkan saluran-saluran irigasi pertanian agar sistem irigasi lancar.

Setelah solusi didapatkan, kami pun mulai bergerak merealisasikannya. Dimulai dari sosialisasi dan pembekalan petani.

Pada tahapan ini, petani dibina dan diberikan pembekalan ilmu-ilmu terkait cara dan teknik penanaman padi yang optimal. Pembinaan dilakukan di dalam dan di luar ruangan dengan konsep terbuka dan santai. Kami bersyukur masyarakat banyak yang mengikuti program ini dengan antusiasme yang cukup tinggi.

Pembinaan Petani di Dalam Ruangan.
Pembinaan Petani di Luar Ruangan.

Tahapan berikutnya adalah pemberian bibit padi unggul. Kepala desa selaku mitra kegiatan turut serta membantu kegiatan ini bertindak sebagai donatur dengan memberikan bantuan bibit padi unggul.

Sebanyak kurang lebih sekitar lima puluh (50) orang petani diberikan bantuan bibit padi unggul dengan masing-masing petani mendapatkan 2 kantong bibit yang perkantongnya seberat 5 kg agar dapat dimanfaatkan untuk ditanam di sawahnya masing-masing.

Pemberian Bibit Padi Unggul secara Gratis dari Kepala Desa kepada Para Petani.

Kami beserta aparat setempat seperti RT, RW, dan para petani bersama-sama membersihkan saluran irigasi yang menghubungkan dengan sawah milik para petani.

Pembersihan Beberapa Titik Utama Saluran Irigasi Pertanian.

Setelah beberapa bulan musim panen tiba, didapatlah hasil dari tahapan diskusi yang kami kerjakan bersama di mana SDM masyarakat petani Desa Bonisari meningkat karena sosialisasi dan pembekalan ilmu, tertata dan lancarnya saluran-saluran air irigasi, hasil panen padi meningkat di mana para petani mendapatkan 6-7 ton/ha yang dari semula mendapatkan hasil 4-5 ton/ha, petani punya bibit padi unggul untuk modal tanam, terciptanya semangat sosial kebersamaan antar masyarakat Desa Bonisari.

Penulis: Purdawan (NIM: 2161201520)
Mahasiswa Manajemen ITB Ahmad Dahlan

Dosen Pembimbing: Aminudin, S.E., M.M., M.Si. (NIDN: 0310117004)

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI