Petinggi KKSS Sesalkan Orang Parpol Ditunjuk Sepihak Pimpin PB Ikami Sulsel

Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) di Cileungsi, Bogor ternodai dengan penunjukkan sepihak sejumlah cabang terhadap M. Iqra Zulfikar W sebagai ketua umum. Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Wahida Laomo menyesalkan penunjukkan sepihak Fikar yang notabene kader partai politik.

“Katanya anggaran dasar tidak boleh simpatisan partai atau pengurus partai, itu di Anggaran Dasarnya IKAMI Sulsel, Fikar kan orang Partai Golkar, sekretaris AMPI Sulawesi Selatan,” kata Wahida, Jumat (27/12/2019).

Status pencalonan Fikar sebagai kandidat ketua umum IKAMI Sulsel masih menjadi tanda tanya besar. Terlebih Fikar belum pernah menjabat ketua cabang IKAMI Sulsel.

“Percuma juga kan jadi ketua kalau tidak ada legitimasi, yang saya sayangkan, calon ketum PB itu kan paling tidak mahasiswa 2 tahun, kemudian yang kedua dia pernah menjadi ketua cabang, kalau dia di pengurus besar paling tidak dia di presidium. Sementara dari laporan 28 teman-teman cabang di Talang (Asrama Mahasiswa Sulsel di Jakarta) katanya Fikar belum pernah jadi ketua cabang, kemudian katanya bukan mahasiswa,” katanya.

Mantan Ketum PB IKAMI Sulsel periode 1995-1998 itu berharap 28 cabang IKAMI Sulsel yang tergabung dalam Forum Penyelamat Konstitusi dan Organisasi IKAMI Sulsel bisa menyelamatkan IKAMI Sulsel dengan baik.

“Yang penting penegakan AD/ART, jangan ada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau pedoman yang dilanggar,” tegasnya.

Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan organisasi IKAMI Sulsel yang terus merosot, khususnya di 4 tahun kepemimpinan Ketum IKAMI Sulsel Habil Ngewa yang sama sekali tidak melakukan apa-apa.

“Cukup lah Ngewa mempermalukan begini kepengurusan, jangan sampai terulang, kan kasihan ini organisasi,” katanya.

“Cukup Ngewa yang dari awal sampai terakhir tidak ada pergerakan, padahal Ngewa itu terpilih legitimasi loh, tetapi hampir tidak ada kegiatan yang terlaksana,” tegasnya lagi./nda

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI