Program Pelangi Capstone Sustainability Manajemen IPB University: Peningkatan Kognitif Linguistik dan Numerik melalui Pendekatan Game Based Learning dengan Teknik Meronce bersama Adik-Adik di Yayasan Rumah Langit

program ipb university
Program Pelangi Capstone Sustainability Manajemen IPB University: Peningkatan Kognitif Linguistik dan Numerik melalui Pendekatan Game Based Learning dengan Teknik Meronce bersama Adik-Adik di Yayasan Rumah Langit. Sumber: Dok. Penulis.

Kampung Tengah, Jakarta Timur, MMI — Pada 28 September 2025, Tim SMART Rangers Capstone Sustainability Manajemen IPB University memulai perjalanan panjang Program PELANGI di Yayasan Rumah Langit.

Kegiatan pertama diberi nama Let Me Know PELANGI, yaitu sesi perkenalan awal dan sosialisasi sebelum rangkaian game edukatif dimulai.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sejak awal, suasananya sudah terasa hangat. Adik-adik duduk berdekatan sambil memperhatikan penjelasan tim, beberapa terlihat pemalu, tapi banyak juga yang langsung antusias bertanya ini-itu.

Farah Anindya, mahasiswa Manajemen IPB University angkatan 59 sekaligus penginisiasi program ini, bercerita bahwa ia ingin menghadirkan pembelajaran yang ramah untuk adik-adik usia dini belajar membaca dan angka tapi dengan cara bermain meronce, bukan duduk lama sambil menghafal atau hanya sekadar mengerjakan soal.

Dokumentasi pribadi.

Program PELANGI memang dibuat khusus untuk meningkatkan kemampuan bahasa (linguistik) dan berhitung sederhana (numerik), tapi dikemas dalam permainan meronce dan aktivitas kreatif.

Targetnya adalah adik-adik kelas 1-2 SD di Rumah Langit, termasuk Tama, Safira, Dawiyah, Gilang, Ataya, Fatan, dan Rifqi, adik-adik yang selalu berhasil mencairkan suasana dengan tingkah lucu mereka.

Setelah penjelasan selesai, tim memutar video pengenalan huruf dan angka dari YouTube. Ternyata ini cukup berhasil menarik perhatian mereka. Beberapa bahkan ikut melafalkan huruf yang muncul di layar. Dari sini, kedekatan kecil mulai terbentuk antara tim dan adik-adik Rumah Langit.

Baca Juga: Kreativitas Tanpa Batas melalui Program & The Magnificent of Art’ KKN-T Internasional Jejak Seni di Pattani IPB University Chapter Thailand

Rangkaian Kegiatan PELANGI: 8 Game Seru dalam 8 Pekan

Mulai dari bulan Oktober hingga bulan November, setiap akhir pekan adik-adik mengikuti satu game PELANGI. Semua game dilengkapi pre-test dan post-test agar perkembangan mereka terlihat dari minggu ke minggu.

Berikut perjalanan lengkapnya:

1. Game 1: Explora Block (Elok) – 05 Oktober 2025

Game pertama mengenalkan huruf lewat balok kayu. Adik-adik mencari huruf yang disebutkan dan merangkainya jadi kata. Terkadang huruf terbalik, kadang salah ambil, tapi justru di situlah keseruannya. Mereka belajar sambil tertawa.

Dokumentasi pribadi.

2. Game 2: Guess The Image, Craft The Text – 11 Oktober 2025

Menebak gambar, lalu menyusun kata menggunakan kartu alfabet. Ini jadi game yang paling ribut karena semua ingin jadi yang paling cepat menebak gambar dan menyusun huruf dari jawaban tebakan gambar tersebut.

 

Dokumentasi pribadi.

Baca Juga: Memperluas Jangkauan Pasar bagi Pelaku UMKM di Desa Tanjungwangi: Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Adakan Program DIGIMAR

3. Game 3: Beads Number Fun – 12 Oktober 2025

Belajar angka sambil membuat gelang dari manik-manik sesuai dengan instruksi yang diberikan, setelah meronce manik-manik menjadi gelang, adik-adik diminta untuk menghitungnya kembali untuk memastikan bahwa manik-maniknya sesuai dengan jumlahnya. Setiap anak punya gaya sendiri dalam memilih warna. Hasilnya unik-unik dan penuh kebanggaan.

Dokumentasi pribadi.

4. Game 4: Operation Beadswork – 19 Oktober 2025

Di game ini, matematika dibungkus jadi permainan kreatif. Adik-adik menghitung jumlah manik berdasarkan operasi hitung sederhana. Lalu membentuknya jadi strap beads/gantungan.

Dokumentasi pribadi.

Baca Juga: Mahasiswa KKN-TI IPB University Desa Mangunharjo 2024 Gelar Lokakarya 1 dengan 4 Program Kerja Utama

5. Game 5: Florish: Flower Crown In Showcase – 25 Oktober 2025

Salah satu game yang paling bikin mereka bersemangat. Mereka membuat flower crown dari ring rotan dan bunga palsu (artifical flower), lalu masing-masing mempresentasikan hasilnya dan membaca narasi presentasinya. Banyak yang tampil malu-malu, tapi ada juga yang bergaya percaya diri seperti model kecil.

Dokumentasi pribadi.

6. Game 6: Creative, Reading, and Math Corner (Cream Corner) – 02 November 2025

Adik-adik berpindah dari satu pos ke pos lain pos baca, pos hitung, pos meronce, dan pos menyusun kalimat. Pos baca dengan mengerjakan soal cerita, pos hitung dengan mengerjakan soal matematika, pos menyusun kalimat dengan mengerjakan soal, dan pos meronce yaitu meronce gambar satai buah dengan sumpit sesuai dengan gambar instruksi yang diberikan.

Ruangan penuh suara tawa dan teriakan kecil seperti “Ayo cepat!”, “Aku bisa!”. Mereka dapat mencontohkan hasil ronce-nya sesuai dengan gambar yang diberikan, kecermatan dan ketepatan mereka benar-benar terlihat di game ini.

Dokumentasi pribadi.

Baca Juga: Mahasiswa KKN-T IPB University Gelar Program untuk Meningkatkan Potensi Wisata Curug Ibun Pelangi

7. Game 7: Tale String – 09 November 2025

Adik-adik meronce kartu cerita gambar lalu membuat cerita dari urutan kartu cerita gambar tersebut. Adik-adik diminta untuk membaca instruksi berisi cerita secara masing-masing dan bersamaan untuk mengurutkan cerita melalui ronce kartu cerita gambar dengan menjadi susuan urutan cerita yang benar. Yang pemalu pun hari itu berani angkat suara.

Dokumentasi pribadi.

8. Game 8: Beads of Time – 16 November 2025

Game terakhir ini mengenalkan konsep waktu yaitu  angka jam dan urutan hari dengan meronce kartu jam.

Awalnya banyak yang bingung urutan hari dan cara menentukan serta membaca jam waktu tapi mereka cepat belajar dan bangga saat berhasil menyebutkannya dengan runtut.

Dokumentasi pribadi.

Baca Juga: Mahasiswa IPB University Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Budikdamber di Desa Pasireurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor

9. PELANGI Appreciation Day (Closing and Awarding) – 23 November 2025

Setelah semua game selesai, tibalah hari yang ditunggu-tunggu yaitu pelaksanaan Closing & Awarding. Acara penutup ini berjalan sederhana namun tetap hangat, dimulai dari pelaksanaan sesi post-test yang dilaksanakan oleh seluruh adik-adik Rumah Langit dari kelas 1 sampai kelas 5 SD hingga tampil menyanyikan lagu Laskar Pelangi dan Selalu Ada di Nadimu, senang sekali karena mereka hafal kedua lagu tersebut sehingga menjadi membekas di hati dan pastinya memorable!

Saat kegiatan Closing and Awarding setiap anak mendapatkan sertifikat penghargaan dan snack. Bahagia rasanya melihat senyum lebar dari mereka dan merasa terharu karena mereka memeluk kami seperti enggan untuk kami tinggal.

Beberapa dari mereka yang awalnya sangat pemalu saat pertemuan pertama pada hari penutupan justru berdiri paling depan.

Bagi tim IPB University, hari itu bukan hanya penutupan program. Tapi momen untuk melihat bagaimana adik-adik bertumbuh, berani mencoba, dan percaya bahwa belajar itu bisa sangat menyenangkan.

Tak lupa juga kami dari Tim SMART Rangers juga memberikan sertifikat dan plakat sebagai ucapan syukur terima kasih yang menjadi simbolis keang-kenangan untuk Yayasan Rumah Langit.

Dokumentasi pribadi.

Penutup

Program PELANGI berhasil dilaksanakan dari awal hingga akhir. Alhamdulillah seluruh program berjalan dengan lancar, adik-adik terlibat aktif, dan pengurus Rumah Langit sangat terbantu dengan metode pembelajaran yang kreatif ini.

Harapannya, program ini bisa menjadi langkah awal bagi pembelajaran berkelanjutan yang lebih ramah dan menyenangkan untuk adik-adik marginal.

Baca Juga: Seni sebagai Jalan Baru: Program Kreatif Mahasiswa dari IPB University untuk Remaja Tunarungu di SLB N Bogor

Pada kesempatan ini, Tim SMART Rangers dan PIC program PELANGI menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

  • Yayasan Rumah Langit, yang sudah membuka pintu, memberikan kepercayaan, dan mendampingi setiap kegiatan;
  • Pengurus Rumah Langit yaitu Ibu Wina, Mama Nai, Kak Winona, Kak Vanessa, Kak Epi, Kak Tasya, Kak Mayla, Kak Wiwin, dll, yang begitu sabar, ramah, dan selalu membantu di setiap sesi;
  • Adik-adik peserta Program PELANGI, yang memberikan energi positif, semangat belajar, dan tawa yang membuat setiap kegiatan berjalan menyenangkan;
  • Dosen pembimbing kami yaitu Ibu Dr. Wita Juwita Ermawati, S.TP., M.M., yang dengan tulus memberikan arahan, masukan, dan dukungan selama perencanaan hingga pelaksanaan program. Bimbingan beliau sangat membantu dalam memastikan Tim SMART Rangers dan program PELANGI berjalan terstruktur, relevan, dan berdampak;
  • Seluruh pihak yang terlibat, baik yang hadir langsung maupun yang memberikan dukungan dari jauh.

Tanpa dukungan mereka, program PELANGI tidak akan berjalan seindah dan sesukses ini. Semua proses mulai dari sosialisasi, pelaksanaan pre-test, delapan game pembelajaran dengan teknik meronce, pelaksanaan post-test, hingga awarding menjadi pengalaman berharga bagi tim dan tentunya bagi adik-adik Rumah Langit.

Sampai jumpa di cerita seru selanjutnya tentang Program PELANGI! PELANGI: Merangkai Kreativitas, Wujudkan Masa Depan yang Lebih Cerdas! 🌈✨

Penulis: Farah Anindya (H2401221042)
Mahasiswa Manajemen IPB University

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses