Pusat PPBS Kemendikbudristek Visitasi Produksi Film Animasi di IDE Studio

Film
Tim Pusat PPBS melihat proses produksi animasi di IDE Studio.

Tim Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra (PPPBS) Kemendikbudristek RI melakukan visitasi terhadap kegiatan produksi film animasi di Teaching Factory (Tefa) IDE Studio yang berada di bawah Prodi Film dan Televisi FSRD ISI Surakarta, Rabu (22/11/2023).

Visitasi ini juga didampingi oleh Direktur PT Kampoong Monster, Alfi Zachkyelle, dan diterima oleh Kepala IDE Studio Dr Ranang A.S. berserta tim sebanyak 15 orang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek Pembuatan Produk Pemodernan Sastra Berupa Film Animasi tahun 2023.

Proyek ini merupakan sinergitas antara industri animasi dengan satuan pendidikan yang digagas oleh Pusat PPBS. Industri animasi tersebut adalah PT Kampoong Monster dan satuan pendidikannya adalah ISI Surakarta yang memiliki Tefa IDE Studio.

Bacaan Lainnya
DONASI
Staf Pusat PPBS bersama dengan mahasiswa, dosen, dan pelajar SMK.

Sinergitas ini dalam bentuk kolaborasi pembuatan film animasi berjudul Baro Klinting yang berbasiskan cerita rakyat dari daerah Semarang.

Staf Pusat PPBS Kemendikbudristek, Rissa Yulia Pungkysari mengatakan sudah dua tahun ini Pusat PPBS melakukan pembuatan produk pemodernan sastra yang keluarannya film animasi, dan baru tahun ini melibatkan Tefa IDE Studio.

Kebaruan yang ditawarkan IDE Studio adalah digital production system dalam membuat animasi dengan pendekatan produksi film. Meskipun animasi akan tetapi tidak ada animatornya, yang ada adalah aktor. Teknologi motion capture, audio to face, dangame dikombinasikan dalam produksi film animasi ini.

Perangkat seperti kamera handphone dan webcam dimanfaatkan secara kreatif untuk mendukung penggunaan teknologi motion capture.

Kok bisa ya, dan seadanya,” Rissa terkejut melihatnya.

Sistem produksi ini dapat menjadi solusi di masa depan bagi industri animasi yang selama ini terkendala oleh minimnya sumber daya manusia, khususnya animator.

“Keren, apalagi itu, kayak game ya,” ketika melihat beberapa gerakan karakter animasi yang dihasilkan oleh Tefa IDE Studio.

Dekan FSRD Dr. Ana Rosmiati, M.Hum. mengatakan kegiatan yang bekerjasama dengan Pusat PPBS ini akan menghasilkan luaran dan pengalaman yang signifikan terutama terkait dengan kegiatan mahasiswa dalam program MBKM.

Harapannya tahun depan dapat diperluas melibatkan prodi-prodi yang lain, sehingga teaching factory bisa dilakukan di semua program studi.

Penulis: Angelia Panjaitan, S.Ds.
Mahasiswa Pascasarjana ISI Surakarta

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI