Semenarik Apa sih Kota Samarinda itu?

Kota Samarinda
Kota Samarinda.

Samarinda merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Samarinda adalah kota dengan penduduk terbesar di seluruh Pulau Kalimantan, yaitu dengan jumlah penduduk sebanyak 835 ribu jiwa (2023). Memiliki wilayah seluas 783 km² dengan kondisi geografi daerah berbukit dengan ketinggian bervariasi dari 10 sampai 200 meter dari permukaan laut.

Samarinda juga mempunyai julukan, yaitu Kota Tepian, dikarenakan kota yang berlokasi dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN). Provinsi Kalimantan Timur memiliki banyak julukan, tetapi julukan Benua Etam menjadi salah satu julukan yang paling populer.

Kata Benua Etam berasal dari bahasa Dayak Kutai Kartanegara yang secara keseluruhan bearti daerah tempat kita berasal. Ada juga yang menyebut Benua Etam sebagai Bumi Etam yang berarti “Rumah Kita”.

Kota ini merupakan satu dari 9 kota besar terpilih dari seluruh Indonesia yang meraih penghargaan kebersihan kota Adipura (sertifikat) pada tahun 2023, pelayanan umumnya dalam menangani masalah sampah, pemerintah kota memfungsikan lahan di Kecamatan Samarinda Ulu di TPA Bukit Pinang seluas 10 hektar, yang berjarak 15 km dari pusat kota. Tidak kurang dari 1.008 m³ sampah masyarakat dari seluruh penjuru Samarinda dibuang ke TPA Bukit Pinang.

Dari segi Transportasi: Infrastruktur transportasi vital di Samarinda berbeda dengan kota lainnya di Kalimantan, di mana keterlibatan swasta dan pemerintah daerah yang lebih dominan dibandingkan pemerintah pusat.

Di antaranya Bandara Internasional Samarinda (Pemprov Kaltim), proyek SkyTrain rapid transit (KPBU), dan Pelabuhan Palaran (swasta).

Pemerintah Indonesia juga memilih Bandara Internasional Samarinda beserta 3 bandara lainnya di Indonesia untuk dilibatkan kepemilikan (partial stake) dan pengoperasiannya kepada perusahaan mancanegara dan Astra Infra.

Ciri khas Samarinda/ keunikannya: Memiliki masjid terbesar kedua di Asia Tenggara yaitu Masjid Islamic Center Kota Samarinda menjadi masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal. Arsitektur masjid ini merupakan kombinasi dari gaya Turki, Eropa, Timur Tengah, dan Indonesia.

Masjid Islamic Center memiliki tujuh menara. Dengan menara utama setinggi 99 meter, seperti jumlah asmaul husna. Sementara itu, bangunan utama masjid memiliki 33 anak tangga, yang dimaknai sebagai jumlah tasbih. Masjid Baitul Muttaqien terletak  di Jalan Slamet Riyadi Nomor 1, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Penulis: Alvares Richie Putra (Nim: 202310310311053)
Mahasiswa Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI