Malang, MMI – Dalam rangka mendorong digitalisasi dan meningkatkan daya saing produk lokal, kegiatan edukatif bertajuk “Sosialisasi Pemasaran Produk Hasil Olahan Pertanian Melalui Marketplace serta Upaya Peningkatan Pemasaran dengan Redesain Kemasan” sukses diselenggarakan pada Selasa (14/). Bertempat di Balai Desa Sumberngepoh, acara ini dihadiri dengan antusias oleh ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Acara yang dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB ini memperlihatkan semangat tinggi dari warga desa. Ibu-ibu anggota PKK mulai berdatangan dan memenuhi Balai Desa sejak pukul 15.30 WIB untuk memperoleh pengetahuan baru guna memajukan potensi ekonomi keluarga.

Strategi Digitalisasi dan Inovasi Kemasan

Memasuki sesi inti, pemaparan materi pertama disampaikan oleh Kareen Al Furqaan, mahasiswa Program Studi Agribisnis. Karen mengupas strategi pemasaran modern, khususnya pemanfaatan marketplace sebagai sarana memperluas jangkauan pasar produk olahan pertanian lokal secara digital.

Sesi kemudian dilanjutkan oleh Nadlira Arava, mahasiswa Program Studi Desain Kemasan.
Nadlira memaparkan bahwa visual dan bentuk kemasan (packaging) memegang peranan penting dalam menarik minat beli konsumen. Ia memberikan edukasi mengenai redesain kemasan yang lebih modern, higienis, dan memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran.
Sambutan Positif dari Pelaku UMKM
Inisiatif dan program kerja yang dibawa para mahasiswa mendapat sambutan hangat dari para peserta. Salah satu testimoni datang dari Ibu Lilik, pelaku UMKM asal Dusun Krajan yang memiliki usaha rumahan berupa keripik menjes, rempeyek, serta jamu tradisional.

“Menurut saya kemasan yang telah dirubah lebih bagus daripada kemasan sebelumnya,” ujar Ibu Lilik dengan antusias saat melihat hasil rancangan baru untuk produknya.
Praktik Pembuatan Akun Marketplace dan Penutupan
Tidak berhenti pada penyampaian teori, menjelang akhir acara ibu-ibu PKK diajak melakukan praktik secara langsung. Didampingi oleh para mahasiswa, mereka dipandu langkah demi langkah membuat akun toko di marketplace. Praktik ini bertujuan agar pelaku usaha di Desa Sumberngepoh dapat langsung memulai pemasaran digital secara mandiri.

Kegiatan yang berlangsung produktif dan interaktif ini kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi dan foto bersama antara pemateri dan seluruh peserta di Balai Desa Sumberngepoh.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs Desa, khususnya SDGs Desa 4 melalui edukasi mengenai pengemasan produk olahan dan pemasaran produk hasil pertanian. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDGs Desa 5 (Keterlibatan Perempuan Desa) melalui pemberdayaan perempuan lewat pelatihan keterampilan digital marketing bagi ibu-ibu PKK agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian keluarga.
Selanjutnya, kegiatan ini juga mendukung SDGs Desa 8 (Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata) melalui peningkatan kapasitas usaha mikro berbasis digitalisasi untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami cara menarik pelanggan, baik dari luar daerah maupun wisatawan. Selain itu, pengemasan produk yang lebih baik diharapkan mampu memberikan kesan positif kepada konsumen sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa.
Pemasaran produk yang baik juga mendukung inovasi Desa Sumberngepoh di sektor perekonomian dan pengolahan produk pangan. Redesain kemasan menjadi jembatan yang menghubungkan potensi tradisional pedesaan dengan standar kebutuhan pasar modern. Tujuannya adalah mendorong kemandirian ekonomi sehingga desa tidak hanya menjadi penyedia bahan baku, tetapi juga berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai tambah.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Dosen Pembimbing Lapangan, Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T., atas arahan dan bimbingannya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, sukses, dan lancar.
Penulis:
- Karen Al Furqaan
- Nadlira Arava
Mahasiswa Universitas Brawijaya
Dosen Pengampu: Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, ST., MT.
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













