Teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat, sektor agribisnis harus menghadapi tuntutan agar beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang berbasis digital. Dahulu pemasaran produk hasil pertanian hanya bergantung pada jaringan distribusi konvensional, tengkulak, pasar tradisional dan lain-lain, kini digital marketing membuka peluang baru yang lebih luas, cepat serta efisien.
Perkembangan ini tidak hanya merupakan sebuah tren dalam dunia bisnis namun merupakan kebutuhan yang penting serta mendesak bagi para pelaku agribisnis agar usahanya bisa bertahan dan berkembang. Digital marketing dapat mendukung peningkatan daya saing dan memperluas pasar secara signifikan serta efisiensi biaya pemasaran.
Masyarakat saat ini mencari informasi produk melalui berbagai platform digital seperti media sosial, marketplace, website dan berbagai platform digital lainnya. Sehingga produsen dapat memperkenalkan produknya kepada konsumen tanpa ada batasan geografis.
Hal ini sangat mendukung pemasaran produk agribisnis karena pada umumnya komoditas pertanian memiliki umur simpan yang pendek sehingga membutuhkan perputaran pasar yang cepat.
Penggunaan digital marketing tidak hanya sekadar strategi promosi, melainkan jembatan antara petani dengan konsumen yang selama ini terpisah oleh rantai distribusi panjang. Apabila mampu digunakan dengan tepat, maka digitalisasi mampu memperpendek rantai pemasaran, meningkatkan pendapatan petani, serta menghadirkan produk berkualitas ke tangan masyarakat dengan waktu singkat.
Transformasi digital marketing dalam agribisnis tidak dapat berjalan sendiri karena membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti pelatihan digital marketing bagi petani, dukungan pemodalan, dukungan peningkatan akses internet serta kolaborasi antar lembaga terkait menjadi kunci keberhasilnya.
Selain itu perguruan tinggi, pemerintah serta lembaga pendukung lainnya juga mempunyai peran strategis dalam mendampingi para pelaku agribisnis supaya mampu menggunakan teknologi pemasaran dengan optimal.
Penulis: Ika Sari Tondang
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












