Desa Malangan, MMI – Sebuah semangat baru untuk maju secara ekonomi kini dirasakan oleh para ibu anggota PKK di Desa Malangan. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 95 dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) menggelar pelatihan pemasaran digital yang bertujuan untuk mendongkrak penjualan produk olahan jagung lokal.
Kegiatan yang menyasar langsung para ibu sebagai motor penggerak ekonomi keluarga ini diadakan di dua lokasi berbeda, yaitu di Dukuh Kuwon pada 27 Juli dan di Dukuh Jetis pada 3 Agustus. Langkah ini diambil setelah melihat potensi besar dari olahan jagung khas desa yang penjualannya masih terbatas pada cara-cara tradisional.
Dalam suasana yang santai namun fokus, Chrisdya Nathasya Oktaviani dari Kelompok KKN 95 memandu para peserta untuk mengenal dunia pemasaran digital.
Materinya sangat praktis, yakni memaksimalkan penggunaan media sosial dan Facebook Marketplace. Dua platform ini dipilih karena mudah diakses dan ramah pengguna, bahkan untuk pemula sekalipun.
Para ibu diajak untuk belajar langsung cara membuat foto produk yang menarik dengan kamera ponsel, menulis keterangan produk yang menjual, hingga tips berkomunikasi dengan calon pembeli secara online.
“Produk olahan jagung di sini kualitasnya sudah sangat baik, tantangannya hanya bagaimana agar lebih banyak orang yang tahu. Di sinilah peran pemasaran digital, untuk menjadi jembatan antara produk lokal yang hebat dengan pasar yang lebih luas,” jelas Chrisdya di sela-sela acara.
Program ini merupakan bagian dari tema besar KKN Unisri, yaitu “Sinergi Unisri, Pemerintah dan Masyarakat Desa: Penguatan Potensi Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dite Hastini S.Hum, M.Sn., kegiatan ini diharapkan menjadi bukti nyata kontribusi akademisi bagi masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata bagaimana kampus bisa bersinergi langsung dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, dengan bekal keahlian baru ini, warga bisa lebih berdaya secara ekonomi dan membantu Desa Malangan menjadi desa yang mandiri,” ujar Dite Hastini.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para ibu PKK di Desa Malangan tidak hanya jago dalam mengolah jagung, tetapi juga cakap dalam memasarkannya ke seluruh penjuru melalui platform digital.
Penulis: Chrisdya Nathasya Oktaviani
Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta
Dosen Pengampu: Dite Hastini, S.Hum., M.Sn.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













