UPNVJT Dorong Inovasi Pertanian Desa Melalui Teknologi Bajak dan Irigasi di Desa Kalirejo

Inovasi Pertanian Desa
Kegiatan Inovasi Pertanian Desa di Desa Kalirejo

Probolinggo, MMI – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian, tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (27/7/2025).

Pemaparan Materi dan Penyerahan Alat kepada Masyarakat Desa Kalirejo
Pemaparan Materi dan Penyerahan Alat kepada Masyarakat Desa Kalirejo

Mengangkat tema “Pelatihan dan Implementasi Teknologi Bajak dan Irigasi Sawah”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi tepat guna (TTG) yang mampu meningkatkan efisiensi pengolahan dan pengairan lahan pertanian.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Inovasi ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang selama ini dihadapi petani, seperti keterbatasan tenaga kerja, proses irigasi maupun pembajakan yang memakan waktu cukup lama.

Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Hadi Munarko, S.TP., M.Si dengan anggota dosen Wiliandi Saputro, S.T., M.Eng., dan Radissa Dzaky Issafira, S.T., M.Sc. Tim ini juga melibatkan dua mahasiswa, Habib Putra Novianto dan Rayesha Yudha Irawan, yang turut serta dalam pelatihan teknis dan pendampingan masyarakat.

Baca juga:Inovasi Alat Penabur Pupuk Sederhana untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian di Desa Selotapak

Pelatihan diikuti oleh kelompok tani, perangkat desa, serta warga yang memiliki lahan pertanian aktif. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Kalirejo, Bapak Kasiyadi, S.Sos, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai prinsip kerja sistem pembajakan, detail spesifikasi alat, manfaat penerapan, maintenance alat, serta proses pengoperasian.

Dalam paparannya, Radissa menjelaskan bahwa alat ini dapat digunakan menyesuaikan jenis tanah dan fungsi yang digunakan. Ketika tanah terlalu kering pemasangan jenis roda yang tepat dapat disesuaikan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Selain itu Hadi juga menyampaikan manfaat dari penerapan alat tersebut dalam mengolah lahan.

Demonstrasi Alat Pembajak dan Pembuat Irigasi oleh Warga Desa Kalirejo
Demonstrasi Alat Pembajak dan Pembuat Irigasi oleh Warga Desa Kalirejo

Setelah sesi materi, peserta melakukan demonstrasi langsung di lahan percontohan mengenai instalasi alat, pengoperasian alat, hingga perawatan berkala agar alat dapat digunakan dalam jangka panjang. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab maupun diskusi lapangan.

Kegiatan pengabdian ini diharapkan mendukung pencapaian beberapa indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan efisiensi produksi pertanian serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan penerapan teknologi inovatif berbasis kebutuhan lokal.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian menyerahkan satu unit alat irigasi otomatis kepada kelompok tani Desa Kalirejo. Melalui kegiatan ini, UPN “Veteran” Jawa Timur kembali menegaskan peran aktifnya dalam membangun desa berbasis inovasi dan teknologi tepat guna.

Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan untuk mendukung kemandirian masyarakat sekaligus menjembatani kolaborasi antara Masyarakat dan Perguruan Tinggi.

 

Penulis:

  1. Dr. Hadi Munarko, S.TP., M.Si
  2. ⁠Wiliandi Saputro, S.T., M.Eng
  3. ⁠Radissa Dzaky Issafira, S.T., M.Sc.

Dosen Fakultas Teknik dan Sains, UPN Veteran Jawa Timur

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses