Di era transformasi digital, kemampuan memahami dan mengaplikasikan ilmu akuntansi secara praktis tidak lagi cukup jika hanya diperoleh dari ruang kuliah. Hal inilah yang melatarbelakangi lahirnya kegiatan Aksi Sosial Akuntansi (ASA) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang.
Kegiatan ini hadir sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya memperluas wawasan akuntansi digital hingga ke lingkungan sekolah menengah kejuruan.
Kegiatan ASA 2026 yang bertemakan “Next Gen Accounting dalam Penguatan Kompetensi Akuntansi Digital Gen Z di Lingkungan Sekolah untuk Mendukung UMKM Berkelanjutan” ini dilaksanakan pada dua sesi, yakni Senin, 11 Mei 2026 di SMKN 8 Tangerang Selatan dan Senin, 25 Mei 2026 di SMK Letris Indonesia 2.
Rangkaian kegiatan mencakup pemaparan materi oleh mahasiswa, sesi praktik langsung, hingga games cerdas cermat yang dirancang untuk membuat proses belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi peserta.
Lebih dari sekadar penyuluhan, ASA 2026 hadir sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui dua kelompok pemateri, peserta diajak mengenal aplikasi akuntansi digital secara langsung mulai dari pengunduhan, pengenalan jenis laporan keuangan utama, hingga simulasi penggunaannya dalam konteks UMKM. Kelompok kedua memperkuat pemahaman tersebut dengan menanamkan nilai integritas dalam penyusunan laporan keuangan melalui pendekatan etika profesi yang relevan bagi Generasi Z.
Baca juga: Etika Profesi di Era Modern: Pilar Utama Kepercayaan Karir
Integrasi antara kemahiran teknis dan pemahaman nilai-nilai profesional ini menjadikan ASA 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah pengalaman belajar yang bermakna. Peserta tidak hanya memperoleh bekal keterampilan praktis, tetapi juga membawa pulang kesadaran bahwa akuntansi yang berintegritas adalah fondasi penting bagi pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
ASA 2026 menegaskan bahwa mahasiswa akuntansi memiliki peran strategis yang melampaui batas kampus. Ketika ilmu yang dipelajari mampu menyentuh dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya, itulah wujud sejati dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Program ini telah meletakkan fondasi kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan, sebuah sinergi yang diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi generasi penerus bangsa.
Penulis:
- Diana Putrikasari
- Nayla Ramadani
Mahasiswa Akuntansi, Universitas Pamulang
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












