Informasi Pendaftaran dan Persyaratan Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP

Apa itu Beasiswa LPDP?

Beasiswa LPDP adalah program bantuan dana pendidikan yang membiayai biaya kuliah dan biaya lainnya termasuk di dalamnya biaya tempat tinggal untuk menunjang kelancaran studi di berbagai universitas di berbagai negara melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN).

Adapun Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk pembiayaan pendidikan tinggi pada program magister (S2) atau program doctoral (S3) di perguruan tinggi terbaik, baik dalam maupun luar negeri.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Jenis Program Beasiswa LPDP

LPDP menyediakan tiga program utama beasiswa di mana masing-masing program utama terbagi lagi menjadi kategori-kategori. Tiga program dan kategorinya adalah sebagai berikut ini:

1. Program Umum

2. Program Afirmasi

  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Putra-putri Papua
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Prasejahtera

3. Program Targeted

  • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
  • Beasiswa Kewirausahaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

Ketiga program beasiswa LPDP di atas memiliki persyaratannya masing-masing karena beasiswa LPDP dibuat agar seluruh pelajar Indonesia dari berbagai kalangan bisa ikut berpartisipasi!

Syarat Daftar Beasiswa LPDP

Ada beberapa hal yang menjadi persyaratan di Beasiswa LPDP, yuk cek syarat-syaratnya!

  1. Warga negara Indonesia (WNI).
  2. Sudah lulus program D4/S1 atau S2 dari perguruan tinggi yang sudah terakreditasi.
  3. Tidak sedang menempuh studi degree/non-degree baik S2 maupun S3 (baik dalam/luar negeri)
  4. Tidak sedang mendaftar, menerima, atau berencana akan menerima beasiswa lain.
  5. Program studi dan perguruan tinggi yang menjadi tujuan kamu sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak LPDP.
  6. Apabila kamu merupakan lulusan universitas luar negeri, maka kamu harus melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK.
  7. Melengkapi profil pendaftaran.
  8. Menandatangani surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran.
  9. Menuliskan komitmen untuk kembali ke Indonesia (bagi yang luar negeri), rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan.
  10. Pendaftar program S-3 maka kamu wajib menulis proposal penelitian.
  11. Mencantumkan tautan atau riwayat publikasi ilmiah (apabila ada).

Persyaratan detail untuk masing-masing kategori beasiwa dapat kamu lihat di website resmi LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Beasiswa LPDP 2023

Proses seleksi dapat dilakukan secara online atau offline, atau gabungan dari keduanya (hybrid) menyesuaikan kebijakan LPDP pada periode tersebut dan akan diinformasikan secara berkala.

Sehingga, pada aplikasi pendaftaran, pendaftar harus memilih kota/lokasi seleksi yang disediakan oleh LPDP. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika keputusan nantinya seleksi akan dilakukan secara offline atau hybrid.

Tahap-Tahap Pendaftaran Beasiswa LPDP

Sebelum mengisi form aplikasi, pastikan kamu memahami cara mendaftar beasiswa ini agar tidak kebingungan saat mengisi form aplikasi online.

1. Membuat Akun di Portal Beasiswa LPDP

Semua proses pendaftaran beasiswa LPDP dilakukan secara online, jadi kamu harus membuat dulu akun melalui portal https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Kemudian ikuti step by step di awah ini!

  1. Klik kolom daftar Beasiswa S2/S3 LPDP
  2. Buat akun baru bagi kamu yang pertama kali mendaftar
  3. Klik “Oke” pada informasi yang muncul pada layar pendaftaran.
  4. Isi semua “Informasi Akun” untuk melanjutkan proses pembuatan akun.
  5. Verifikasi akun kamu melalui e-mail yang sudah kamu daftarkan tadi di layar pendaftaran.
  6. Masuk kembali melalui portal https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ dengan akun dan password yang sudah kamu buat.
  7. Lengkapi data diri dan keluargamu dengan seteliti mungkin. 

Setelah sudah terisi semua datanya, kamu dapat langsung memilih program beasiswa. Simak tata caranya dibawah ini!

2. Memilih Beasiswa LPDP

Nah, setelah tahap mengisi profil pribadimu telah selesai, kamu akan dialihkan ke halaman utama akun. Arahkan kursor pada label “Beasiswa” di pojok atas kiri kemudian klik “Daftar Beasiswa”.

  1. Klik “Ok” pada informasi yang muncul, pastikan kamu telah memahami syarat dan ketentuan kategori beasiswa LPDP yang akan kamu pilih.
  2. Unggah pas foto.
  3. Isikan informasi yang dibutuhkan.
  4. Pilih jenis beasiswa.
  5. Isikan universitas dan jurusan yang dituju.
  6. Klik “Ok” dan setelah itu kamu bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.

Tahap selanjutnya adalah tahap penilaian diri dan form yang sedikit lebih rumit pengisiannya. Maka dari itu, perhatikan step by step dibawah ini!

3. Mengisi Form Penilaian Diri

Mengisi form penilaian diri merupakan bagian yang tak kalah penting yang harus kamu persiapkan. Mengisi form penilaian diri memang terdengar sederhana, tapi pada tahap ini merupakan salah satu yang menentukan kamu apakah dapat maju ke tahap selanjutnya atau tidak.

TipsAgar tulisanmu tidak hilang saat kamu simpan. Pastikan kamu sudah menuliskannya lebih dulu jawaban di tempat sebelum kamu submit ke kolom penilaian diri. 

4. Mengunggah Dokumen dan Esai Beasiswa LPDP

Tahap ini juga perlu ketelitian ya. Perhatikan setiap detail informasi dan step by step yang harus kamu persiapkan!

  1. Siapkan semua dokumen yang akan diunggah terlebih dahulu. Usahakan simpan dalam satu file agar mudah dicari.
  2. Pastikan dokumen berformat PDF dengan ukuran maksimal 1 MB.
  3. Khusus untuk ijazah, wajib mengurus tambahan nomor dokumen ijazah.
  4. Panjang nama/file maksimal 90 karakter.
  5. Ketika terjadi kesalahan unggah, kamu bisa mengunggah ulang dokumen.
  6. Pastikan dokumen yang kamu unggah sesuai dengan data yang telah kamu isikan. 

Selanjutnya untuk esai beasiswa LPDP, kamu bisa persiapkan di luar aplikasi pendaftarannya. Untuk menghindari tulisanmu hilang ketika submit. 

5. Surat Pernyataan dan Pengiriman Data untuk Beasiswa LPDP

Nah, setelah kamu memastikan semua dokumen dan data sebelumnya sudah kamu isi, kamu akan melihat Ringkasan Formulir Beasiswa LPDP dan data diri yang telah kamu isi. Selanjutnya kamu harus menyetujui “Pernyataan Beasiswa Pendidikan Indonesia” dan kemudian klik “Submit” untuk mengirim formulir pendaftaran. 

6. Cek Pengumuman Beasiswa LPDP

Untuk mengecek status pendaftaran dan pengumuman beasiswa LPDP, kamu bisa melihat langsung melalui website https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ dan akun beasiswa LPDP yang sebelumnya sudah kamu daftarkan di atas. Setiap informasi yang dibutuhkan untuk maju di tahap selanjutnya, juga akan diberitahukan di sana.

Untuk panduan lebih lengkap tentang cara mendaftar beasiswa LPDP. kamu bisa cek penjelasannya lebih jauh melalui laman resmi LPDP.

Timeline/Jadwal Seleksi LPDP 2023

Beasiswa LPDP dibuka sebanyak 2 kali dalam setahun. Yang perlu kamu perhatikan dan pastikan adalah kamu tidak melewatkan jadwal tahap seleksi dan persiapkan dirimu sebaik mungkin dengan timeline pendaftaran beasiswa LPDP berikut ini!

*Disclaimer: Timeline ini merupakan estimasi dari tahun-tahun sebelumnya

Jadwal Seleksi Tahap 1:

  1. Pendaftaran Beasiswa: 25 Januari – 25 Februari 2023 
  2. Seleksi Administrasi: 27 Februari – 11 Maret 2023
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 14 Maret 2023
  4. Seleksi Bakat Skolastik: 27-29 Maret 2023
  5. Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 5 April 2023
  6. Seleksi Substansi: 10-15 April dan 2-31 Mei 2023
  7. Pengumuman LPDP Hasil Seleksi Substansi: 8 Juni 2023

Jadwal Seleksi Tahap 2:

  1. Pendaftaran Beasiswa: 9 Juni – 9 Juli 2023
  2. Seleksi Administrasi: 10-23 Juli 2023
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 27 Juli 2023
  4. Seleksi Bakat Skolastik: 7-9 Agustus 2023
  5. Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 16 Agustus 2023
  6. Seleksi Substansi: 4 September – 27 Oktober 2023
  7. Pengumuman LPDP Hasil Seleksi Substansi: 7 November 2023

Ketentuan Perkuliahan

  1. Seleksi Beasiswa Tahap 1 diberlakukan untuk perkuliahan paling cepat bulan Juli 2023
  2. Seleksi Beasiswa Tahap 2 diberlakukan untuk perkuliahan paling cepat bulan Januari 2024

Catatan

LoA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut dengan tanpa persyaratan, kecuali persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai jenjang studi sebelumnya, dan/atau persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status diterimanya orang tersebut sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta durasi studi, lama studi, permulaan studi dan/atau akhir studi.

LoA Unconditional yang diunggah harusmemenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
  2. Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait waktu perkuliahan paling cepat yang diizinkan
  3. Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer (Penundaan) dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
  4. Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai ketentuan LPDP, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

FAQ Seputar Beasiswa LPDP

Buat kamu yang masih banyak pertanyaan seputar beasiswa LPDP, ini dia pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon penerima beasiswa. Semoga dapat membantu menjawab rasa penasaran kamu!

1. Tes apa saja yang dilakukan dalam proses seleksi Beasiswa LPDP? 

Ada 3 tahapan tes dalam proses seleksi beasiswa LPDP yaitu administrasi, bakat skolastik dan tentunya tes seleksi wawancara. Untuk informasi lebih lengkapnya, kamu bisa cek di website resmi LPDP  https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

2. Berapa kali maksimal bisa mendaftar Beasiswa LPDP? 

Jika di tahun tersebut kamu sudah gagal sebanyak 2 kali dalam tes beasiswa LPDP, maka kamu bisa mencobanya lagi di tahun berikutnya.

3. Bahasa apa yang biasanya digunakan saat wawancara beasiswa LPDP? 

Semua tergantung pada interviewer. Jika kamu memilih studi lanjut ke luar negeri, maka besar kemungkinan interviewer akan mewawancaraimu dengan bahasa Inggris. Namun, jika kamu memilih studi lanjut di dalam negeri, biasanya wawancara dengan bahasa Indonesia. Tapi balik lagi, semua tergantung pada interviewer ya.

4. Apakah lulusan SMA bisa mendaftar beasiswa LPDP? 

Wah, mohon maaf, tidak bisa ya. Karena memiliki ijazah pendidikan S1 untuk S2 dan ijazah S2 untuk mendaftar Doktoral (S3) termasuk syarat utama mendaftar beasiswa LPDP.

5. Apakah penerima beasiswa LPDP bisa sambil bekerja?   

Tidak bisa ya. Karena sudah tertera pada salah satu peraturan beasiswa LPDP, para awardee dilarang untuk bekerja, kecuali jika sebagai asisten dosen atau mendapat pekerjaan yang termasuk dalam bidang studi yang diambil. 

6. Apa kegunaan LoA pada Beasiswa LPDP?

LoA (Letter of Acceptance) merupakan surat pernyataan bahwa kamu sudah diterima di universitas dan bidang studi tertentu. Bagi kamu yang sudah mendapatkan LoA kamu bisa melewati tahap bakat skolastik dalam beasiswa LPDP. Wah, dapat memudahkan dalam proses tes dan seleksi ya!

7. Apakah IPK di bawah 3 bisa mendaftar Beasiswa LPDP?

Mohoh maaf sekali, tidak bisa ya. Bagi kategori beasiswa LPDP reguler untuk S2, minimal kamu mendapat IPK 3,00 dari 4,00.

8. Apakah Beasiswa LPDP merupakan fully-funded scholarship?

Iyaapp betul sekali. Salah satu manfaat dari penerima beasiswa adalah semua biaya pendidikan dan biaya hidupmu selama masa studi sudah dijamin oleh pihak Beasiswa LPDP.

9. Bagaimana daftar Beasiswa LPDP tanpa LoA?  

Tidak masalah. Kamu tetap bisa mendaftar beasiswa LPDP tanpa LoA, cara pendaftarannya sudah dijelaskan pada artikel di atas ya. Namun, akan tetap lebih baik dan tetap dianjurkan untuk mencari LoA sembari mendaftar beasiswa LPDP. Karena dengan LoA kamu bisa sedikit terbantu karena tidak perlu mengikuti tes bakat skolastik.

10. Berapa batas usia untuk pelamar atau pendaftar beasiswa LPDP?

Untuk program S2 maksimal berusia 35 tahun dan untuk S3 maksimal berusia 40 tahun.

11. Untuk tes Toeflnya ada banyak banget, Toefl IBT, ITP, TOEIC IELTS, apakah itu semua harus diikuti untuk syarat pendaftaran?

Pilih satu, disarankan Toefl ITP, masa berlaku 2 tahun.

12. Surat rekomendasi digunakan untuk apa? dan Sebaiknya minta ke siapa? 

Surat rekomendasidigunakan untuk melengkapi persyaratan wajib administrasi. Dan yang memberi rekomendasi itu adalah orang yang tau kompetensimu, seperti dosen pembimbing maupun tokoh masyarakat yang kenal dekat denganmu. Terkait jumlahnya bisa satu atau dua surat rekomendasi ya, disesuaikan kembali dengan ketentuan dan pedoman LPDP.

13. Untuk rencana studi Beasiswa LPDP itu secara umum ya? 

Secara spesifik sesuai minat penelitian sama universitasnya. Nanti akan ditanyakan ketika wawancara

14. Lulus Beasiswa LPDP belum tentu lulus kampusnya kan? apakah beda tesnya?

Iya betul, itu berbeda. Lulus Beasiswa LPDP belum tentu lulus kampus yang dituju. Ketika kamu udah lolos di tahap akhir LPDP, selanjutnya kamu tes dikampus tujuanmu, maka kamu belum tentu lolos di kampus tujuanmu itu. Tapi ada banyak kasus yang gagal pada tes gelombang pertama, kemudian lolos di gelombang 2 kok. Jadi jangan patah semanagat ya! Coba terus sampai dapat!

15. Apakah sertifikat prestasi dan organisasi juga menjadi poin penting?

Sertifikat prestasi dan pengalaman organisasi tidak menjadi syarat wajib dalam mendaftar Beasiswa LPDP. Tetapi, akan lebih baik jika dicantumkan juga karena bisa menjadi nilai tambah.

16. Tes SBK Beasiswa LPDP itu apakah sama seperti tes CPNS? 

SBK Beasiswa LPDP menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Ada Tes Potensi Akademik, Tes Soft Kompetensi, dan On The Spot Writing (OTSW), Nilai TPA nanti akan keluar. 

17. Apakah isu dalam OTSW (On The Spot Writing) Beasiswa LPDP ada beragam temanya? 

Iya betul, sesuai dengan berita yang sedang trending di Indonesia tentang pemerintah ya. Dan untuk temanya akan ditentukan oleh LPDP, kita hanya memberikan deksripsi dan solusi. 

18. Tema OSTW Beasiswa LPDP bisa lihat dimana? 

Kamu bisa lihat di grup-grup calon awardee lpdp atau tes subtansi tiap daerah, biasanya disana ada ngelist tema-tema OSTW. 

19. Untuk biaya tes wawancara Beasiswa LPDP itu pakai dana sendiri ya?  

Tidak ada penarikan biaya dari lpdp. Mungkin nanti untuk transport dll ditanggung sendiri pas wawancara sesuai lokasi.

20. Tips wawancara Beasiswa LPDP itu apa?

Pastikan kamu punya komitmen yang tinggi untuk berkontribusi di Indonesia. Sekecil apapun kontribusi yang nantinya akan kamu lakukan, itu merupakan penilaian dari LPDP. Karena LPDP mencari orang-orang yang punya komitmen tinggi untuk berkontribusi di Indonesia.

Itu tadi serba serbi seputar Beasiswa LPDP. Bagi kalian yang masih penasaran dan banyak kebingungan tentang Beasiswa LPDP, bisa langsung aja kunjungi website resmi Beasiswa LPDP untuk info lebih lanjut. Ini link websitenya https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Tetap semangat dan jangan putus asa!

Penulis: Assyifa Khania Faradila
Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam UIN Sunan Gunung Djati

Editor: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Daftar Isi dan Poin-Poin Artikel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses