Kemajuan seni, teknologi, hingga sosial pada abad ke-15 hingga ke-16 ini terbilang sangat menarik. Terciptanya berbagai macam maha karya yang tak ternilai diperlihatkan kepada semua orang hingga era modern ini.
Terlebih lagi, banyaknya inspirasi dari era Renaisans yang diterapkan di berbagai macam bangunan, lukisan, cara berpakaian, hingga teknologi. Dalam era Renaisans, ada salah orang yang menarik perhatian para seniman dan sejarawan, yaitu Leonardo Da Vinci.
Bagi sejarawan, Leonardo merupakan tokoh tertinggi di era Renaisans, Ia dikenal seorang penemu, seniman, arsitek, insinyur, dan lain-lain. Dampak dari Leonardo ini sangat besar, walaupun karya seninya tidak banyak tetapi banyak seniman hingga penemu sangat terinspirasi akan dirinya.
Awal Kisah Kehidupan Leonardo Da Vinci
Pada 15 April 1452, seorang gadis petani lokal dan seorang notaris kaya mempunyai hubungan terlarang di luar nikah, mereka dibuahi oleh seorang anak laki-laki yang bernama Leonardo Da Vinci. Sejak kecil, bisa dibilang bahwa posisinya yang kurang menguntungkan untuk menjalani pendidikan dan minimnya warisan yang dimiliki.
Tetapi seorang penulis biografi, Walter Isaacson mempunyai anggapan bahwa Leonardo akan mempunyai keberuntungan yang luar biasa.
Di usia 5 tahun, Leonardo pindah ke tempat yang dimiliki ayahnya yang berada di dekat Vinci, di situ Leonardo mendapatkan pendidikan formal mulai dari menulis, membawa hingga menghitung matematika, tidak hanya dapat mempelajari hal-hal mendasar, bakat arstitiknya sudah terlihat sejak dini.
Leonardo sudah belajar melukis di Kota Firenze dengan didikan dari Andrea Del Verrocchio sang pembuat skulptur dan pelukis dari Italia, Verrocchio sendiri bahkan terkejut melihat bakat melukis muridnya itu lebih bagus daripada lukisan dirinya sendiri.
Di tahun 1481, Leonardo pindah ke Milan karena Ia bekerja dengan seorang adipate (Duke), Kuda Sforza adalah hasil karya Leonardo Da Vinci yang pa;ing terkenal yang dikerjakan selama 11 tahun.
Selain melukis, Ia juga membuat patung dan membangun jalan sungai hingga kanal-kanal, berkat kepintarannya yang terlahir dengan natural, Ia kemudian bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan juga kepada Paus Leo X Roma untuk membantu Raphael dan Michaelangelo untuk membuat Katedral Santo Petrus.
Mahakarya Leonardo Da Vinci yang Bernama Mona Lisa
Mona Lisa adalah sebuah mahakarya yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci yang sangat populer pada masa itu, di dalam lukisan itu, seorang wanita bernama Lisa, istri dari Francesco Del Gioconda dari Florentine.
Walaupun jika kita lihat lukisan tersebut terbilang sempurna, warna natural yang terpadu dengan sangat baik dan proporsi bentuk yang rapi, ada makna di dalam lukisan yang menceritakan masa Renaisans, yaitu:
- Humanisme: Era di mana terdapat perlawanan antara manusia yang diatur oleh agama dan gereja;
- Individualisme: Gambar manusia yang menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki keunikan tersendiri, hingga memiliki kesempatan untuk berkembang lebih baik tanpa adanya kendali dari orang lain;
- Sekularisme: Perubahan lukisan yang bertema agama, menjadi lukisan manusia seperti contohnya lukisan Mona Lisa
- Naturalisme: Lukisan yang realistis dari warna hingga bentuk.
Baca Juga: Warna Warni Gaya Belajar pada Siswa
Akhir Perjalanan Hidup Leonardo Da Vinci dan Pengaruhnya di Era Saat Ini

Pada tahun 1513-1515, Leonardo Da Vinci pindah ke Milan untuk bertemu dengan Raja Perancis Francois I dan di situ mereka menjadi teman dekat. Tidak lagi dengan melukis, Leonardo menghabiskan masa hidupnya dengan menulis pemikiran arsitektur, sains, hingga matematika, yang mencerminkan bahwa sosoknya yang sangat jenius.
Pada 2 Mei 1519, Leonardo Da Vinci menghembuskan nafas terakhirnya lalu Ia dinyatakan wafat di Clos Luce pada usia 67 tahun. Warisannya Ia bagikan kepada keluarganya dan juga pengikut setianya, hanya tersisa nama dan mahakaryanya yang menginspirasi semua seniman di seluruh dunia.
Salah satu lukisan Leonardo yang bernama Salvator Mundi yang berarti Penyelamat Dunia menjadi rekor sebagai lukisan termahal yang pernah dijual dengan nilai US$450 Juta, yang digunakan minyak pada kenari pada tahun 1500.
Lukisan tersebut menceritan Yesus menawarkan doa berkat dengan tangan kanannya sambil memegang sebuah bola kristal yang mewakili komos di kirinya. Banyak seniman di berbagai macam negara yang terinspirasi untuk melukis karena pengaruh Leonardo Da Vinci, kerumitan hingga makna di dalam lukisan yang membuat lukisan tersebut hidup dan menjadikannya sebuah mahakarya.
Penulis: Zahra Allisha Arifin
Mahasiswa Mass Communication Binus University
Editor: Ika Ayuni Lestari
Referensi Melukis
https://www.biografiku.com/biografi-leonardo-da-vinci/
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













