Kenali Berbagai Manfaat Pentingnya Pendidikan Bagi Generasi Muda

Pentingnya Pendidikan

Jika kita berbicara mengenai pentingnya pendidikan di zaman seperti sekarang ini, tentunya menjadi pembahasan menarik untuk diulas, bukan?

Hal ini dikarenakan pendidikan menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Bahkan bisa dibilang bahwa pendidikan merupakan kunci utama bagi suatu negara untuk bisa unggul dalam persaingan global.

Terlepas dari hal tersebut, tahukah Anda apa saja peran penting pendidikan bagi para generasi muda di Indonesia? Jika Anda penasaran dan ingin tahu lebih jelasnya, maka bisa simak informasinya di artikel berikut.

Bacaan Lainnya
DONASI

Sebelum lanjut Anda dapat membaca artikel pendidikan melalui website berikut: www.kuliahind.eu.org

Sekilas tentang Pendidikan 

Pentingnya pendidikan untuk masa depan memang memiliki peranan dan pengaruh yang begitu besar dalam kehidupan seseorang.

Sebab, dengan pendidikan maka bisa menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Namun sebelum kita membahas mengenai apa saja peran pentingnya suatu pendidikan bagi para generasi muda, alangkah lebih baiknya bagi kita untuk tahu lebih dulu mengenai apa itu pendidikan.  

Pada dasarnya, pendidikan atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah education merupakan suatu upaya guna mengembangkan kemampuan yang ada dalam diri seseorang.

Dalam hal ini, pendidikan bisa diperoleh melalui pengajaran, penelitian serta pelatihan. Dengan adanya pendidikan, maka bakat dan keahlian seseorang bisa terbentuk dan terasah dengan baik.

Sehingga, tidak heran jika pendidikan sering kali dijadikan sebagai tolak ukur kualitas setiap orang. 

Apa saja unsur-unsur dalam pendidikan?

Peran pentingnya pendidikan karakter tentu saja tidak akan dapat berjalan tanpa adanya unsur – unsur pendidikan yang ada di dalamnya, bukan?
Oleh karena itu, Anda perlu tahu beberapa unsur-unsur pendidikan berikut ini :

1. Peserta Didik

Zaman sekarang ini, peserta didik tidak hanya selalu berperan menjadi pihak yang menerima informasi dari pendidik saja. Akan tetapi, mereka juga bisa saling memberikan timbal balik kepada pendidik dan anta peserta didik lainnya.

Selain itu, adanya pengetahuan yang dimiliki oleh peserta didik juga bisa saja berbeda dengan peserta didik lain. Itu biasanya disebabkan karena perbedaan lingkungan pendidikannya.

2. Pendidik

Perlu Anda ketahui, bahwa pendidik sendiri dibedakan menjadi dua jenis yakni pendidik kodrati yakni orang tua selaku pendidik pertama sejak individu lahir ke dunia dan pendidik profesi yakni guru. Dalam perannya disini, orang tua selaku pendidik kodrati dilakukan bukan atas dasar kemauan anak.

Akan tetapi memang semata-mata secara kodrati mengharuskan mereka untuk mendidik anaknya dengan cara dan aturan yang berbeda-beda.

Sementara itu, guru selaku pendidik profesi memiliki tanggung jawab mendidik dari berbagai pihak yakni orang tua, masyarakat dan negara. Yang mana dalam hal ini, guru mampu memberikan pendidikan yang sesuai dengan peserta didik. 

3. Tujuan

Pada dasarnya, setiap pendidikan yang diberikan kepada peserta didik harus memiliki tujuan. Sebagai contoh yakni agar peserta didik bisa pandai berbicara, membaca dan menulis, berhitung, memiliki budi pekerti luhur, cinta bangsa dan tanah air dan lain sebagainya. 

Adapun dalam hal ini, tujuan-tujuan pendidikan tersebut harus dikaji sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik agar supaya proses dalam mendidiknya bisa diterima sebagai nilai hidup yang baik.

4. Isi Pendidikan

Pentingnya pendidikan kewarganegaraan tentunya juga sangat berkaitan erat dengan unsur pendidikan yakni isi dari pendidikan itu sendiri.

Hal ini dikarenakan unsur ini meliputi segala sesuai yang mana diberikan oleh pendidik kepada para peserta didiknya agar supaya nantinya bisa mencapai tujuan pendidikan.

Biasanya, isi pendidikan ini berupa materi yang mana harus disesuaikan dengan tujuan pendidikan dan juga kemampuan peserta didik.

5. Metode Pendidikan

Berkaitan erat dengan pendidikan, unsur lain yakni metode pendidikan juga sangat bergantung pada kemampuan pendidik yang bersangkutan dan sarana pendidikan.

Bahkan sering kali kita temui bahwa dalam proses pendidikan, ada metode X yang dinilai kurang berhasil diterapkan oleh pendidik A, akan tetapi justru sukses dilakukan oleh pendidik B.

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa suatu metode pendidikan tetap memiliki keunggulan dan juga kelemahan masing-masing.

6. Situasi Lingkungan Pendidikan

Unsur lain dalam pendidikan yakni berupa situasi lingkungan yang mana memiliki pengaruh besar bagi kesuksesan pendidikan.

Adapun situasi lingkungan yang dimaksud disini antara lain yakni lingkungan sosial budaya, lingkungan fisik (bangunan gedung) dan lingkungan alam (cuaca dan musim).

Sehingga, tidak heran jika situasi lingkungan ini memiliki peranan penting dalam mempengaruhi pendidikan bagi peserta didik.

Macam-macam Pendidikan yang Ada di Indonesia

Jika melihat dari peraturan Undang-Undang yang ada, Indonesia sendiri memiliki tiga jalur pendidikan yakni pendidikan formal, non formal dan informal. Dari ketiga jenis pendidikan tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi satu sama lain.

Agar Anda lebih paham mengenai perbedaan dari ketiga jenis pendidikan tersebut untuk mengetahui perbedaannya terlepas dari pentingnya pendidikan pancasila di perguruan tinggi, maka perlu menyimak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Pendidikan formal

Yakni merupakan pendidikan yang sifatnya terstruktur dan berjenjang yakni terdiri dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Dalam hal ini, pendidikan formal dibagi menjadi pendidikan formal yang berstatus negeri dan pendidikan formal yang berstatus swasta.

Adapun contoh dari pendidikan formal yakni mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA//MA/SMK atau bahkan perguruan tinggi. Ciri khusus dari pendidikan formal yakni adanya gedung sekolah, kurikulum yang terstruktur secara formal, materi pembelajaran akademik, penyelenggara pendidikan bisa berasal dari pemerintah ataupun swasta.

2. Pendidikan non Formal

Merupakan pendidikan di luar pendidikan formal yang mana dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Biasanya, hasil pendidikan non formal ini bisa dihargai setara dengan hasil dari pendidikan formal.

Akan tetapi dalam hal ini harus melewati proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Ciri pendidikan non formal yakni kegiatan belajar bisa dilakukan di dalam maupun di luar bangunan, peserta didik bisa mengikuti pendidikan tanpa persyaratan, tidak adanya jenjanjang khusus seperti pendidikan formal serta memiliki waktu pelaksanaan yang singkat.

3. Pendidikan Informal

Pentingnya pendidikan lingkungan hidup juga pastinya ada peran pendidikan informal di dalamnya. Dalam hal ini, pendidikan informal dikatakan sebagai pendidikan mandiri yang diterima atas kemauan dan juga kesadaran diri sendiri oleh peserta didik.

Umumnya, pendidikan ini bisa diperoleh dari keluarga dan juga lingkungan sekitar yang mana bisa berbentuk kegiatan belajar.

Adapun hasil dari pendidikan ini ada beberapa yang diakui sama dengan pendidikan non formal. Untuk cirinya sendiri yakni tidak adanya persyaratan khusus, tidak ada lembaga penyelenggara karena diberikan oleh keluarga dan lingkungan serta tidak ada kewajiban mengikuti ujian.

Manfaat Pentingnya Pendidikan bagi Para Generasi Muda Indonesia

Pendidikan menjadi suatu hal yang sangat penting bagi generasi muda lantaran memiliki manfaat penting di antaranya yakni sebagai berikut :

1. Sebagai Sarana Informasi dan Pemahaman

Pendidikan sangat berguna untuk meningkatkan dan memberikan informasi serta pemahaman mengenai seluruh ilmu pengetahuan yang ada kepada setiap orang.

Apalagi jika melihat zaman yang terus berubah, menjadikan generasi muda mau tidak mau harus terus belajar dan memperoleh pendidikan yang baik.

Jangan sampai nantinya generasi muda tertinggal zaman karena mengabaikan pendidikan yang akhirnya menjadikan negara semakin tertinggal dengan negara-negara lain.

2. Sebagai Wadah untuk Memperdalam Ilmu Pengetahuan

Manfaat pentingnya suatu pendidikan bagi seseorang yakni dapat menjadi wadah untuk memperdalam suatu disiplin ilmu pengetahuan yang disukainya.

Tentu saja, ini bisa seseorang rasakan apabila terjun langsung dan praktik ke masyarakat nantinya. Sehingga dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki, maka mereka bisa mengabdikan diri ke masyarakat dan bisa membantu memecahkan masalah yang terjadi.

3. Menciptakan Generasi Penerus Bangsa yang Unggul

Manfaat pentingnya pendidikan bagi generasi muda selanjutnya yakni dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang ahli di berbagai bidang ilmu.

Ini sangat erat kaitannya dengan tersedianya berbagai jenjang pendidikan serta penjurusan yang ada di lembaga pendidikan.

Apabila hal ini tercipta, maka pendidikan di Indonesia akan dapat melahirkan banyak generasi muda yang unggul dan mampu bersaing dengan negara lainnya.

4. Sebagai Jalan dalam Memperoleh Pekerjaan yang Diimpikan

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa pendidikan menjadi salah satu cara paling mudah untuk memperoleh pekerjaan yang mungkin saja selama ini diimpikan.

Apabila melihat dari kondisi saat ini, mencari pekerjaan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan seseorang.

Hal ini dikarenakan, sudah banyak sekali tenaga kerja yang kompetitif. Bahkan, banyak sekali perusahaan yang mana akan menilai calon karyawan dari jenjang pendidikannya.

Dengan demikian, semakin tinggi jenjang pendidikan calon karyawan yang dimiliki, maka memperoleh pekerjaan yang diinginkan akan semakin besar. 

5. Membantu Pembentukan Pola Pikir yang Ilmiah

Apabila kita memperhatikan secara saksama, orang yang memiliki jenjang pendidikan tinggi biasanya akan memiliki pola pikir yang jauh lebih ilmiah.

Dalam hal ini, mereka tidak akan sembarangan berkata-kata yang tidak bijak kepada orang lain. Biasanya, mereka akan selalu berpikir dengan fakta-fakta yang ada dibandingkan dari sisi emosional.

Sehingga, tidak heran jika pendidikan sering kali dikatakan sebagai salah satu cara dalam pembentukan watak atau karakter seseorang. 

Anda juga dapat membaca artikel tentang pendidikan di website: kuliahind.eu.org

Apa Saja Kerugian Jika Seseorang Tidak Memiliki Pendidikan?

Seperti yang sudah tadi kitas bahas, bahwasanya pendidikan memiliki banyak sekali manfaat penting bagi kehidupan seseorang.

Pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa ini juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan hidup seseorang. Namun, apa jadinya jika seseorang tidak memiliki yang namanya pendidikan?

Bagi seseorang yang tidak memiliki pendidikan, biasanya akan mengalami beberapa kerugian antara lain sebagai berikut:

  • Peluang kerja yang dimiliki akan lebih kecil dibandingkan orang – orang yang memiliki pendidikan lebih tinggi.
  • Berisiko melakukan tindakan korupsi karena kurangnya manfaat pentingnya pendidikan anti korupsi.
  • Jenjang karir yang diperoleh tidak mengalami kenaikan jabatan di perusahaan.
  • Jumlah penghasilan yang diperoleh terbilang lebih rendah dibandingkan orang – orang yang memiliki pendidikan tinggi.
  • Kurangnya relasi untuk menjalin kerja sama dengan orang – orang penting dan hebat.
  • Adanya image buruk di masyarakat lantaran sering kali orang yang kurang pendidikan berpeluang tinggi melakukan tindak kejahatan.

Demikianlah pembahasan menarik yang bisa Anda ketahui dan pahami mengenai pentingnya pendidikan bagi para generasi muda penerus bangsa. Dengan adanya pendidikan, maka generasi muda akan memiliki kualitas mumpuni yang bisa membangun negara menjadi lebih baik ke depannya. 

Penulis: Rahmat Al Kafi

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI