Kenali Flat Foot Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNAIR Lakukan Skrining Telapak Kaki pada Anak TK PKK Sendangagung

Flat Foot pada Anak

Edukasi Pentingnya Kesehatan Kaki

Pertumbuhan anak tidak hanya dipengaruhi oleh gizi dan kebersihan, tetapi juga perkembangan sistem gerak yang menunjang aktivitas sehari-hari. Salah satu kondisi yang perlu dikenali sejak dini adalah flat foot atau telapak kaki datar. Melalui kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga (UNAIR) Desa Sendangagung, mahasiswa memberikan edukasi dan melakukan skrining flat foot kepada siswa TK PKK Sendangagung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (24/7/2026).

Kegiatan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Yuli Astuti, S.ST., M.Keb. ini bertujuan mengenalkan pentingnya kesehatan kaki sejak usia dini serta meningkatkan kepedulian guru dan orang tua terhadap perkembangan kaki anak. Flat foot ditandai dengan lengkung telapak kaki yang tampak lebih datar. Kondisi ini umum dijumpai pada masa pertumbuhan dan tidak selalu menimbulkan keluhan, tetapi tetap perlu dipantau.

Skrining dan Latihan Sederhana

Edukasi diberikan secara sederhana dan interaktif dengan mengenalkan fungsi kaki serta cara menjaganya. Setelah itu, anak-anak mengikuti skrining menggunakan metode wet footprint test. Telapak kaki dibasahi, kemudian anak menginjak media yang telah disiapkan sehingga jejak telapak kaki dapat diamati untuk melihat gambaran lengkung kaki.

Menurut Puspita Ningrum, mahasiswa anggota BBK 8 UNAIR, kegiatan ini menjadi cara mengenalkan kesehatan kaki melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Kami ingin anak-anak mengenal kesehatan kaki dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Harapannya, mereka lebih sadar terhadap kesehatan tubuh dan orang tua dapat memperhatikan perkembangan kaki anak sejak dini,” jelasnya.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN UNP 2026 Wujudkan Digitalisasi Nagari Dusun Tangah melalui Peta Digital dan Website Nagari

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan sederhana untuk memperkuat otot kaki melalui permainan. Kepala TK PKK Sendangagung, Dwi Jayanti, menyambut positif kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak mendapatkan edukasi kesehatan dengan cara yang menyenangkan. Kami juga menjadi lebih mengetahui bahwa kondisi kaki anak perlu diperhatikan sejak dini,” ujarnya.

Mendukung Pencapaian SDGs

Edukasi dan skrining flat foot merupakan upaya promotif dan preventif BBK 8 UNAIR untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan anak. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-Being dan SDG 4: Quality Education melalui edukasi kesehatan yang sesuai dengan usia anak.


Penulis: Puspita Ningrum
Program Studi: Kesehatan Masyarakat Üniversites Airlangga (UNAIR)


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses