Puisi: Nona Manis

Manise, si nona manis
Parasnya ayu, matanya sayu
Tersenyum manis layaknya madu
Pipinya lembut macam beludru
Lelaki mana yang tak mau ?
Manise, sinona manis
Hati bergetar,
Nafas memburu
Melihat nona mengerling malu
malu malu tapi mau
Nona manis, si manise
Anggun rupawan, laksana ratu
Mata mana yang tak terpaku,
Melihat nona berwajah ayu
Menari liar tak berbaju ?
Manise, nona yang manis
Perutnya lincah lihai kemayu
Pinggangnya ramping meliuk layu
Berjingkrak jingkrak tanpa ragu,
Disentil sedikit kulitnya merah selalu
Manise, si nona manis
Bergelar Striptis pandai merayu
Diskotik selalu tempatnya mengadu,
Dikala petang mulai beradu
Hidung belang datang bertamu
Menebar liur karena segelas susu
Manise nona yang manis,
Tiada ber bapak, tiada ber ibu
Terlontang lantung seperti benalu
Menyambung hidup didunia abu abu
Nona manis si manise
Siapa sangka,
Siapa menduga,
Malang nian nasib si nona
Yatim piatu lagi bisu

Oleh : IInd Restiani Yunus

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI