Manfaat Mencuci Hidung dengan Larutan NaCl

Mencuci hidung dengan NaCl

Selama ini, kita mungkin sudah sangat terbiasa dengan protokol menjaga kebersihan tangan demi menangkal kuman dan bakteri. Namun, sering kali kita melupakan satu organ vital yang menjadi gerbang utama masuknya udara sekaligus berbagai partikel asing ke dalam tubuh, yaitu hidung. Sebagai “filter alami” tubuh, hidung terus-menerus bekerja menyaring debu, polusi, hingga mikroorganisme berbahaya agar tidak langsung masuk ke paru-paru, sehingga menjaga kebersihannya menjadi langkah krusial yang tidak boleh terlewatkan dalam rutinitas kesehatan kita.

Salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan adalah dengan rutin melakukan cuci hidung menggunakan larutan garam fisiologis. Metode ini bukan sekadar tren kesehatan sesaat, melainkan teknik medis yang telah lama teruji untuk membantu mengeluarkan tumpukan lendir serta kotoran yang menempel pada selaput lendir hidung. Dengan menjaga rongga hidung tetap bersih dan lembap, kita tidak hanya meringankan beban kerja sistem imun, tetapi juga mengoptimalkan fungsi pernapasan untuk mendukung aktivitas sehari-hari yang lebih nyaman.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Baca juga: Penyebab Hidung Kering dan Cara Mengatasinya

Apa itu cuci hidung?

Meningkatkan daya tahan tubuh salah satunya dengan menjaga kebersihan diri sangatlah penting terutama di masa pandemi Covid-19 seperti ini. Setiap individu wajib menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Tidak hanya mencuci tangan, mencuci hidung juga bermanfaat. Hidung merupakan salah satu organ yang menjadi tempat masuknya partikel debu, mikroorganisme, bakteri, virus, alergen, dan toksin lain. Mencuci hidung adalah suatu metode yang sederhana yang dapat dilakukan dengan cara membersihkan rongga hidung menggunakan larutan garam.

Cuci hidung bertujuan membersihkan partikel baik partikel debu, mikroorganisme, bakteri, virus, jamur, dan polusi yang menempel di dalam selaput lendir. Sebenarnya di dalam hidung kita sudah memiliki suatu mekanisme pertahanan tubuh yang memiliki respons alami untuk membersihkan hidung.

Namun jika partikel-partikel itu terlalu banyak, akan berat beban tubuh untuk mengeluarkannya. Jika tidak segera dikeluarkan akan membuat kita sakit. Karena itu cuci hidung dapat membantu untuk membersihkan dan mengeluarkan partikel-partikel tersebut.

Baca Juga: Hazmat Penting untuk Petugas Laboratorium

Larutan yang digunakan untuk mencuci hidung

Menurut dr. Fikry Hamdan Yasin Sp.THT-KL(K), yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD, menegaskan cuci hidung tidak bisa dilakukan sembarangan.  Cairan yang umumnya digunakan untuk membersihkan hidung adalah larutan isotonis seperti NaCl 0.9%.

Sebaiknya tidak diganti dengan bahan lainnya, seperti garam dapur karena garam dapur mengandung yodium yang dapat merusak selaput lendir. Larutan isotonis NaCl 0.9% biasanya dalam bentuk botol infus sebanyak 500 cc yang bisa didapatkan dengan mudah karena dijual bebas di apotek.

Kita bisa mencuci hidung sebanyak 1-2 x sehari atau sesuai dengan petunjuk dokter, cuci hidung dapat dilakukan sebelum tidur maupun saat bangun tidur.

ADS: Jika tertarik mengetahui tentang Poltekkes wiralaga mulya, Anda dapat mengunjungi situs: poltekkeswiralagamulya.org

Apa saja kah manfaat cuci hidung?

Karena cuci hidung bermanfaat untuk membersihkan partikel debu, bakteri, virus, alergen, mikroorganisme, jamur, dan toksin lain yang ada di permukaan selaput lendir. Terapi mencuci hidung baik untuk pasien pasca operasi sinusitis dan alergi hidung.

Baca Juga: Metformin: Obat Diabetes yang Aman pada Masa Kehamilan

Bukan hanya itu cuci hidung juga baik untuk menjaga kesehatan hidung dari penyakit seperti flu, sinusitis, rinitis, dan infeksi saluran pernapasan atas. Serta dapat melembapkan rongga hidung yang terasa kering akibat lingkungan yang dingin atau infeksi.

Cuci hidung dapat menghilangkan virus Covid-19

Lantas di tengah pandemi Covid-19 ini apakah cuci hidung dapat membunuh virus corona? dr. Budi Sutikno, Sp. THT-KL(K) FICS dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menjelaskan cuci hidung tidak ada kaitannya dengan mengobati atau mencegah paparan Covid-19 tetapi mungkin mampu mengurangi jumlah virus Covid-19 yang ada di selaput lendir.

Namun Dokter Budi menekankan, virus Covid-19 yang bisa dibersihkan adalah virus yang masih berada di permukaan selaput lendir. Jika sudah menembus selaput lendir apalagi sudah masuk ke dalam paru-paru tidak bisa dibersihkan dengan cuci hidung.

Selain itu belum ada penelitian sampai saat ini yang menyebutkan bahwa larutan garam fisiologis mampu membunuh virus Covid-19. WHO juga menjelaskan membersihkan hidung secara teratur dapat membantu orang dari penyakit flu biasa namun tidak bisa menyembuhkan infeksi Covid-19.

Baca Juga: Penggunaan Bahan Kimia yang Benar

Hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyebaran dan paparan Covid-19 adalah dengan menjaga kebersihan diri, meningkatkan ketahanan tubuh dengan meminum vitamin, rajin meminum air putih, serta menjaga pola makan dan pola tidur. Kita juga harus melaksanakan  protokol kesehatan 6M.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk cuci hidung

Adapun Langkah-langkah untuk mencuci hidung yaitu mencuci tangan terlebih dahulu. Lalu menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan kemudian ambil larutan NaCl menggunakan spuit. Miringkan kepala ke kiri apabila ingin membersihkan hidung kanan begitu pula sebaliknya.

Masukkan spuit ke salah satu lubang hidung yang hendak dibersihkan lalu buka mulut dan tahan napas. Kemudian semprotkan larutan, keluarkan ingus atau sisa cairan dan bersihkan dengan tisu. Lakukan hal yang sama pada lubang hidung satunya.

Anastasya Aurel J.
Mahasiswa Universitas Binawan

Editor: Diana Pratiwi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait