Penyebab Hidung Kering dan Cara Mengatasinya

Hidung Kering
Ilustrasi Penderita Hidung Kering (Sumber: Ilustrasi dari Penulis)

Apakah anda pernah merasa hidung anda perih dan menyakitkan? Kondisi ini biasanya disebabkan oleh iritasi hidung atau gangguan medis tertentu.

Sensasi sakit dan terbakar yang tidak menyenangkan ini dapat bertahan untuk sementara waktu atau untuk waktu yang sangat lama.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi penyebab perih dan sakit hidung untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, anda tidak perlu terlalu khawatir karena penyakit ini biasanya dapat diobati.

Di artikel ini kita akan membahas penyebab dan cara mengatasi hidung kering hingga terasa perih dan sakit. Kondisi hidung kering yang disebabkan oleh menghirup udara dingin dapat menyebabkan sakit hidung.

Penurunan kemampuan mukosa hidung untuk menghasilkan lendir inilah yang menyebabkan hidung kering. Fungsi lendir ini adalah untuk menghilangkan polutan dari udara sebelum masuk ke paru-paru.

Kondisi ini juga bisa diperparah dengan paparan polusi atau asap rokok, yang membuat mukosa hidung lebih mudah melepuh dan mengalami rhinitis, atau radang hidung.

Rhinitis juga dapat berkembang sebagai akibat dari faktor lain, seperti alergi, iritasi, infeksi (termasuk infeksi virus corona), kekebalan yang melemah, hipersensitivitas terhadap beberapa obat, dan bahkan benda asing.

Rhinosinusitis, nama lain dari iritasi hidung ini, kadang-kadang juga dapat berpindah ke sinus. Namun, rhinitis sendiri mungkin saja dapat menyebabkan munculnya keluhan seperti yang sering anda alami, meski belum berlanjut hingga ke sinus.

Bagaimana mengatasi hidung yang kering?

Penggunaan Pelembab Udara

Udara kering, terutama saat musim kemarau adalah salah satu penyebab hidung kering yang paling umum. Anda bisa menggunakan pelembab udara atau humidifier di dalam ruangan untuk mengatasi hidung kering.

Keuntungan dari pelembab udara yaitu dapat membuat udara dalam ruangan yang kering menjadi lebih lembab. 

Apalagi jika anda sering menggunakan pendingin udara atau ac yang menghasilkan udara sangat kering. 

Gunakan humidifier agar udara yang dihirup hidung anda saat tidur menjadi lebih bersih dan lembab sehingga anda dapat tidur dengan lebih nyaman.

Oleskan Petroleum Jelly

Petroleum jelly merupakan produk perawatan kulit yang dapat menghidrasi kulit mulai dari wajah, bibir, lutut, hingga kaki.

Untuk mengobati lubang hidung kering, petroleum jelly dapat digunakan. Anda bisa mengolesi beberapa petroleum jelly di dalam lubang hidung anda.

Menghirup senyawa ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah paru-paru, meskipun jarang terjadi.

Menggunakan Semprotan Hidung

Penggunaan semprotan hidung atau semprotan hidung saline adalah metode alternatif untuk mengobati lubang hidung kering. Semprotan ini dapat melembabkan lubang hidung dan menghilangkan kotoran yang terperangkap di dalam.

Pilihan lainnya adalah menggunakan obat tetes hidung, yang tidak hanya melembapkan hidung tetapi juga membantu mengencerkan lendir yang kental.

Hindari Pemicu Alergen

Udara hanyalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan lubang hidung menjadi kering, faktor lain termasuk zat dapat menyebabkan alergi. Gejala alergi yang cukup khas adalah lubang hidung yang kering.

Hindari pemicu alergi terutama saat udara kering dan anda berada di dekat alergen. Lubang hidung bisa semakin lebih buruk. Faktanya, memiliki saluran hidung yang kering itu menyakitkan.

Anda harus mengetahui metode rumahan untuk merawat lubang hidung kering. Hubungi dokter segera jika kondisinya memburuk atau berlanjut selama lebih dari tiga hari.

Minum Lebih Banyak

Kondisi kulit bisa dipengaruhi oleh udara kering, bahkan bisa menimbulkan retakan kecil. Untuk merawat lubang hidung yang kering, anda perlu menghidrasi kulit dari dalam ke luar selain menggunakan produk perawatan.

Caranya dengan mengonsumsi banyak air, terutama selama kondisi yang sangat kering dan panas. Kulit menjadi kering dan kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan kelembapan saat anda minum lebih sedikit air.

Menurut angka kecukupan gizi 2019, orang dewasa membutuhkan sekitar 2500 ml hidrasi setiap hari. Konsumsilah air mineral atau makanan seperti semangka yang tinggi air untuk memenuhi kebutuhan cairan anda.

Penulis: Firdaus Nur Rahma
Mahasiswi Keperawatan, Universitas Binawan
Dosen pengampu: Apriyani Riyanti, S. Pd., M.Pd.

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses