Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian bersama. Kurangnya pemahaman mengenai pemenuhan gizi, pola asuh, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak menjadi beberapa faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Reguler Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 10.30 WIB di Posyandu Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.
Sosialisasi Pencegahan Stunting
Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil, ibu yang memiliki balita, kader posyandu, serta masyarakat yang hadir pada pelayanan posyandu. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengertian stunting, penyebab, dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, serta langkah-langkah pencegahannya.
Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Selain memberikan penjelasan mengenai stunting, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Peserta diberikan informasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta memantau pertumbuhan anak melalui kegiatan posyandu setiap bulan.
Antusiasme Masyarakat dan Program PMT
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar pola makan anak dan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI).
Selain itu, masyarakat setempat juga menyampaikan bahwa di Nagari Sungai Durian telah berjalan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama kurang lebih dua bulan.
Salah seorang peserta, Ibu Rosimarniwarti, yang merupakan penerima Program PMT, menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat bagi dirinya.
“Saya sebagai penerima PMT selama kurang lebih satu bulan merasa program ini sangat bermanfaat. Apalagi sekarang saya sudah memasuki semester kedua kehamilan. Program ini membantu sebagai makanan tambahan yang sehat dan bergizi,” ujar Ibu Rosimarniwarti.
Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak
Mahasiswa KKN juga mengajak masyarakat untuk menjadikan posyandu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin. Dengan hadir secara berkala di posyandu, orang tua dapat mengetahui perkembangan berat badan dan tinggi badan anak sehingga potensi gangguan pertumbuhan dapat dideteksi lebih awal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Nagari Sungai Durian semakin memahami bahwa pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar.
Upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Bentuk Pengabdian Mahasiswa KKN
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Mahasiswa KKN UNP Reguler Tahun 2026 kepada masyarakat. Melalui kolaborasi bersama kader posyandu dan masyarakat, diharapkan edukasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sehingga upaya mewujudkan generasi bebas stunting di Nagari Sungai Durian dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Penulis:
1. Fadhilah Nurdin
2. Tengku Rizky Abiyu Saputra
3. Intan Sovila
4. Ghaniyyah Aurellia Syazika
5. Siti Kemala
6. Indah Nurhasanah
7. Adib Kurniawan
8. Sindi Ramayani Putri
9. Silperah
10. Oktafilia Ramadhani
11. Dival Alfansyah
12. Nasywa Putriani
13. Indhah Nur Az Zikra
14. Assyiffa Friscilla
15. M. Anshar Wiliansyah
Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP)
Dosen Pengampu: Oyatra Utama Warda, M.Pd.
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













