5 Tips Agar Sukses Menjual Produk Tanpa Bertatap Muka saat Wabah Covid-19

marketplace
Foto: trikinet.com

Oleh: Risma Maulanda FA
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya

Kita semua tahu bahwa Covid-19 memiliki dampak yang amat buruk dan meresahkan warga baik dalam segi kesehatan, pendidikan, dan perekonomian. Semakin meningkatnya jumlah kasus akibat wabah ini menyebabkan sejumlah aktivitas ekonomi melambat. Apalagi ditambah kebijakan dari pemerintah untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau (PSBB), guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Akan tetapi konsekuensinya pertumbuhan ekonomi di Indonesia jangka pendek dan menengah akan mengalami perlambatan ekonomi juga.

Wabah Covid-19 juga berpotensi mengubah perekonomian dunia yang ditandai dengan berubahnya peta perdagangan dunia. Tak hanya bisnis skala besar bisnis skala kecil bahkan rumahan banyak yang terpaksa harus gulung tikar karena angka penjualan yang mengalami penurunan.

Semua orang merasakan dampak wabah ini baik masyarakat kalangan bawah maupun kalangan atas. Dalam segi ekonomi banyak pekerja atau karyawan yang di phk karena perusahaan mungkin tidak mampu membayar mereka karena penjualan produk semakin menurun. Ada juga karyawan yang tidak di PHK melainkan dipotong gajinya. Hal itu juga dinilai sangat merugikan karyawan karena tidak sedikit dari mereka yang kekurangan ekonomi atau karena kebutuhan pangan yang dikeluarkan sehari-hari.

Seberapa besar perlambatan ekonomi dan ketahan pangan di Indonesia, hingga hari masih belum dapat dihitung secara pasti. Namun perlambatan aktifitas ekonomi sudah terasa, terutama di sektor pariwisata, beberapa industri, perdagangan, transportasi dan investasi. Sektor-sektor tersebut bahkan banyak mengalami pemberhentian aktifitas ekonomi. Di sektor pangan juga sudah mulai terasa dengan mulai tingginya harga-harga bahan pokok di pasaran.

Jika tidak diantisipasi segera mungkin, dampak yang mengenai sektor riil bisa merembet ke sektor perbankan dan ketahanan pangan. Tentu ini sangat mengkhawatirkan, mengingat Indonesia pernah mengalami krisis 1997-1998 dimana sistem perbankan ambruk akibat meningkatnya kredit bermasalah dan gejolak pasar keuangan. Sembako di masa itu juga mengalami lonjakan harga yang tajam sehingga melemahkan daya beli mayarakat. Lebih mengkhawatirkan lagi, pandemi Covid-19 bisa jauh lebih parah meluluhlantakkan sistem perbankan dan pangan, mengingat skalanya yang global.

Di masa pandemic ini semua orang dihimbau pemerintah Indonesia untuk Dirumahaja mengingat penyebaran virus ini bisa lewat kontak fisik maupun benda-benda. Jika kita tidak bisa bekerja maka kita akan kekurangan uang-uang mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,maka dari itu kita harus pintar-pintarnya untuk tetap menghasilkan uang dengan cara menjual produkmeski tidak harus

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar anda tetap bisa sukses berjualan tanpa harus bertatap muka dengan pembeli, berikut di antaranya :

1. Menjual Produk di Marketplace atau E-commerce yang Paling Diminati Sebagian Besar Masyarakat

Jualan online saat ini merupakan trend bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, karena diangap sangat efisien dan efektif. Kita tidak perlu datang untuk membeli barang karena akan ada kurir yang langsung mengantarkan barang tersebut langsung ke rumah kita. Apalagi di saat masa pandemi seperti ini sebagian besar masyarakat akan memilih tetap aman saat berbelanja tanpa harus keluar rumah, banyak juga aplikasi-aplikasi jualan online atau marketplace yang cukup diminati masyarakat di Indonesia baik seller ataupun pembeli, di antaranya adalah: Lazada, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, JDID dll.

2. Berfokus pada Online Food Delivery

Seperti yang kita semua ketahui,himbauan untuk tidak keluar rumah adalah sesuatu yang harus diindahkan, sebab hal ini ampuh untuk mengurangi mata rantai penyebaran virus korona. Nah agar restoran atau kedai anda tetap bisa menghasilkan uang di masa pandemic ini maka alangkah baiknya untuk mendaftarkan restoran atau kedai anda ke Grabfood atau Gojek jika anda tidak mempunyai delivery sendiri.

3. Sarankan Pembeli Mengunakan Mobile Payment saat Bertransaksi

Mobile payment dinilai sangat memudahkan pembayaran baik dari pihak penjual ataupun pembeli. WHO juga mengatakan bahwa virus corona juga bisa menyebar melalui uang tunai, sebab uang tunai berpindah pindah tangan dan bisa menjadi sarang bakteri atau virus.

4. Lakukan Promosi Produk Sosial Media

Tidak heran lagi sosial media juga mampu memberikan dampak yang cukup besar bagi bisnis anda. Karena di zaman globalisasi ini hampir semua orang di penjuru dunia mempunyai sosmed, Nah dengan melakukan promosi maka orang lain akan bisa melihat produk produk yang anda jual. Tapi dalam melakukan promosi anda harus benar benar menunjukkan kesan yang menari pada produk yang anda jual baik dari segi gambar produk maupun caption dari produk tersebut agar bisa menarik pembeli.

5. Pilih Supplier Local

Seperti yang kita diketahui, pengiriman barang atau barang baku dari luar negeri, terutama Chna masih mengalami keterlambatan karena wabah ini. Solusinya adalah anda bisa mengandalkan supplier local yang terpercaya agar tidak kekurangan stok saat berjualan.

Nah, itulah cara agar tetap bisa menjual produk dengan sukses tanpa bertatap muka dengan pembeli di masa pandemic covid-19 yang berbahaya ini. Demikian tips dari saya semoga bermanfaat dan semoga wabah ini cepat hilang di dunia terutama di Indonesia.

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI