Ideologi Pancasila Bagi Generasi Muda Bangsa Indonesia

pancasila

Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yaitu dasar nagara sekaligus pedoman hidup dalam bermasyarakat dan bernegara. Namun seiring berjalannya waktu, globalisasi dan perkembangan teknologi semakin menjadi-jadi, sehingga terjadi banyak budaya luar yang masuk ke negara Indonesia. Globalisasi dan perkembangan teknologi memang sangat lah baik. Namun, tidak sedikit pula dampak negative yang diterima oleh generasi muda Indonesia.

Pada era reformasi ini, semakin memudar ideologi Pancasila di kalangan generasi muda. Bagaimana tidak? Kini generasi muda telah mengikuti modernisasi. Dimulai dari gaya hidup mereka yang sangat mengkhawatirkan, sehingga menyebabkan terbentuknya pergaulan yang kurang sehat. Memang gaya hidup ke barat-baratan tidak selalu negatif, namun remaja di Indonesia terbilang kurang baik dalam memilah. Terbukti dengan merosotnya nilai moral remaja di Indonesia. Sebagai contoh, generasi muda sekarang menyalahgunakan obat-obatan terlarang, sehingga menyebabkan baik kesehatan mental maupun tubuh mereka terganggu. Dan terkadang dengan gamblang minum minuman keras di lingkungan masyarakat, dan membuat orang-orang di sekitar menjadi tidak nyaman, bahkan terkadang sangat mengganggu. Selain itu, akibat dari pergaulan tersebut adalah hamil di luar nikah. Beberapa contoh tersebut merupakan bukti bahwa moral generasi muda bangsa Indonesia semakin merosot, dan sangat menyimpang dari Pancasila sebagai ideologi negara kita.

Maka perlu ditanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum generasi muda bangsa Indonesia semakin terperosok ke dalam hal-hal yang lebih buruk lagi. Bukankah Pancasila mengajarkan kita bahwa sebagai umat manusia, khusunya sebagai rakyat Indonesia harusnya memeluk satu agama dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha Satu? Apakah pantas sebagai makhluk yang beragama melakukan hal-hal tersebut? Yang ada hanya seperti makhluk yang tidak meyakini adanya Tuhan dan seolah-olah tidak ada rasa takut sedikitpun kepada Tuhan.

Selain itu, nilai yang terkandung di dalam Pancasila yaitu semangat bersatu, menghormati perbedaan, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, percaya diri, harga diri, dan kebersamaan. Pancasila harus dijadikan pedoman hidup untuk seluruh generasi bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan cara yang kaku, tetapi yang paling penting adalah prakteknya.  Dan inilah tugas kita sebagai generasi muda bangsa untuk tetap menjaga dan melestarikan Pancasila agar fungsi dan nilainya tidak punah. Kita hanya perlu belajar dan mengembangkan diri dalam bidang yang kita minati dengan jalan yang benar dan harus selalu memupuk diri terhadap sikap kritis, nasionalis, dan spiritualis guna membangun dan memajukan bangsa Indonesia.

Hevin Mayarega
Mahasiswa Universitas Islam Malang

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI