Seimbangkah Pola Didik Orang Tua di Rumah dan Pola Didik Guru di Sekolah?

Lingkungan sekolah dan lingkungan rumah sangatlah berbeda. Pada dasarnya di sekolah, siswa diberikan Pendidikan yang terstruktur dengan berbagai manajemen Pendidikan yang diatur oleh sekolah itu sendiri.
Di sekolah, Pendidikan diatur untuk mencapai tujuan dan kriteria yang sudah disusun sebelumnya. Dengan artian, Pendidikan pada sekolah sudah terstruktur dari awal, proses, hingga evaluasi yang diadakan pada setiap proses Pendidikan.

Para guru memiliki peran yang sangat vital terhadap proses perkembangan peserta didik yang diajarnya. Selain proses belajar mengajar, guru juga berperan penting sebagai pembimbing dan konselor untuk mampu mengidentifikasi peserta didik yang diduga mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar, diagnose, prognosa, dan pemecahan masalahnya
Seiring berkembangnya zaman, selain guru harus memperbaharui ilmu dan pengetahuannya, masalah yang dihadapi pun berbeda-beda dari tahun ke tahun. Sehingga guru harus melakukan pembaruan cara pemecahan masalah yang terjadi pada peserta didiknya.

Tak banyak orang tua yang menyadari bahwa perannya dalam mendukung Pendidikan anak sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam belajar dan bersosialisasi. Banyak yang sepenuhnya menyerahkan Pendidikan anak kepada pihak sekolah. Padahal untuk mencapai keberhasilan Pendidikan, dibutuhkan sinergi yang harmonis dari pihak sekolah dan orang tua.

Masalah yang ada di sekolah, diharapkan orang tua tau dan berpartisipasi aktif terhadap anaknya. Dengan aktif mengetahui apa yang terjadi pada anaknya di sekolah, orang tua dapat melakukan tindakan terhadap anaknya.

Orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan peserta didik. Ketika awal masuk sekolah, pilihlah sekolah yang sesuai dengan minat anaknya. Kesesuaian minat anak dengan sekolah akan memudahkan anda dalam mengembangkan potensi anak.

Penuhi kebutuhan sekolahnya. Memenuhi kebutuhan anak adalah tanggung jawab dan kewajiban setiap orang tua. Mencakup peralatan sekolah, dan biaya sekolah dan biaya tak terduga yang akan didapatkan saat sekolah.

Pendampingan belajar di rumah merupakan satu hal yang penting. Sebagai orang tua, diharapkan dapat membantu menuntaskan masalah yang dihadapi serta membantu memahami materi pelajaran yang tidak dikuasainya.

Dampingi juga anak-anak dalam meraih cita-cita yang dia inginkan dengan memberi motivasi supaya rajin belajar dan bersekolah. Ciptakan suasana yang nyaman dalam setiap pendampingan sehingga anak dapat berkonsentrasi dengan baik.

Penanaman budi pekerti juga tidak bisa lepas dari peran orang tua di rumah. Sopan santun dalam berkata, menghargai orang lain dan menanamkan nilai budi pekerti. Sehingga merak akan menjadi anak yang tidak hanya pintar di sekolah tetapi juga cerdas dalam bersikap dan sopan santun.

Sikap acuh-tak acuh terhadap anak merupakan satu kesalahan besar dalam proses Pendidikan. Anak-anak sangat membutuhkan orang tua dalam proses pendidikannya. Sikap ini kebanyakan terjadi karena sibuknya orangtua dalam bekerja atau alasan lain, namun itu bukan suatu alasan yang pas untuk mengacuhkan anak didiknya. Proses Pendidikan akan berjalan dengan baik apabila ada singkronisasi antara orang tua di sekolah yaitu guru-guru dan juga orang tua yang ada di rumah.

Ahmad Faaiq Al Waafiy
Mahasiswa Jurusan Kurikulum & Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Semarang

Baca juga:
Sistem Sekolah di Indonesia Bukan Pendidikan
Bidikmisi untuk Orang yang Kurang Mampu, dalam Hal Apa?
Mahasiswa dan Pendidikan Rakyat

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI