Kajian Psikologis tentang Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial TikTok pada Kondisi Mental Remaja

Mental Remaja
Ilustrasi Mental Remaja (Sumber: Media Sosial dari freepik.com)

Pada masa sekarang keberadaan media sosial sangatlah penting dalam kehidupan setiap orang. Dalam aktivitas keseharian yang kita lakukan tentunya tidak luput dari penggunaan media sosial, terutama TikTok.

Aplikasi yang menyuguhkan video-video ini memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan, yang mana mayoritas peminatnya adalah dari kalangan para remaja. TikTok telah menjadi bagian integral dalam kehidupan remaja, aplikasi ini telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan remaja, termasuk kesehatan mental.

Aplikasi TikTok ini umumnya menampilkan serangkaian konten-konten video lucu, sehingga membuat penggunanya sangat terhibur. Namun, dari banyaknya kesenangan yang ditimbulkan dari berbagai video yang terdapat dalam aplikasi TikTok, tentunya aplikasi ini juga memberikan dampak kepada penggunanya, entah berupa dampak positif ataupun negatif.

Bacaan Lainnya
DONASI

Dalam kajian ini, kita akan membahas dampak negatif penggunaan TikTok terhadap kesehatan mental remaja dan implikasinya dalam psikologi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental remaja, hal ini dibuktikan dengan adanya efek kecanduan yang ditimbulkan dari aplikasi tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan September oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Cedera Nasional AS (CDC), menemukan bahwa remaja yang terdampak risiko online seperti cyberbullying, kekerasan, dan ujaran kebencian, cenderung akan melukai diri sendiri, bahkan hingga bunuh diri.

Baca juga: Pengaruh Cyberbullying di Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Anak Remaja

Para siswa yang sudah memiliki kecanduan cenderung lebih banyak menghabiskan waktu luang dengan membuka aplikasi TikTok, sehingga hal itu akan berdampak pada waktu belajarnya, seperti jadi lebih sering menunda dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah.

Dari penggunaan TikTok yang berlebihan juga lama-lama dapat mengganggu pola pembentukan karakter dan Kesehatan mental pada siswa remaja itu sendiri. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat meningkatkan stres pada remaja. Dampak ini dapat disebabkan oleh adanya kecanduan media sosial yang tidak dapat dikontrol, sehingga dapat mengganggu kesehatan mental remaja.

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi dampak penggunaan TikTok pada kesehatan mental remaja. Salah satu faktornya adalah kesadaran pengguna dalam menggunakan aplikasi. Jika seorang siswa mempunyai kesadaran dalam menggunakan aplikasi, maka dampak negatif yang ditimbulkan itu dapat diminimalkan.

Dampak kecanduan yang ditimbulkan dari penggunaan aplikasi TikTok dapat diminimalkan dengan bebearapa cara, salah satunya dengan cara lebih mengelola waktu dengan lebih baik, seperti menggunakan waktu luang dengan mengisi kegiatan-kegiatan produktif, mengerjakan tugas sekolah, ataupun dengan membaca buku.

Jika para siswa remaja dapat mengganti kebiasaan menggunakan aplikasi TikTok dengan kegiatan-kegiatan produktif, tentunya akan mengurangi gejala stres yang disebabkan oleh kecanduan aplikasi tadi.

Dampak penggunaan TikTok pada kesehatan mental remaja memiliki implikasi yang signifikan dalam psikologi. Psikolog dapat menggunakan pengetahuan ini untuk mengembangkan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif penggunaan TikTok pada kesehatan mental remaja.

Baca juga: Fenomena FOMO serta Dampaknya yang seperti Jebakan bagi Anak-Anak Remaja

Beberapa implikasi yang dapat diidentifikasi yaitu mencakup tentang perbandingan sosial, kecanduan dan prokrastinasi, stres dan kecemasan, rendahnya rasa percaya diri serta gangguan mental.

Dengan memahami implikasi-implikasi ini, psikolog dapat menggunakan pengetahuan ini untuk mengembangkan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif penggunaan TikTok pada kesehatan mental remaja. Beberapa contoh strategi yang dapat digunakan adalah:

  1. Meningkatkan kesadaran tentang perbandingan sosial dan dampaknya pada kesehatan mental.
  2. Membantu pengguna TikTok untuk mengatur waktu penggunaan dan menghindari kecanduan.
  3. Membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dan cara menjaganya.
  4. Membantu pengguna TikTok untuk mengembangkan pola pikir positif dan meningkatkan rasa percaya diri.

Dengan demikian, psikolog dapat membantu remaja untuk mengurangi dampak negatif penggunaan TikTok dan meningkatkan kesehatan mental mereka. Dalam kajian ini, kita membahas bagaimana penggunaan TikTok berdampak pada kesehatan mental remaja.

Penggunaan TikTok dapat meningkatkan stres dan mengganggu pola pembentukan karakter. Dampak negatif ini dapat dipengaruhi oleh tingkat kesadaran pengguna saat menggunakan aplikasi. Psikolog dapat menggunakan pengetahuan ini untuk membuat metode pencegahan dan intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif penggunaan TikTok pada kesehatan mental remaja.

 

Penulis: Miranti Maulidia
Mahasiswa Tasawuf & Psikoterapi, UIN Sunan Ampel Surabaya

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.