Pengaruh Kompetensi Abad 21 Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat

Pesatnya perkembangan teknologi pada abad 21 berdampak hampir di segala bidang. McKinsey memprediksi otomatisasi tersebut akan mengakibatkan hilangnya 3-14 persen profesi pada 2030. Sekitar 75 hingga 375 juta tenaga kerja di dunia harus berganti bidang mata pencaharian.

Pada era ini sudah bukan masanya lagi mengajarkan core subject kepada siswa, karena cepat atau lambat pengetahuan tersebut akan menghilang atau tidak relevan lagi. Paradigma belajar pun kian bergeser. Kemudahan akses informasi dimana saja dan kapan saja kini menjadikan konsep pembelajaran tidak lagi siswa belajar kepada guru yang tahu segalanya, tetapi berubah menjadi siswa belajar dengan difasilitasi oleh guru sehingga dapat mencari informasi dari berbagai sumber.

Pembelajaran di era ini juga lebih difokuskan untuk mampu merumuskan masalah, bukan hanya menyelesaikan masalah. Karena penyelesaian masalah dapat digantikan oleh mesin komputasi. Kolaborasi dan kerjasama sudah seharusnya akrab bagi para siswa. Selain itu semakin kompleksnya kehidupan membuat banyak hal menjadi tersusun sistematis. Pekerjaan yang dulu dapat dilakukan seorang diri kini berkembang menjadi pekerjaan yang membutuhkan kolaborasi antar individu.

Perubahan sosial serta gejolak sosial politik ekonomi yang terjadi akhir-akhir ini menunjukkan betapa pentingnya pengembangan pribadi bagi seorang warga Indonesia yang berwatak dan bertaqwa. Sikap hidup ini tentunya bertentangan dengan sikap hidup yang penuh kekerasan yang tampak dewasa ini. Bangsa Indonesia seakan-akan tidak mampu hidup bersama di dalam perbedaan. Toleransi menghilang, padahal sikap toleransi dan mau hidup bersama merupakan perekat dari bangsa dan negara Indonesia. Pendidikan bersama yang merupakan perekat dari bangsa dan Negara Indonesia.

Pendidikan di masa lalu rupa-rupanya telah gagal untuk menghidupkan sikap yang mulia ini. Selanjutnya, agenda reformasi yang kita perjuangkan ialah lahirnya suatu masyarakat Indonesia yang demokratis, yang hidup damai antara annggotanya serta menciptakan suatu masyarakat dan mempersiapkan manusia Indonesia di dalam kehidupan global dengan mempunyai daya saing yang tinggi.

SRI RAHAYU
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang

 

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI