Sayur Unik Bikin Energi: 6 Manfaat Sayur Brokoli untuk Kesehatan Tubuh Kita

Khasiat Brokoli
Ilustrasi Brokoli (Sumber: MMI)

Brokoli bukan hanya sekedar sayuran yang ada di sudut piring dan digunakan sebagai hiasan, tetapi apakah Anda tahu tentang hebatnya manfaat brokoli?

Sayuran yang bentuknya seperti pohon kecil  tetapi banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan kita. Sayur brokoli sering disebut sebagai “sayur super”, hal ini dikarenakan bentuknya yang unik mirip seperti pohon kecil bewarma hijau tetapi menyimpan banyak manfaat yang luar biasa bagi kesehatan kita.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Brokoli adalah sayuran hijau yang bentuknya menyerupai pohon mini dengan bagian atas berbunga kecil-kecil. Sayuran ini termasuk dalam keluarga Brassicaceae atau satu keluarga dengan kubis, kembang kol, dan sawi. Brokoli dikenal sebagai sayur yang sangat bergizi karena mengandung banyak vitamin, mineral, serat, serta senyawa yang baik untuk kesehatan tubuh.

Menurut (Moreno, dkk, 2006) brokoli (Brassica oleracea var.Italica) merupakan salah satu family dari Brassicaceae yang mengandung fitokimia seperti senyawa fenolik, serat dan senyawa antioksidan seperti vitamin C dan E serta mineral (Ca, Mg, Se, dan K).

Sayur brokoli sering kita temukan pada menu mpasi, sayur sup, atau bahkan dihidangan makanan sebagai hiasan. Sayur ini dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak usia dini sampai lansia. Hal ini dikarenakan sayur brokoli memiliki kandungan-kandungan vitamin yang sangat banyak dan cukup melimpah.

Brokoli dapat dikonsumsi dengan berbagai olahan atau dapat dikonsumsi secara mentah. Karena brokoli telah diteliti sebagai sayuran yang mempunyai kandungan antioksidan (Yuliana, 2021).

Brokoli biasanya digunakan sebagai bahan makanan yang bisa dimasak dengan berbagai cara, seperti direbus, ditumis, dikukus, atau dijadikan campuran sup. Menurut ahli gizi, kunci mengolah brokoli adalah mempertahankan kerenyahaan.

Untuk mengolah brokoli secara direbus tidak boleh terlalu lunak karena kandungan asam folat dan vitamin C akan menghilang. Brokoli dapat direbus dengan sebentar saja atau mengonsumsinya secara mentah sebagai cemilan. Dan ketika mengolah brokoli dengan cara menumis, brokoli yang telah dipotong kecil-kecil dimasukan di akhir proses memasak.

Mengonsumsi brokoli sebaiknya sesegera mungkin setelah dibeli. Jika tidak simpan yang benar dan jangan melebihi 5 hari. Mengonsumsi brokoli yang segar biasanya masih memiliki warna hijau cerah, renyah, dan kandungan nutrisinya masih maksimal.

Jika tidak dapat dikonsumsi secara langsung, brokoli dapat disimpan di laci sayuran dengan suhu 0-4 °c dengan menggunakan pembungkus yang tepat. Menurut ahli gizi proses kimia dalam brokoli yang membentuk senyawa sulforaphane dapat ditingkatkan. Dengan cara mengistirahatkan brokoli yang sudah dicincang atau dipotong setidaknya 30 menit sebelum dimasak.

Dalam penelitian Dr.Axe, brokoli memiliki kandungan nutrisi sebagai sumber fitokimia yang sangat baik dan dikenal dengan sebutan isothiosianat. Selain isothiosianat seperti sulforafan dan erusin, brokoli juga mengandung antioksidan kuat dan stimulator enzim detoksifikasi yang melindungi sel dan struktur DNA. Selain itu, brokoli mengandung glukosinolat, karotenoid, klorofil, vitamin E dan K, mineral penting dan senyawa fenolik.

Menurut penelitian dalam jurnal molecules, kuntum brokoli memiliki konsenrasi asam amino, glucoraphanin, dan neoglukobrasisin yang lebih tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Sedangkan daun brokoli lebih tinggi kandungan karotenoid, klorofil, vitamin E dan K, kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan.

Baca juga: Bukan hanya Sekedar Warna: Pigmen pada Buah sebagai Sumber Antioksidan

 

Manfaat Brokoli

Dari kandungan vitamin tersebut mari kita lihat apa saja manfaat luar biasa dari brokoli:

1. Memelihara Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Manfaat brokoli yang paling utama adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Ini dikarenakan brokoli memiliki kandungan serat, antioksidan, dan kalium yang cukup banyak.

Di dalam brokoli serat dan antioksidan ini memiliki manfaat untuk menurunkan kolestrol dan mencegah pembentukan plak (aterosklerosis) di pembuluh darah. Sedangkan kalium bermanfaat untuk menjaga tekanan darah dan irama jantung agar tetap stabil.

2. Mencegah Kanker

Selain menjaga kesehatan jantung brokoli juga dapat mencegah penyakit kanker. Brokoli mermiliki zat kandungan sulfaraphane. Zat inilah yang membuat brokoli seperti ada rasa pahitnya.

Namun, pada zat inilah yang dapat menurunkan risiko penyakit kanker, seperti kanker usus dan kanker paru-paru. Selain itu, di dalam brokoli juga memiliki kandungan antioksidan. kandungan ini dapat mengurangi peradangan serta dapat menjaga kesehatan sel-sel dan mencegahnya menjadi kanker.

3. Melancarkan Pencernaan

Sayur brokoli sangat baik dikonsumsi karena dapat menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit. Hal ini dikarenakan serat dan air yang terkandung dalam brokoli dapat merangsang gerakan usus dan memperlancar pencernaan.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dengan rajin mengonsumsi brokoli kita dapat menjaga daya tahan tubuh kita dan dapat melawan penyakit-penyakit yang menyerang. Kandungan vitamin dalam brokoli sangat melimpah salah satunya adalah vitamin K.

Vitamin ini penting untuk menjaga kesehatan tulang dan membantu pembekuan darah yang normal. Selain itu, brokoli juga terdapat kandungan asam folat yang baik untuk pembentukan sel-sel baru.

5. Mencegah Keriput

Selain vitamin K, di dalam brokoli terdapat banyak kandungan antioksidan dan vitamin C. kandungan ini digunakan  untuk mencegah kerusakann kulit terhadap paparan sinar matahari dan polusi udara. Dengan hal ini, brokoli dapat mencegah kulit keriput dan membantu memperbaiki tekstur kulit.

6. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin K yang ada dalam brokoli cukup tinggi. Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang, serta mencegah penyakit osteoporosis yang dapat menyebabkan tulang keropos. Oleh karena itu, mengonsumsi brokoli memberikan manfaat untuk memperkuat dan tulang dan sendi, selain itu terdapat vitamin C dan sulforafan yang bermanfaat untuk penyakit radang dan sendi.

Meskipun sayur brokoli memiliki banyak manfaat tetapi kita tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jika kita mengonsumsi brokoli dengan berlebihan akan menimbulkan efek samping dan membahayakan kesehatan seperti hipotensi dan hipoglemia.

 

Penulis: Shafina Keysa Salsabilla
Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, UIN K.H Abdurrahman Wahid
Dosen Pengampu: Rissa Shofiani, M.Pd

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses