Sosial Media Mempengaruhi Standar Kecantikan Masa Kini

Bagaimana sih arti cantik yang sebenarnya? Apakah dengan memiliki kulit putih, tubuh langsing, dan rambut panjang dapat dikatakan cantik? Belakangan ini arti kecantikan seringkali dipertanyakan dan diperdebatkan.

Banyak orang mempertanyakan dan memperdebatkan standar kecantikan melalui sosial media. Dapat kita lihat, banyak perdebatan ini di sosial media seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan sebagainya. Banyak orang di sosial media mengatakan jika seseorang yang cantik adalah seseorang yang memiliki kulit putih dan memiliki badan langsing.

Memang tidak dapat dipungkiri jika sosial media adalah salah satu media yang memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku, sikap, keyakinan, dan persepsi pada diri kita.

Bacaan Lainnya
DONASI

Baca Juga: Insecure Terhadap Diri Sendiri. Apakah perlu?

Tanpa kita sadari kita sering terpengaruh oleh tokoh-tokoh yang ada di media sosial atau yang biasa disebut sebagai influencer, seperti bagaimana visual wajah, warna kulit, fisik, dan juga fashion style yang mereka miliki.

Ditambah dengan komentar dari postingan mereka yang berisi pujian, hal tersebut pada akhirnya mempengaruhi pemikiran kita akan definisi “cantik“. Kita sering membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat sempurna di sosial media.

Semua yang ditampilkan melalui sosial media kadang membuat kita merasa bahwa kita harus mengikuti standar kecantikan tersebut. Sebenarnya, kecantikan itu berasal dari dalam diri kita sendiri dan pada dasarnya semua orang adalah sosok yang cantik.

Kita tidak perlu mengikuti standar kecantikan yang ada untuk dapat terlihat cantik namun kita harus mencari kenyamanan untuk diri kita sehingga kita dapat menjadi lebih percaya diri. Dengan kepercayaan diri yang kita miliki maka kecantikan itu akan terpancar dengan sendirinya.

Namun pada kenyataannya sulit untuk mendapat kepercayaan diri tersebut, karena sebagai manusia pastinya kita memiliki banyak insecurities.

Baca Juga: Ubah Insecure menjadi Bersyukur

Insecurities dapat timbul akibat sosial media karena hampir semua orang di sosial media menunjukkan sisi dirinya yang sempurna dan banyak juga orang yang suka menerapkan standar kecantikannya ke orang lain dengan cara mengomentari seseorang yang tidak sesuai dengan standar kecantikan yang mereka miliki.

Untuk dapat tampil percaya diri kita bisa melakukan self-love kepada diri sendiri. Mencoba untuk bisa menerima diri kita seutuhnya secara perlahan-lahan, karena setiap orang pasti memiliki kelebihan yang belum tentu orang lain punya. Self-love bisa terlaksana dengan baik jika kita memiliki lingkungan yang supportive.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa setiap orang memiliki standar kecantikan yang berbeda-beda, dan pada dasarnya semua orang itu cantik, namun kecantikan itu harus kita  temukan dari dalam diri kita terlebih dahulu. Dengan begitu orang-orang pun dapat melihat kecantikan yang kita miliki.

Kecantikan itu dapat terpancarkan jika kita dapat menemukan kepercayaan diri dalam diri kita. Kita tidak perlu membandingkan diri dengan apa yang kita lihat di sosial media.

Cantik juga bukan hanya berasal dari penampilan, tetapi cantik juga bisa berasal dari dalam diri kita seperti bagaimana cara kita berperilaku. Hal yang terpenting adalah kita harus memiliki rasa cinta terhadap diri kita sendiri dan mulai meningkatkan rasa kepercayaan diri kita.

Penulis: Cindy Untari
Mahasiswa D3 Manajemen Bisnis Universitas Sebelas Maret

Editor: Ika Ayuni Lestari

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI