Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, transformasi paradigma pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak agar siswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif dan bermakna.
Menjawab tantangan ini, Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan workshop bagi para guru SMP Muhammadiyah 2 Godean dengan tema ‘Inovasi Pembelajaran Digital Berbasis Gamifikasi dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Berkemajuan’.
Urgensi Inovasi dalam Pendidikan Islam
Muhammadiyah sejak awal telah mengusung konsep pendidikan berkemajuan yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai spiritual. Namun, pembelajaran konvensional masih menghadapi persoalan rendahnya motivasi siswa.
Gamifikasi hadir sebagai solusi, yakni dengan mengintegrasikan elemen permainan seperti poin, badge, leaderboard, hingga kuis interaktif agar pembelajaran lebih menyenangkan dan menantang.
Pelaksanaan Workshop
Workshop ini diselenggarakan pada Rabu (11/06/2025) di SMP Muhammadiyah 2 Godean dengan diikuti oleh 35 guru.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah, dilanjutkan dengan paparan materi, sesi praktik penggunaan platform Kahoot!, hingga diskusi interaktif. Para guru berkesempatan membuat kuis digital dan langsung mempraktikkan penggunaan gamifikasi dalam suasana kelas.
Antusiasme dan Hasil
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan, terutama saat praktik langsung. Sebagian besar guru berhasil menyusun kuis interaktif sederhana yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Evaluasi juga menunjukkan bahwa guru merasa lebih percaya diri dan siap mengintegrasikan gamifikasi dalam pembelajaran. Hal ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang inovatif dan progresif.
Kesimpulan
Workshop ini membuktikan bahwa penerapan gamifikasi mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kompetensi pedagogik digital guru.
Dengan dukungan penuh dari sekolah dan universitas, diharapkan praktik inovatif ini dapat berkelanjutan dan dikembangkan ke sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya. Pendidikan Islam berkemajuan bukan hanya wacana, tetapi benar-benar dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan inovasi.
Penulis: Anggota Tim PRODAMAT 2025
1. Mukhamad Rifki Hidayat
2. Muhammad Iham Baihaqqi
3. Anisa Fauziah Apriyani
4. Khalisha Awliya Berutu
Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan
Dosen Pengampu: Dr. Betty Mauli Rosa Bustam, M.A.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













