Mahasiswa Fisika UPN Jawa Timur Lakukan Pemeliharaan Mesin Diesel di PLTD Jayapura

Jayapura- Mahasiswa Program Studi Fisika dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pemeliharaan preventif dan Korektif mesin diesel di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Jayapura.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program MBKM Magang Mandiri atau kunjungan industri yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di lapangan mengenai sistem kerja dan perawatan mesin pembangkit Listrik.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dengan mengenakan perlengkapan keselamatan kerja lengkap,mahasiswa didampingi oleh teknisi dan supervisor dari PLTD dalam melakukan inspeksi serta identifikasi komponen mesin yang memerlukan perawatan.

Saya juga diberi kesempatan untuk mempelajari proses operasional pembangkit, termasuk langkah-langkah teknis dalam menangani gangguan mesin.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis mahasiswa,tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Artikel ini akan menjelaskan secara ringkas mengenai kedua jenis pemeliharaan tersebut, dilengkapi dengan contoh serta perbedaannya, agar mahasiswa magang dapat memahami peran penting maintenance dalam operasional PLTD.

       

Dalam dunia operasional pembangkitan tenaga listrik, seperti di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Jayapura, keberlangsungan dan keandalan sistem sangat bergantung pada perawatan atau pemeliharaan yang dilakukan terhadap peralatan pembangkit.

Dua jenis pemeliharaan utama yang umum digunakan adalah pemeliharaan preventif (preventive maintenance) dan pemeliharaan korektif (corrective maintenance).

Baca juga: Mengenal Mesin Diesel: Pengertian, Komponen, Fungsi, dan Proses Kerjanya

A. Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance)

Pemeliharaan preventif adalah tindakan perawatan yang dilakukan secara terjadwal dan rutin untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mesin atau peralatan.

Tujuan utamanya adalah mengurangi kemungkinan kerusakan atau kegagalan system sebelum terjadi.

Adapun ciri-cirinya yaitu, dilakukan secara berkala (harian, mingguan, bulanan, tahunan) berdasarkan waktu operasi mesin atau jam kerja. Tidak menunggu adanya kerusakan, menggunakan jadwal maintenance yang sudah direncanakan.

Contohnya di PLTD Jayapura, penggantian oli mesin diesel setiap 500 jam operasi, pengecekan tekanan dan kebocoran bahan bakar secara mingguan.

Pembersihan filter udara dan filter oli sesuai jadwal,serta kalibrasi alat ukur pada panel control secara berkala.

B. Pemeliharaan korektiv (Corrective Maintenance)

Pemeliharaan korektif adalah tindakan perbaikan yang dilakukan setelah terjadinya kerusakan atau malfungsi pada peralatan.

Dengan kata lain, pemeliharaan ini bersifat reaktif,dilakukan saat mesin sudah menunjukkan gejala atau mengalami kerusakan.

Adapun ciri-ciri nya yaitu,dilakukan setelah terjadi kerusakan atau kegagalan, tidak direncanakan sebelumnya, bersifat darurat atau segera, bisa menyebabkan downtime atau gangguan operasional.Sepertinya contohnya di PLTD Jayapura.

Baca juga: Pengaruh Bahan Bakar Biodiesel terhadap Performa dan Emisi Mesin Diesel

Perbedaan Pemeliharaan Preventif dan Korektif

Aspek Pemeliharaan preventif Pemeliharaan korektif
Waktu pelaksanaan Terjadwal dan perkara Setelah terjadi kerusakan
Sifat Proaktif Reaktif
Tujuan Mencegah Kerusakan Memperbaiki kerusakan
Dampak ke operasional Mengurangi risiko downtime Bisa menyebabkan downtime
Biaya Relatif lebih terkontrol Bisa tinggi jika kerusakan besar
Contoh Ganti oli, cek filter, kalibrasi alat Ganti pompa rusak, perbaikan alternator

Bagi mahasiswa magang di PLTD Jayapura, penting untuk memahami bahwa pemeliharaan preventif adalah langkah utama untuk menjaga keandalan sistem dan efisiensi operasional pembangkit.

Sementara itu, pemeliharaan korektif tetap diperlukan sebagai solusi cepat ketika terjadi gangguan mendadak.

Dalam praktiknya, keduanya harus saling melengkapi agar peralatan di PLTD tetap dalam kondisi optimal, aman, dan andal dalam mendukung pasokan listrik ke masyarakat Jayapura dan sekitarnya.

Baca juga: Inovasi Teknologi dalam Industri Mesin Laundry atau Pengembangan Kompetensi Karyawan pada Sektor Manufaktur di PT Hari Mukti Teknik

 

Penulis: Fellezia Rahel.V.Felle

Mahasiswa Jurusan Program Studi Fisika,Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”Jawa Timur

Editor: Anita Said

Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses