Mahasiswa PMM UMM Membuat dan Memberikan Tempat Sampah Otomatis Berbasis Mikrokontroller kepada Desa Sidomulyo

PMM UMM Desa Sidomulyo
Kegiatan PMM UMM (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi oleh mahasiswa kepada masyarakat.

PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh Kelompok 28 Gelombang 07 dengan beranggotakan Julya Difa Adellia (Koordinator), Firyal Kamila Mumtaza (Sekertaris), dan Shafa Rahmadina (Bendahara) yang merupakan mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Bacaan Lainnya
DONASI

Selain itu, terdapat juga M. Iqbal Al Munawwar (PDD) dan Dwiko Putra Maharsy (Humas) yang merupakan mahasiswi Fakultas Teknik program studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pendampingan kelompok dilakukan oleh Ibu Dra. Dewi Nurjannah, M.M., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Di tengah permasalahan global terkait dengan lingkungan, 30 Agustus 2023 Kota Batu resmi menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung dikarenakan sampah yang sudah melebihi kapasitas tampungan ngga waktu yang tidak ditentukan.

Selama TPA Tlekung ditutup, sampah di masyarakat akan dikumpulkan di tempat pembuangan sampah reduce, reuse, danrecycle (TPS3R) yang sudah dipersiapkan di setiap desa/kelurahan. Melihat peristiwa ini, Kelompok 28 Gelombang 07 berinovasi untuk memberikan solusi yang berkelanjutan.

Inovasi yang diberikan oleh Kelompok 28 Gelombang 07 adalah menciptakan tempat sampah otomatis dengan sensor, yang kemudian diserahkan kepada bank sampah setempat.

Tempat sampah otomatis ini merupakan hasil kolaborasi antara para mahasiswa PMM UMM Kelompok 28 Gelombang 07, dengan fokus utama pada efisiensi dan keberlanjutan.

Dengan mengintegrasikan teknologi sensor ke dalam desainnya, tempat sampah ini dirancang dapat terbuka secara otomatis apabila terdeteksi adanya objek didepan sensor atau tempat sampah.

Selain kami mengembangkan teknologi baru pada pembuangan sampah, banyak juga keunggulan pada projek kami ini.

Salah satu keunggulan utama dari tempat sampah otomatis ini adalah kemampuannya untuk mengurangi intervensi manusia dalam pengelolaan sampah sehari-hari dan mempermudah manusia dalam membuang sampah.

Tempat sampah terdiri dari beberapa komponen salah satunya adalah sensor. Sensor yang terpasang merupakan alat untuk mendeteksi ketika ada seorang mendekati tempat sampah maka akan mengirimkan sinyal pada alat yang sudah diberikan Coding System, sehingga dari alat tersebut akan memproses dan mengirimkan sinyal ke Servo yang di gunakan untuk membuka tutup pada tempat sampah

Komponen lainya yang terdapat pada tempat sampah tersebut adalah Servo dan Arduino Uno R3, diamana kedua alat itu berkerja sebagai mikrokontroler yang memproses sistemnya.

Selain pelaksanaan kegiatan PMM, Kelompok 28 Gelombang 07 bekerja sama dengan desa untuk memproduksi alat ini lebih banyak, dengan harapan warga desa dapat memotivasi warga untuk membuang sampah pada tempatnya, sehingga desa menjadi bersih dan ada teknologi baru dalam membuang sampah.

Kehadiran tempat sampah otomatis ini diterima dengan baik oleh Masyarakat Desa Sidomulyo, serah terima diberikan pada perwakilan bank sampah Desa Sidomulyo denga Ibu Baiyah dan kemudian disepakati untuk ditaruh di Masjid Ta’awanu ‘Alal Birri, dengan keberhasilan kelompok 28 gelombang 07 dalam menciptakan tempat sampah otomatis ini Kelompok 28 Gelombang 07 tidak hanya ingin memberikan solusi praktis untuk permasalahan lingkungan, tetapi juga menunjukkan pentingnya peran teknologi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Dengan adanya inovasi seperti ini, diharapkan masyarakat dapat semakin tergerak untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari polusi sampah.

 

Penulis: Shafa Rahmadina
Mahasiswa Manajemen, Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI