Penyuluhan Anti Rasisme dan Radikalisme di SMAS Ananda Batam

rasisme dan radikalisme

Secara sosiologis, umumnya manusia hidup saling bergantungan antar sesama sehingga manusia mulai bersosial antar sesama dan menjadi akrab (Muchith, 2016). Kemudian seiring berjalan-nya waktu, manusia akan membentuk koloni dan hidup rukun, saling membantu dan melengkapi antar sesama agar kehidupan harmonis dapat tercapai.

Dari kondisi di atas, dapat dicermati bahwa belakangan ini tindakan radikalisme dan rasisme sudah mulai muncul di tanah air Indonesia, terutama di lingkungan sekolah.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Munculnya tindakan ini merupakan format perlawanan atau pertentangan terhadap hal yang dianggap kebenaran dan keadilan diatas mata hukum. Salah satu penyebab tindakan ini terjadi karena adanya ekspansi budaya barat yang masuk di lingkungan sekolah dari berbagai aspek, seperti aspek sosial media.

Di sisi lain, munculnya radikalisme dan rasisme di Indonesia tidak menutup kemungkinan dapat memicu pertikaian bahkan tindakan yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia (Asrori, 2017). Dengan demikian jika tindakan radikalisme dan rasisme terjadi pada lingkungan sekolah, hal ini dapat menyebabkan kesenjangan sosial yang dapat memicu konflik.

Maka dari itu dengan tujuan untuk mengajak menghindari perilaku radikalisme dan rasisme pada siswa-siswi sekolah, dilaksanakan sosialisasi yang berupa penyuluhan bertema Anti Rasisme dan Radikalisme.

Baca juga: Pencegahan Radikalisme dan Rasisme Sejak Dini di SMK Mahardika Singkep

Penyuluhan ini dilaksanakan pada sekolah SMAS ANANDA BATAM yang beralamat di jalan raden patah baloi blok III, Lubuk Baja, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Materi yang dibawa pada penyuluhan membahas mengenai mengapa radikalisme dan rasisme muncul di Indonesia khususnya pada lingkungan sekolah, dan apa dampak yang dapat terjadi akibat dari tindakan radikalisme dan rasisme di lingkungan sekolah.

Sebelum kegiatan penyuluhan dilaksanakan, penulis mengunjungi ke sekolah SMAS ANANDA BATAM dan meminta izin dari pihak sekolah untuk mengadakan sosialisasi kepada siswa-siswi

Dokumentasi Bersama Kepala Sekolah SMAS Ananda Batam Pada Saat Persiapan
Gambar 1: Dokumentasi Bersama Kepala Sekolah SMAS Ananda Batam Pada Saat Persiapan

Setelah mendapat izin dari sekolah, penulis mulai mempersiapkan materi dan melakukan perencanaan-perencanaan. Penyuluhan ini dilaksanakan secara daring, melalui aplikasi Zoom, yang diadakan pada hari Sabtu, tanggal 23 April 2022, pukul 16.00 WIB.

Namun, sebelum memulai penyuluhan ini, kami melakukan briefing atau bisa disebut juga sebagai gladi bersih pada H-1 sebelum acara dilaksanakan.

Briefing atau Gladi Bersih H-1
Gambar 2: Briefing atau Gladi Bersih H-1

Penyuluhan ini dimulai dengan sambutan hangat dari kedua MC bernama Chintya dan Rezky. MC memberi perkenalan terhadap anggota-anggota, dilanjut dengan pemberian materi terhadap siswa-siswi yang disampaikan oleh Winsley dan Wenky.

Sebelum memulai penjelasan materi Winsley dan Wenky memberi pertanyaan terlebih dahulu kepada siswa-siswi untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi tentang Rasisme dan Radikalisme.

Gambar 3 Tampilan PPT yang dibawakan
Gambar 3: Tampilan PPT yang dibawakan

Winsley membawakan materi mengenai rasisme, dan Wenky membawakan materi mengenai rasisme. Pembawaan materi dibuka dengan penjelasan dari Winsley mengenai apa itu rasisme, kemudian dilanjutkan dengan faktor penyebab dan contohnya, akibat tindakan rasisme, aspek rasisme, serta upaya pencegahan rasisme tersebut. Kemudian, materi selanjutnya yaitu mengenai radikalisme yang dibawakan oleh Wenky.

Dimana materi yang dibawakan meliputi pengertian radikalisme, faktor penyebab dan contohnya, bagaimana radikalisme bisa berbahaya, serta apa yang harus dilakukan untuk mencegah radikalisme.

Selama kegiatan membawakan materi, kami mendapatkan respon hangat dari para siswa-siswi, salah satu contohnya yaitu pada saat kami menanyakan apa yang mereka tahu mengenai rasisme dan radikalisme.

Kemudian untuk sesi selanjutnya, kami masuk ke sesi quiz. Kami menyediakan 4 pertanyaan (3 pertanyaan utama dan 1 pertanyaan bonus) yang mana akan dijawab oleh siswa-siswi secara open mic maupun dari chat zoom.

Pada sesi quiz ini, kami mendapatkan antusias yang sangat tinggi dari siswa-siswi SMAS ANANDA BATAM karena untuk siswa-siswi yang berhasil menjawab quiz yang diberikan maka akan mendapatkan hadiah sebesar 25rb per-orang dan masing-masing akan diisi sesuai e-wallet yang diinginkan.

Antusiasme dari Siswa-Siswi SMAS ANANDA BATAM di Sesi Quiz
Gambar 4: Antusiasme dari Siswa-Siswi SMAS ANANDA BATAM di Sesi Quiz

Pada akhir acara, kami menyediakan nomor yang dapat dihubungi untuk meng-claim hadiah serta kami memberikan link absensi yang mana bekerja juga sebagai link Google form untuk observasi kepada siswa-siswi SMAS ANANDA BATAM untuk penyuluhan yang telah dilaksanakan. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang dilakukan oleh Yoshi sebagai operator untuk dokumentasi bersama partisipan sosialisasi.

Dokumentasi Bersama Partisipan Sosialisasi
Gambar 5: Dokumentasi Bersama Partisipan Sosialisasi

Laporan oleh: Kelompok 5 2GAMA

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses