Pramuka, Obat Pencegah Penyakit Generasi Muda

Generasi Muda merupakan aset berharga bagi bangsa karena merekalah yang nantinya akan memegang tongkat estafet suatu bangsa mereka pun yang menentukan ke arah mana mereka akan membawa dan menjaganya. Generasi muda juga harus menjaga dan berbenah diri ketika zaman semakin berkembang.  Zaman ini adalah momen bagi kaum muda untuk berkreasi dan berinovasi dalam memanfaatkan semangat muda yang masih menyala-nyala.  Akan tetapi, jika hal itu tidak diperhatikan, akan berpengaruh pada produktifitas anak muda itu sendiri. Sudah banyak sekali kasus dimana pemuda terjebak dalam perilaku yang menyimpang dan telah larut dan dilema dalam problematika sosial yang telah meracuni anak bangsa yang lain.

Anak muda berpotensi menimbulkan berbagai masaalah-masalah lainya di masyarakat yang dapat dengan mudah tersebar bagai virus penyakit bagi generasi-generasi muda yang lain atau yang setelahnya. Di samping itu, secara personal terdapat pula ketidaksiapan mental dan rohani pada sebagian [emuda, sehingga mereka gagal untuk mempertahankan diri dari pengaruh negatif yang menyesatkan itu. Bahkan, para tokoh agama seperti para kyai, Ulama dan pendeta saja angkat tangan pada meraka, karena tak sanggup mengatasi berbagai problematika sosial yang telah meracuni anak bangsa ini.  Untuk itu, perlu adanya solusi alternatif yang kemudian bisa ditanamkan pada diri para pemuda sikap-sikap dan nilai-nilai religius, kemandirian, peduli kemanusiaan dan lingkungan serta patriotisme dan nasionalisme.

Karena itulah, Pramuka hadir sebagai obat bagi penyakit generasi muda. Karena, sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda bangsa. Eksistensi Pramuka adalah untuk memberikan pendidikan dan pembentukan karakter, seperti  meningkatkan karakter religius, kedisiplinan, kesopanan, patuh pada aturan, kreatifitas, dan kecakapan  berpikir serta rasa patriotisme pada bangsa dan negara. Pramuka mengajarkan kecakapan dalam berpikir dan menggunakan cara-cara kreatif dalam mengatasi berbagai permasalahan. Di zaman yang penuh lika liku ini, setidaknya kita bisa mencoba dan mempraktekan bagaimana caranya agar bisa bertahan dengan situasi dan kondisi sebagaimana di dalam pramuka juga diajarkan cara bertahan hidup dalam keadaan darurat, misalnya jika tersesat di hutan, pramuka mengajarkan cara menggunakan kompas dan peta, memahami tanda-tanda alam, survival, dan cara membuat bivak.

Dalam hal kreatifitas, pramuka mengajarkan cara-cara menggunakan benda-benda yang ada di sekitar kita, seperti tali, tongkat, dan benda-benda lain. Generasi muda harus kreatif seperti halnya yang diajarkan dalam pramuka untuk tetap trampil dan gembira dengan keterampilannya masing-masing. Selain memberikan keterampilan pribadi, pramuka juga mengajarkan tentang kebersamaan.

Pramuka mengajarkan untuk bekerja sama dengan orang lain serta bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, pramuka hadir sebagai obat yang mampu mencegah dan mengatasi penyakit generasi muda. Dengan begitu masalah sosial generasi muda akan teratasi hingga tercipta masyarakat yang makmur dan terorganisir dengan baik. Serta terjaganya generasi muda dari ancaman-ancaman era globalisasi yang menjerumuskan.

Ayo selamatkan Generasi Muda Indonesia!

BAKRI TAMBIPESSY
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Pattimura Ambon, Angkatan 2016

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI

Komentar ditutup.