Di era digital saat ini, keamanan data pribadi menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian masyarakat.
Pemanfaatan data identitas seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang semakin luas dalam berbagai layanan publik, termasuk layanan kesehatan, menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam menjaga kerahasiaan informasi pribadinya.
Sebagai bentuk upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan data pribadi, tim dosen Program Studi Administrasi Rumah Sakit Institut Kesehatan Helvetia melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Keamanan Data Identitas Diri agar Mendapatkan Akses Pelayanan Kesehatan dengan Benar” yang dilaksanakan di Perumahan Griya Kebun Baru, Desa Hamparan Perak.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan data identitas serta penggunaan data yang tepat dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Ketua tim pengabdian, dr. Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti, MKM, menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami risiko penyalahgunaan data pribadi.
Tidak sedikit masyarakat yang tanpa sadar membagikan informasi penting seperti foto KTP, KK, maupun data kepesertaan BPJS Kesehatan kepada pihak yang tidak berwenang.
“Data identitas merupakan aset pribadi yang harus dijaga dengan baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi sehingga terhindar dari berbagai bentuk penyalahgunaan data,” jelasnya.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi jenis-jenis data pribadi yang perlu dilindungi, risiko kebocoran data, modus penipuan yang sering terjadi terkait layanan kesehatan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan informasi pribadi.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai prosedur penggunaan data identitas yang benar saat memperoleh layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait keamanan data kepesertaan BPJS Kesehatan, penggunaan NIK dalam pelayanan kesehatan, hingga cara mengenali praktik penipuan yang mengatasnamakan instansi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga keamanan data identitas diri tidak hanya bertujuan melindungi privasi, tetapi juga memastikan hak-hak mereka dalam memperoleh pelayanan kesehatan dapat diakses dengan aman, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan kehati-hatian dalam membagikan informasi identitas kepada pihak lain.
Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan data yang berpotensi merugikan.
Secara umum, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan data pribadi di era digital.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin mampu melindungi informasi identitas diri serta memanfaatkan layanan kesehatan secara aman, efektif, dan bertanggung jawab.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, waspada, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam pemanfaatan layanan kesehatan berbasis digital
Penulis: dr. Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti, MKM
Anggota 1: Andini Mentari Tarigan, S.Tr.Keb., MKM
Anggota 2: Rima Melinda Sembiring, SKM., MKM
Mahasiswa S1 Administrasi Rumah Sakit Institut Kesehatan Helvetia
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













