Fenomena FOMO Olahraga di Masyarakat

FOMO olahraga

Beberapa tahun terakhir, tepatnya rentang waktu antara tahun 2025 sampai saat ini banyak beredar dimedia sosial tentang aktivitas olahraaga yang hype dan banyak di minati oleh berbagai kalangan khususnya Gen Z saat ini. Fenomena fomo atau Fear of Missing Out, ini juga berdampak bagi kehidupan masyarakat saat ini.

Fenomina ini membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat dan juga memiliki dampak positif dan negatif juga tentunya, disini saya akan memaparkan dampak yang terjadi dari FOMO Olahraga ini sebagai berikut.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dampak Positif bagi kehidupan masyarakat

 FOMO Olahraga ini memiliki dampak yang cukup positif bagi kalangan masyarakat saat ini dikarenakan, maraknya konten dari platfom media sosial yang mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan juga aktif dalam berpartisipasi dala event olahraga, dan juga membangun habit atau kebiasaan baru yang lebih sehat dan produktif.

Dampak negatif bagi kehidupan masyarakat

Selain memiliki dampak positif dari FOMO olahraga saat ini tentu jaga ada dampak negatif dari fomo tersebut, saya akan memaparkan sedikit tentang dampak negatif dari FOMO Olahraga ini sebagai berikut.

1. Flekxing

Flekxing yang dimaksud di sini ialah memamerkan dan bersikap hedonisme terhadap diri dan mengikuti tren dari media sosial dengan membeli barang olahraga mewah  dengan harga yang fantastis tanpa tau keperuan dan kegunaanya untuk pribadi.

2. Memaksakan diri atau overtraining

Jujur ini sering terjadi dikalangan masyarakat terutama saya juga sendiri turut mengalaminya, dikarenakan mengonsumsi konten media sosial yang sangat banyak  dan dorongan untuk memiliki kemampuan atau performances yang mempuni  mendorong masyarakat awam yang baru terjun kedunia olahraga, dan juga belum memiliki pengalaman dan pola latihan yang terstruktur membuat mereka hanya asal- asalan dalam berlatih atau berolahraga yang meyebabkan para pemula mengalami cidera selama berlatih dikarenakan overtraining.

3. Pola hidup

Ini sebenarnya adalah bagian paling penting dalam berolahraga, banyak orang menyepelekan hal ini dikarenkan kurangnya pemahaman tentang hal ini, surplus nutrisi sangat penting dalam recovery saat kita berolahraga, makanan bergizi, pola makan yang teratur serta tidur yang cukup bisa membantu dalam pemulihan pasca berolahraga, sehingga kita bisa merasakan manfaat berolahraga bukan hanya sekedar hanya mengikuti trend semata.


Penulis: Stevan Gerald Patattan
Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Cenderawasih


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses