Pacet, Mojokerto — Menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini menjadi salah satu upaya penting dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi kewirausahaan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di SMP Negeri 3 Pacet, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto (12/1/2026).
Kegiatan ini menyasar siswa tingkat SMP dengan tujuan memperkenalkan konsep dasar kewirausahaan secara sederhana, kontekstual, dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Untag Surabaya mengangkat pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan pemahaman konsep usaha dan praktik langsung, sehingga siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis.
Pada tahap awal, siswa diperkenalkan pada Business Model Canvas (BMC) sebagai alat bantu untuk memahami kerangka dasar sebuah usaha. Melalui materi ini, siswa diajak mengenali ide produk, target konsumen, serta nilai manfaat yang dapat ditawarkan. Penyampaian dilakukan secara interaktif agar siswa terbiasa berpikir kreatif dan sistematis dalam merancang sebuah gagasan usaha.
Pemahaman konsep tersebut kemudian dijembatani dengan kegiatan praktik, sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang telah disampaikan. Langkah ini bertujuan agar siswa dapat melihat hubungan antara ide, proses, dan hasil dalam konteks kewirausahaan.
Baca Juga: Mengenal Hak Konsumen dari Dekat: Catatan Sosialisasi Mahasiswa Hukum Untag Surabaya di Ngagelrejo
Dalam sesi praktik, siswa diajak membuat seed paper, yaitu produk ramah lingkungan yang dihasilkan dari pengolahan limbah kertas dan biji tanaman.
Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang bagaimana sebuah ide sederhana dapat diolah menjadi produk bernilai guna, sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha skala kecil.
Ketua Kelompok KKN Untag Surabaya, Arif, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan sejak dini.
“Kami ingin siswa memahami bahwa peluang usaha bisa muncul dari permasalahan di sekitar, seperti limbah kertas, yang kemudian dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswi Untag Surabaya Dapat Pengalaman Berharga Saat Magang di BNN Kota Surabaya
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kreativitas, kemandirian, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini memberikan suasana belajar yang berbeda dan mendorong siswa untuk berani menuangkan ide serta bekerja sama dalam kelompok.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Untag Surabaya berharap nilai-nilai kewirausahaan dapat tertanam sejak dini, sehingga siswa memiliki bekal pola pikir kreatif, mandiri, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan di masa mendatang.
Penulis: Hernita Rahmawati
Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













