Pertumbuhan Pembangunan vs Keadilan Rakyat: Sebuah Keseimbangan yang di Cari

Pertumbuhan Pembangunan vs Keadilan Rakyat
Keseimbangan Pertumbuhan Pembangunan vs Keadilan Rakyat (Sumber: Media Sosial dari freepik.com)

Pertumbuhan pembangunan dan keadilan seperti dua sisi mata uang yang saling terkait, namun terkadang bertolak belakang. Di satu sisi pertumbuhan pembangunan di ukur dengan indikator ekonomi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Pertumbuhan pembangunan sering dianggap penting untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mencapai kemakmuran. Di sisi lain, keadilan rakyat berfokus pada pemerataan akses terhadap sumber daya dan peluang, pengurangan kesenjangan dan penjaminan hak asasi manusia.

Keadilan ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua orang dapat terlepas dari latar belakang atau keadaan mereka, dan memiliki peluang  yang sama untuk berkembang. Untuk mencapai keseimbangan ini membutuhkan upaya yang komprehensif dan terencana.

Bacaan Lainnya
DONASI

Baca juga: Peningkatan Kualitas SDM akan Berpengaruh Terhadap Pembangunan Suatu Negara

Hal tersebut dapat tercapai apabila dapat melibatkan berbagai pihak yang tediri dari pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil. Terdapat beberapa strategi yang dapat di pertimbangkan agar dapat menciptakan pertumbuhan yang berkeadilan yaitu:

1. Pertumbuhan yang Inklusif

Pertumbuhan yang inklusif dapat terjadi dengan mendorong pertumbuhan di sektor-sektor padat karya seperti pertaniann, manufaktur, dan pariwisata.

Meningkatkan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja dengan mengembangkan infrastruktur di daerah pedesaan dan tertinggal serta memperkuat program jaringan pengaman sosial untuk membantu kelompok miskin dan rentan.

2. Pemerataan Hasil Pembangunan

Pemerataan hasil pembangunan dapat dilakukan dengan melakukan reformasi agraria untuk memastikan akses yang adil terhadap lahan. Selain itu, hal tersebut dapat diperkuat dengan regulasi untuk mencegah praktek monopoli dan oligopoli, meningkatkan progresivitas pajak untuk memastikan bahwa orang kaya berkontribusi lebih banyak terhadap pendapatan negara.

3. Penguatan Kelembagaan

Hal paling utama dalam melakukan penguatan kelembagaan adalah membangun pemerintahan yang bersih dan akuntabel dengan meningkatkan pasrtisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan.

4. Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan Berkelanjutan harus dapat memastikan bahwa pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dengan mendorong penggunaan energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan. Hal tersebut dapat berjalan dengan baik apabila ada kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Kesimpulan

Menemukan keseimbangan antara pertumbuhan pembangunan dan keadilan rakyat bukanlah tugas yang mudah. Namun dnegan komitmen dan kerja sama dari semua pihak maka hal tersebut akan mudah di wujudkan.  

Penulis: Syifa Kamila Meruya
Mahasiswa Administrasi Publik, Universitas Sriwijaya

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.