Foto bersama pelaku UMKM Padukuhan Paduresan, Imogiri, Bantul, DIY. (Sumber: Dokumentasi pribadi)
Paduresan, Imogiri, MMI – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 100 menggelar pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Padukuhan Paduresan, Imogiri, Bantul, pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Katmiyatan ini bertujuan membantu pelaku usaha memperoleh legalitas resmi sekaligus membuka jalan bagi pengembangan usaha.
Program ini berawal dari hasil survei door to door yang menemukan 7 dari 30 UMKM di Paduresan belum memiliki NIB. Padahal, dokumen ini merupakan identitas resmi usaha yang diakui pemerintah, yang memudahkan pemiliknya mengakses pembiayaan, pelatihan, hingga peluang kerja sama.

Sekitar sepuluh pelaku UMKM hadir dan berhasil menyelesaikan pembuatan NIB secara langsung di lokasi. Proses dimulai dari pengumpulan data, pendaftaran, verifikasi, hingga dokumen resmi diterima dalam bentuk cetak dan digital.
Selain pendampingan teknis, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi tentang pentingnya legalitas usaha oleh Bapak Azfa Mutiara Ahmad Pabulo, S.E., MEK, CAP, dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi UMBY. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa NIB tidak hanya memudahkan akses modal dan kemitraan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen.
Ketua Kelompok 100, Charolus Antonius Meo Mede, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan mahasiswa KKN bagi pelaku usaha di desa. “Dengan NIB, usaha akan diakui secara resmi, membuka akses pembiayaan, pelatihan, dan peluang pengembangan yang lebih luas,” ujarnya.
Dukuh Paduresan, Katmiati, S.E., turut memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang aktif mengikuti kegiatan ini. “Saya bangga melihat semangat warga untuk maju. NIB adalah pintu menuju peluang yang lebih besar. Semoga usaha mereka semakin berkembang,” katanya.
Suasana pendopo kala itu dipenuhi antusiasme. Peserta terlihat aktif bertanya, mencatat, dan mengikuti rangkaian acara hingga tuntas.
Pada saat penyerahan dokumen NIB, salah satu perwakilan pelaku UMKM, Bapak Ahmad Muhajir, menyampaikan rasa syukurnya. “Terima kasih kepada adik-adik KKN dan semua pihak yang membantu. Kami yang sudah sepuh mungkin tidak terlalu paham teknologi, tapi dengan bantuan kalian, kami jadi bisa punya NIB. Semoga usaha kami bisa lebih maju dan berkah,” ujarnya dengan terharu.

Pendampingan ini diharapkan menjadi awal bagi UMKM Paduresan untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Langkah sederhana seperti mengurus NIB terbukti mampu membuka seribu peluang bagi usaha di tingkat desa.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM Kelompok 100, Ratri Paramitalaksmi, S.E., M.Ak., Ak., CA., CAP., yang hadir dalam kegiatan ini turut memberikan apresiasi.
Beliau menyampaikan, “Diharapkan kegiatan pendampingan pembuatan NIB oleh KKN-PPM UMBY Kelompok 100 Padukuhan Paduresan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi UMKM Padukuhan Paduresan, mempermudah para pegiat UMKM menjalankan usaha secara resmi, sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.”
Penulis: Kelompok 100 KKN-PPM XLVII UMBY
Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Dosen Pengampu: Ratri Paramitalaksmi, S.E., M.Ak., Ak., CA., CAP
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












